Investasi Akhirat ‘Bantu Bebaskan Lahan’ Untuk Pondok Pesantren Al Quran Fajar Ashshiddiq

Dengarkan Artikel Ini

Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Al Quran Fajar Ashshiddiqi

Pondok Pesantren Al Quran Fajar Ashshiddiqi didirikan pada tahun 2005 oleh KH. Tata Moch. Tasdiq, SH, seorang ulama yang tumbuh dari lingkungan sederhana namun memiliki tekad besar untuk menjadi pribadi yang berguna bagi umat.

KH. Tata menjalani liku-liku kehidupan yang panjang dan penuh ujian. Namun justru dari perjalanan hidup yang penuh kepahitan itulah tumbuh tekad kuat dalam dirinya untuk mendirikan lembaga pendidikan yang mencetak generasi Qur’ani yang beraqidah lurus, berakhlak mulia, serta istiqamah di atas manhaj salafus shalih.

Dengan bermodal semangat, Doa dari sosok kedua orangtuanya dan keyakinan yang sangat kuat, dan pengabdian kepada Allah, beliau memulai langkah awal di sebuah lokasi yang terjal dan sejuk, tepat di bawah kaki Gunung Tumpeng. Suasana alam yang tenang ini menjadi saksi awal berdirinya pesantren, di mana santri mulai diajarkan untuk menghafal Al Quran, memahami kitab-kitab salaf, dan dibina akhlaknya secara menyeluruh.

Nama Fajar Ashshiddiqi dipilih sebagai simbol harapan lahirnya generasi penerus yang cemerlang seperti cahaya fajar, serta jujur dan tegar seperti Ash-Shiddiq, Abu Bakar ra. Kini, Pondok Pesantren Al Quran Fajar Ashshiddiqi terus berkembang sebagai tempat pembinaan ilmu dan iman yang menanamkan nilai-nilai Islam murni kepada para santri.***

Ikuti terus informasi Ziswaf melalui 1miliarsantri.net, silahkan salurkan bantuan sebagai investasi akhirat dalam rangka membangun Pesantren-pesantren dan pusat-pusat Al-Quran di Indonesia yang akan menjadi pusat Sumber Daya Manusia Indonesia yang berakhlaq mulia dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penulis dan Editor : Thamrin Humris

Foto istimewa.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca