Harapan Anak-Anak Palestina Yang Tinggal di Indonesia
Jakarta — 1miliarsantri.net : Setiap tanggal 15 Mei diperingati sebagai Hari Nakba. Peristiwa Nakba bermula dari Deklarasi Balfour yang terjadi tahun 1917 ketika pemerintah Inggris menyatakan dukungan untuk pendirian tanah air bagi orang Yahudi di Palestina.
Istilah Nakba atau Al Nakba berasal dari bahasa Arab yang berarti bencana. Peristiwa Nakba sendiri terjadi pada 1948 saat pendirian negara Israel. Peristiwa ini mengakibatkan pengusiran dan eksodus massal lebih dari 700 ribu warga Palestina dari tanah air mereka.
Peringatan Nakba tahun ini memasuki tahun ke-76. Berbagai suara harapan dari warga Palestina mencerminkan semangat dan perjuangan yang tak pernah padam untuk meraih kemerdekaan.
Majid Anas Al Masri (7), seorang anak Palestina yang saat ini tinggal di Indonesia, menyatakan harapannya agar Palestina segera merdeka.
“Aku mau (Palestina) merdeka, terus lebih kuat dari Israel laknatullah,” ungkap Majid kepada 1miliarsantri.net, Ahad (19/5/2024).
Majid juga mengungkapkan cita-citanya untuk menjadi seorang mujahid yang dapat meraih kemerdekaan untuk Palestina.
“Cita-cita jadi mujahid, bisa lawan Israel laknatullah, bisa jadi lebih kuat dari Israel,” lanjutnya.
Dia sudah 5 tahun tinggal di Indonesia. Bocah yang kini tengah mengenyam pendidikan di BIMBA itu mengaku bahagia bisa tinggal di Indonesia.
“Aku sudah 5 tahun di sini, sekolah di BIMBA. Di Indonesia baik, orang Indonesia baik sekali. Kalau di sini aman, di Palestina nggak aman karena ada Israel. Di sini kita bisa main, bisa makan. Di Palestina, nggak ada makan, nggak ada minum, nggak ada listrik, nggak ada internet,” beber Majid.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


