Indonesia Memiliki 8 Masjid Terbesar Yang Wajib Disinggahi

Dengarkan Artikel Ini

Masjid Al-Jabbar, Bandung adalah masjid baru yang diresmikan pada Desember 2022. Dilansir situs resmi Kota Bandung, Masjid Al Jabbar terletak di Jl. Cimincrang No.14, Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.

Masjid yang dibangun di tanah seluas 25 hektare ini mampu menampung 30.000 jemaah, dengan rincian 10.000 orang di area dalam (indoor) dan 20.000 orang di area plaza. Proses perancangan dimulai pada 2015 oleh Ridwan Kamil yang semasa itu menjabat sebagai Walikota Bandung.

Arsitektur Masjid Raya Al Jabbar dirancang dari perpaduan arsitektur modern kontemporer dengan aksentuasi masjid Turki yang dihiasi seni dekoratif khas Jawa Barat. Bangunan utama masjid tidak memisahkan dinding, atap, dan kubah, melainkan hasil peleburan ketiganya menjadi satu bentuk setengah bola raksasa.

Ketiga sisi bangunan masjid dikelilingi sebuah danau besar yang ibarat cermin, merefleksikan masjid menjadi berbentuk bulat utuh. Keindahan danau memiliki fungsi penting lain, sebagai retensi banjir sekaligus penyimpan air.

Bangunan utama dirancang dengan luas lantai 99 x 99 m2 sesuai angka Asmaul Husna. Kelak, semua yang sudah terbangun di Masjid Raya Al Jabbar seperti museum, danau, plaza, dan taman-taman akan membuat masjid ini tidak hanya memiliki fungsi ibadah, tetapi juga fungsi edukasi dan berpotensi sebagai pusat wisata religi Jawa Barat.

  1. Masjid Dian Al-Mahri, Depok

Masjid Dian Al-Mahri mungkin lebih dikenal dengan Masjid Kubah Emas. Menariknya selain menjadi salah satu masjid terbesar di Indonesia, Masjid Kubah Emas Depok juga masuk ke dalam daftar masjid termegah di kawasan Asia Tenggara.

Kubah masjid ini bukan sembarang kubah karena dilapisi oleh emas sungguhan. Lapisan emas pada bagian kubah tersebut kurang lebih 2 sampai 3 milimeter lengkap dengan mozaik kristal.

Masjid seluas 8.000 meter persegi itu berdiri di atas tanah 5 hektare dengan daya tampung sekitar 20.000 jamaah. Proses pembangunan Masjid Kubah Emas Depok dimulai dari tahun 2001 hingga 2006.

Setiap bagian masjid selalu memiliki filosofi. Mulai dari 5 kubah yang mendapatkan filosofi dari rukun Islam.

Lalu untuk jumlah menara adalah 6 mengambil filosofi dari rukun iman. Keseluruhan jumlah pintu Masjid Kubah Emas Depok adalah 17 buah. Filosofi yang diambil adalah dari total rakaat sholat wajib umat Islam. Jumlah jendela ada 33 dan setiap jendela ada 3 nama besar Allah. Jika dikalikan akan berjumlah 99 nama besar Allah.

  1. Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang

Masjid Agung Jawa Tengah memiliki luas area sekitar 10 hektare. Luas bangunannya sekitar 7.500-10.000 meter persegi dan dapat menampung hingga 10.000 jamaah.

Masjid yang berlokasi di Gayamsari, Semarang ini dibangun mulai tahun 2002 dan diresmikan pada tahun 2006. Sentuhan arsitektur Jawa terlihat pada desain tanjung di bagian bawah pilar utama. Sedangkan untuk sentuhan gaya Yunani berada di 25 pilar berwarna ungu.

Masjid Agung Jawa Tengah juga mengadaptasi payung hidrolik yang identik dengan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Jumlah payung hidrolik yang ada di Masjid Agung Jawa Tengah adalah sebanyak 6 buah. Payung ini akan terbuka ketika sholat Jumat, sholat Idul Fitri dan juga sholat Idul Adha. Namun dengan catatan, jika fasilitas payung hidrolik hanya dibuka ketika kondisi angin tidak melebihi 200 knot.

  1. Masjid Sheikh Zayed Al-Nahyan, Solo

Masjid terakhir adalah Masjid Sheikh Zayed Al-Nahyan. Masjid Raya di Solo ini bisa menampung hingga 10.000 orang dan memiliki corak arsitektur Islam modern.

Masjid satu ini merupakan hadiah Pangeran UEA Mohamed bin Zayed untuk Presiden Joko widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah dan baru saja diresmikan pada 14 November 2022. Masjid Sheikh Zayed yang terletak di Jalan A Yani Nomor 128, Gilingan, Kecamatan Banjarsari ini memiliki luas sekitar 8.000 meter persegi.

Selain bangunan utama masjid, di dalamnya terdapat ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, dan basement yang digunakan untuk tempat wudhu putra dan putri. Selain untuk sholat, masjid bernuansa putih dan emas ini bisa dimanfaatkan untuk pengajian dan wisata religi.

Arsitektur yang diusung dalam bangunannya dibuat mirip dengan Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Masjid Sheikh Zayed di Solo juga dirancang memiliki 4 menara dan 1 kubah utama.

Adapun kubah-kubah kecil dan ornamen bangunan khas Timur Tengah. Arsitektur Islam modern ini menggambarkan persahabatan antara UEA dan Indonesia.

Itulah delapan masjid yang masuk dalam daftar masjid terbesar di Indonesia. Semoga kalian dapat berwisata rohani ke masjid tersebut. (yan)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca