Biografi KH Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI Pengganti KH Miftachul Akhyar
Kemudian, pada tahun 1990, Kiai Anwar menikah kedua kalinya dengan Nyai Hj Yayan Handayani asal Bogor. Dari pernikahan ini dikaruniai tiga putra dan satu putri, yang sekarang mendiami Pondok Pesantren Al-Amien.
Sejak usia muda, Kiai Anwar merupakan tipikal orang yang aktif di organisasi. Bahkan, ia sudah bergabung di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sejak berumur 15 tahun. Saat menginjak masa kuliah, Kiai Anwar pun bergabung di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), baik saat di Universitas Tribakti maupun kala di IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Tahun 1975, Kiai Anwar diamanahi memimpin Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kotamadya Kediri selama dua periode atau 8 tahun. Selanjutnya, Kiai Anwar dipercaya memimpin organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama daerah Kotamadya Kediri hingga beberapa kali. Khidmahnya di NU tidak hanya di tingkat cabang, tapi mengantarkannya ke tingkat wilayah (provinsi).
Bahkan, Kiai Anwar juga ditetapkan sebagai Wakil Rais Aam PBNU. Sebelum ditunjuk sebagai Ketua Umum MUI, Kiai Anwar terlebih dahulu menduduki jabatan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat. (rid)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


