Begini Konsep Harta dalam Islam, Agar Bisa Dijadikan Fasilitas untuk Beramal Saleh
“Ada ungkapan yang disampaikan Abdullah bin Mubarak ketika ditanya tentang usahanya, ia mengatakan bahwa ia menggunakan harta ini untuk menyempurnakan agamanya. Harta digunakan sebagai alat untuk menyempurnakan agamanya. Dalam bahasa lain, harta digunakan untuk beramal shaleh,” kata Ustadz Fauzi.
Ketiga, harta memiliki posisi sebagai pencapaian angan-angan yang memukau. Ada orang yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Di samping sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan dasar, harta juga bisa dianggap sebagai pencapaian cita-cita yang memukau. Harta bisa menjadi hal yang membuat seseorang sombong.
Keempat, harta sebagai ujian atau fitnah. Dalam Surah Al-Munafiqun, Allah SWT mengingatkan orang-orang beriman agar tidak terlena dari dzikir kepada-Nya karena harta. Itu karena harta bisa melenakan manusia dari mengingat Allah.
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta bendamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Dan barangsiapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS Al-Munafiqun: 9)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


