Menyentuh Pasangan Halal Dapat Membatalkan Wudhu? Awas Ibadah Shalat Tidak Sah

Bondowoso – 1miliarsantri : Dalam keseharian, bersentuhan dengan pasangan halal adalah hal yang hampir tidak bisa dihindari. Ada kalanya hanya sekadar bergandengan tangan, menyentuh bahu, atau bahkan tidak sengaja bersentuhan saat beraktivitas bersama. Situasi inilah yang membuat pertanyaan tentang apakah menyentuh pasangan halal akan membatalkan wudhu menjadi penting. Kita tentu tahu bahwa wudhu merupakan syarat utama untuk menunaikan shalat, dan shalat tidak akan sah tanpa wudhu yang benar. Sebab kita tidak ingin ibadah shalat yang dilakukan dengan penuh kesungguhan justru tidak diterima hanya karena kesalahan dalam memahami hukum wudhu. Karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana hukum Islam memandang hal ini, agar ibadah tetap sah dan hati menjadi lebih tenang Pendapat Ulama tentang Hal yang Membatalkan Wudhu Jika kita bertanya apakah menyentuh pasangan halal membatalkan wudhu, ternyata para ulama memiliki perbedaan pandangan. Tidak ada satu jawaban tunggal yang mutlak, melainkan ada perbedaan ijtihad berdasarkan pemahaman mereka terhadap dalil Al-Qur’an dan hadis.

Read More

Ulama Nusantara yang Berpengaruh, Tapi Jarang Dibahas di Sekolah

Bogor – 1miliarsantri.net : Saat berbicara tentang ulama besar dalam sejarah Islam, banyak dari kita langsung teringat pada nama-nama dari Timur Tengah seperti Imam Syafi’i, Imam Bukhari, atau Ibnu Sina. Padahal, di Nusantara sendiri ada banyak ulama besar yang pengaruhnya sangat kuat, baik dalam bidang dakwah, pendidikan, politik, hingga budaya. Namun jarang dibahas secara mendalam dalam kurikulum sekolah formal. Mereka adalah para ulama yang tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga berjuang melawan penjajahan, membangun masyarakat, hingga merumuskan gagasan pendidikan dan kebudayaan. Dengan mengulas kembali kiprah mereka, masyarakat akan memahami bahwa sejarah bangsa tidak hanya dipenuhi dengan tokoh politik dan pahlawan perang, tetapi juga dengan ulama-ulama visioner yang kontribusinya sangat besar bagi lahirnya Indonesia yang berdaulat, religius, dan berbudaya. Mengenal kembali sosok-sosok ini penting. Selain memperluas wawasan sejarah, juga membangkitkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa yang memiliki jejak keilmuan Islam yang sangat kaya. Mengapa Ulama Lokal Kurang Diangkat dalam Pembelajaran? Salah satu alasan mengapa banyak ulama Nusantara “terlupakan” adalah karena narasi sejarah yang cenderung sentralistik dan kurang memberi ruang pada tokoh lokal. Selain itu, keterbatasan referensi dan kurangnya minat baca sejarah juga membuat nama-nama mereka tidak sepopuler tokoh-tokoh luar negeri. Padahal, kontribusi mereka luar biasa dalam menyebarkan Islam yang ramah, membaur dengan budaya lokal, dan relevan dengan konteks masyarakat saat itu bahkan hingga kini.

Read More

Tradisi Jabutan dalam Perayaan Maulid Nabi di Jawa Timur

Gresik – 1miliarsantri.net : Perayaan Maulid Nabi di malam 12 Rabiul Awal atau lebih dikenal dengan bulan Mulud (dalam bahasa jawa), menjadi waktu pengingat umat muslim akan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Perayaan Maulid Nabi Setiap tahunnya diperingati dalam acara muludan dengan membaca rowi dan sholawat nabi. Beberapa daerah di Jawa Timur memiliki tradisi unik dalam melaksanakan muludan yaitu jabutan. Tradisi peraayaan maulid nabi tersebut masih dilestarikan sampai saat ini, seperti di daerah Gresik, Surabaya, Malang, dll. Selama bulan Mulud dapat kita jumpai di musholla, masjid, sekolah ikut memeriahkan acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Semua umat muslim menyambut gembira dengan harapan mendapat syafa’at dari nabi kelak di akhirat. Selain menjadi bulan pengingat kelahiran nabi, perayaan maulid nabi di bulan ini menjadi waktu yang ditunggu anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua untuk melakukan tradisi jabutan. Prosesi Tradisi Jabutan dalam Perayaan Maulid Nabi Tradisi jabutan di Masjid Darul Muttaqin

Read More

Dakwah Ekologis dalam Kehidupan: Menyeru Manusia, Menyelamatkan Alam

Surabaya – 1miliarsantri.net : Dakwah ekologis dalam kehidupan bermaksud menjaga fitrah manusia dan alam sekitar tetap harmonis berdampingan. Manusia lahir, tumbuh, dan berkembang bersama dengan lingkungan sekitarnya. Namun, di era modern ini, dakwah ekologis perlu digencarkan kembali mengingat hubungan manusia dengan alam seringkali tidak lagi harmonis. Kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga perubahan iklim global menjadi bukti bahwa manusia kerap lalai menjaga bumi. Padahal, Islam menegaskan bahwa manusia diciptakan sebagai khalifah di muka bumi, yang tidak hanya mengatur kehidupan sosial, tetapi juga menjaga keseimbangan alam semesta. Dakwah ekologis yang menyeru manusia untuk menyelamatkan alam, perlu lebih sering disuarakan kepada masyarakat. Kehidupan di pondok pesantren bisa menjadi contoh nyata kedekatan manusia dengan alam. Saya sendiri tinggal di pondok yang terletak di tengah hamparan sawah hijau. Setiap pagi, Allah menghadirkan kicauan burung, semilir angin, dan keelokan gunung yang megah, seakan mengingatkan kita pada kebesaran-Nya. Kehidupan sederhana ini sesungguhnya adalah pelajaran bahwa manusia bisa hidup damai bersama alam, tanpa harus merusaknya. Landasan Teologis Dakwah Ekologis Al-Qur’an berulang kali menegaskan pentingnya menjaga bumi. Allah berfirman dalam QS. Al-A’raf: 56: وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا  “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya…” Ayat ini menjadi dasar tegas bahwa segala bentuk kerusakan lingkungan adalah perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Islam. Rasulullah SAW pun memberi teladan yang sama. Beliau bersabda: “Jika kiamat telah tiba, sementara di tangan salah seorang di antara kalian ada bibit tanaman, maka jika ia mampu menanamnya, hendaklah ia menanamnya.” (HR. Ahmad). Hadits ini menegaskan bahwa menjaga alam bukan sekadar aktivitas duniawi, tetapi juga amal shalih yang bernilai ibadah. Dengan demikian, dakwah ekologis adalah bagian dari amar ma’ruf nahi munkar: mengajak manusia menjaga bumi, dan melarang mereka merusaknya.

Read More

Bahasa Indonesia: Dari Bahasa Persatuan Menjadi Bahasa Internasional

Bahasa Indonesia Resmi Ditetapkan Menjadi Official Language Konferensi Umum (General Conference) UNESCO Bekasi – 1miliarsantri.net: Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga identitas bangsa. Sejak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan yang mempersatukan beragam suku dan budaya. Kini, hampir satu abad kemudian, Bahasa Indonesia naik kelas menjadi bahasa internasional berkat keputusan UNESCO. Dikutip dari SETKAB Bahasa Indonesia berhasil ditetapkan sebagai bahasa resmi atau official language Konferensi Umum (General Conference) Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO – PBB.

Read More

Pengaruh Media Sosial Terhadap Perkembangan Akhlak Anak, Awas Dampak Negatifnya

Gresik – 1miliarsantri.net : Pengaruh media sosial tidak bisa dilepaskan dari lini kehidupan masyarakat modern saat ini. Media sosial memiliki peranan penting dalam menghubungkan interaksi antar individu atau kelompok yang berada di dunia. Berbagai informasi dapat diperoleh tanpa terbatas jarak. Mulai dari pendidikan, kesehatan, agama, olahraga, berita dalam negeri, luar negeri, dan sebagainya. Semua dapat diakses dalam jaringan dengan mudah. Kemudahan akses informasi, tentunya memberikan pengaruh bagi penggunanya. Banjir informasi membuat kita harus selektif dalam mengonsumsi media sosial. Karena pengaruh media sosial dapat memberikan dampak positif atau negatif bagi penggunanya. Begitu juga pengaruh media sosial dalam perkembangan akhlak anak. Apa yang dilihat, diamati akan ditiru dalam berperilaku sehari-hari. Anak-anak akan menganggap benar perilaku yang dikerjakan, karena melihat contoh dari apa yang dilihat sebelumnya. Apa itu Media Sosial ? Tracy L. Tuten dan Michael R. Solomon dalam Ambar (2017) menjelaskan bahwa “Media sosial adalah sarana untuk komunikasi, kolaborasi, serta penanaman secara daring diantara jaringan orang-orang, masyarakat, dan organisasi yang saling terkait dan saling tergantung dan diperkuat oleh kemampuan dan mobilitas teknologi.” Sehingga media sosial sebagai tempat untuk berkomunikasi antara komunikator dalam penyampaian pesan yang telah dibuat agar sampai ke komunikan secara virtual sesuai perkembangan teknologi. Media sosial terus mengalami perkembangan dan beragam. Beberapa contoh media sosial yang populer saat ini yaitu tiktok, youtube, instagram, dan facebook. Namun tipe konten yang menarik bagi anak-anak adalah video.

Read More

Awas Ancaman Hukuman Berat Bagi Pemimpin yang Dzolim Terhadap Rakyatnya

Situbondo – 1miliarsantri.net : Seorang pemimpin pastinya sosok yang adil, bijaksana, dan mengayomi rakyatnya. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Ada juga pemimpin yang justru bertindak sebaliknya, mengabaikan hak rakyat, bertindak sewenang-wenang, bahkan menindas demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Nah, di sinilah pentingnya kita membahas hukum pemimpin yang dzolim. Sebab kepemimpinan dalam Islam bukan sekadar sebagai jabatan, melainkan amanah besar yang akan dimintai pertanggungjawaban di dunia dan di akhirat kelak. Ancaman hukuman berat menanti, bagi model pemimpin yang dzolim. Kita semua tentu ingin dipimpin oleh orang yang adil. Tapi bagaimana kalau kenyataannya berbeda? Bagaimana pandangan Islam terhadap seorang pemimpin yang dzolim? Yuk, kita bahas dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Hukum Pemimpin yang Dzolim dalam Islam Sebelum masuk ke hukum pemimpin yang dzolim, kita perlu tahu dulu arti kata “dzolim” itu sendiri. Dalam bahasa Arab, “dzolim” berarti menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Jadi, ketika seorang pemimpin sudah menggunakan kekuasaannya untuk merugikan rakyatnya, mengabaikan keadilan, atau menutup mata terhadap penderitaan warganya, maka itu termasuk perbuatan yang dzolim. Dalam Islam, kepemimpinan adalah amanah yang berat. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban kelak atas kepemimpinannya. Bahkan, jika ada satu saja rakyat yang terdzalimi karena kelalaiannya dalam memimpin, maka itu akan menjadi beban di akhirat kelak. Jadi, bukan main-main urusan ini.

Read More

Pentingnya Membentuk Akhlak Mulia Dalam Dunia yang Penuh Tantangan

Situbondo – 1miliarsantri.net : Di tengah maraknya informasi yang tidak ada habisnya, teknologi yang semakin canggih, dan godaan di mana-mana, ada satu hal yang tidak pernah ketinggalan zaman. Yaitu pengaplikasian akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak mulia ibarat kompas yang selalu menunjukkan arah meskipun sedang berada di tengah badai kehidupan. Tidak peduli kamu siapa atau dari latar belakang apa, memiliki akhlak mulia akan membuat hidup jauh lebih tenang, dihargai orang lain, dan pastinya lebih bermakna. Kalau dipikir-pikir, banyak orang sukses secara materi, tapi hidupnya tidak bahagia karena mengabaikan nilai-nilai akhlak. Sebaliknya, ada orang yang mungkin hidup sederhana, tapi dihormati banyak orang karena selalu menjaga sikap, tutur kata, dan kejujuran. Nah, di sinilah pentingnya membentuk akhlak mulia, apalagi di zaman yang penuh tantangan seperti sekarang ini. Mengapa Akhlak Mulia Itu Penting?

Read More

Pulau ‘Kunti-Ciletuh Geopark’ Keindahannya Menarik Hati, Apa Kabarnya Kini?

Pulau Indah Dan Mempesona Kini Tertutup Bagi Wisatawan Sukabumi – 1miliarsantri.net: Pulau Kunti (Kuntilanak-red) merupakan nama sebuah tanjung kecil yang berada di kawasan Ciletuh Geopark-Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Spot wisata yang indah untuk menikmati panorama, snorkeling, dan melihat terumbu karang. Meskipun namanya terdengar menyeramkan, Pulau Kunti masuk dalam kawasan konservasi dan tidak boleh dimasuki manusia untuk menjaga ekosistem dan mendukung status geopark-nya. Ciletuh Geopark yang menyimpan indah dan mistisnya Pulau Kunti kembali mendapatkan predikat “GREEN CARD” untuk status keanggotaan UNESCO Global Geopark, bersama Geopark Caldera Toba dan Geopark Rinjani.

Read More

Meneladani Sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari

Gresik – 1miliarsantri.net : Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang diutus Allah untuk menyempurnakan agama Islam. Banyak perjuangan yang dilakukan beliau dalam menyiarkan ajaran islam. Berbagai perlawanan dari kaum Kafir Quraisy menentang ajaran yang dibawa nabi. Mereka lebih percaya dengan bangunan yang diciptakan sendiri, yaitu berhala. Tetapi Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyerah dalam perjalanannya. Begitu luas kesabaran yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Sampai beliau, tidak ada sedikit niat untuk membalas perilaku buruk dari orang-orang disekitarnya. Tabiat baik yang selalu dilakukannya patut kita contoh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun sebagai manusia, seringkali kita melakukan kesalahan dan tidak bisa meniru secara penuh tabiat nabi. Namun kita perlu mengenal sifat-sifat yang dimiliki nabi dan membiasakan sejak dini dalam keseharian. Mengenal Sifat-sifat Nabi Muhammad Begitu banyak sifat baik yang dimiliki Nabi Muhammad SAW, namun yang paling utama dan sering diperdengarkan ada empat. Menurut H. Tuaini (Kanwil Kemenag Kalteng, 2023) sifat-sifat terpuji nabi yang dapat dijadikan suri tauladan, yaitu: Shiddiq (Jujur) Shiddiq berarti jujur, kejujuran Nabi Muhammad dalam berdagang, membuatnya menjadi orang terpandang. Beliau selalu menyatakan kondisi barang yang dijual kepada pembeli, tanpa menutup kecacatan sedikitpun. Sehingga akad jual beli terjadi dengan penuh kejujuran dan tidak ada kerisauan antar penjual dan pembeli.

Read More