Arab Saudi Dukung Upaya Baru Negosiasi Israel-Hamas

Gaza — 1miliarsantri.net : Arab Saudi menyambut baik undangan Amerika Serikat, Mesir, dan Qatar kepada Israel dan Hamas untuk melanjutkan negosiasi gencatan senjata Gaza pada 15 Agustus, demikian pernyataan kementerian luar negeri Arab Saudi pada Jumat. Kerajaan Arab Saudi menegaskan dukungan penuhnya terhadap upaya para mediator untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan segera mengatasi kondisi kemanusiaan yang memburuk di Gaza, kata kementerian tersebut. Para pemimpin AS, Mesir, dan Qatar pada Kamis mengajak Israel dan Hamas untuk bertemu dalam negosiasi pada 15 Agustus guna menyelesaikan gencatan senjata Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera. Ketiga negara yang telah berupaya menjadi mediator kesepakatan tersebut menyatakan dalam pernyataan bersama bahwa pembicaraan bisa dilakukan di Doha atau Kairo. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan para negosiator Israel akan hadir. Pernyataan ini merupakan bagian dari upaya ketiga pemimpin untuk memulai kembali pembicaraan, di tengah kekhawatiran yang meningkat akan kemungkinan konflik yang lebih luas di kawasan yang melibatkan Iran setelah terbunuhnya anggota senior kelompok militan Hamas dan Hizbullah. Perang di Gaza dipicu oleh serangan Hamas terhadap Israel selatan pada 7 Oktober, yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 250 orang ke Gaza, menurut data Israel. Setidaknya 39.699 warga Palestina telah tewas dalam kampanye militer Israel di Gaza, menurut kementerian kesehatan Gaza. (zul) Baca juga :

Read More

Yahya Sinwar : Total War Habisi Israel

Gaza — 1miliarsantri.net : Penunjukkan Yahya Sinwar sebagai pemimpin Hamas menggantikan almarhum Ismael Haniyeh, merupakan pernyataan sikap dari faksi terbesar pejuang di Jalur Gaza itu terhadap situasi di Palestina saat ini. Pengamat Timur Tengah Dina Sulaeman menilai, penunjukkan Sinwar dapat diartikan sikap semakin mengerasnya perlawanan Hamas terhadap Zionis Israel. Sekaligus, jawaban kepada internasional yang tak pernah konsisten mentaati beragam resolusi dan perjanjian untuk mengakui Palestina sebagai negara merdeka. “Yahya Sinwar ini, dia memastikan bahwa proses negosiasi yang dilakukan selama puluhan tahun terkait Palestina selama ini, tidak pernah berhasil, dan tidak membawa hasil,” ungkap Dina, Ahad (11/8/2024). Dina memambahkan, dunia internasional, atau komunitas inernasional, yang dimaksud itu seperti PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan juga negara-negara barat, dan juga negara-negara di kawasan, tidak pernah berhasil, dan tidak pernah konsisten dalam memaksa Zionis Israel untuk mematuhi berbagai perjanjian, berbagai resolusi terkait Palestina. Sebab itu, menurut Dina, penunjukkan Sinwar, yang merupakan tokoh nonkonformis di internal Hamas, merupakan penyampaian terbuka dari faksi bersenjata di Jalur Gaza tersebut, untuk hanya menjadikan medan peperangan, sebagai wadah satu-satunya yang tersisa dalam penyikapi brutalisme Zionis Israel di Tanah Palestina. Sehingga bagi Sinwar bahwa perjuangan bersenjata, adalah satu-satunya cara untuk penghapusan penjajahan, dan untuk kemerdekaan Palestina dari Zionis Israel. “Jadi terpilihnya Sinwar ini, memang artinya, akan terus berlanjut perjuangan bersenjata untuk kemerdekaan Palestina. Yang artinya, jalan untuk bernegosiasi (dengan Zionis Israel), sudah nyaris tertutup. Bagi Hamas saat ini, keputusan ada di lapangan, ada di medan peperangan,” kata Pengajar Hubungan Internasional dan Geopolitik Timur Tengah di Universitas Padjajaran (Unpad) itu. Karena menurut Dina, Sinwar, selama ini, salah-satu komandan Hamas yang tak pernah terdeteksi berada di luar zona perlawanan. “Karena Sinwar ini berada di Jalur Gaza. Dia (Sinwar) tidak ada di Qatar, atau di negara lain. Sementara negosiasi-negosiasi selama ini terjadinya di Qatar,” lanjut Dina. Penunjukkan Yahya Sinwar sebagai pemimpin baru bagi Hamas, menurut Dina, juga bakal memengaruhi Deklrasi Beijing. Deklrasi Beijing adalah perjanjian rekonsiliasi terbuka untuk penyatuan damai 14 faksi-faksi perjuangan di seluruh Tanah Palestina. Deklarasi Beijing berhasil diinisiasi oleh China, pada Juli 2024 lalu. Dua faksi terbesar yang turut serta menandatangani deklarasi tersebut adalah Hamas dan Fattah yang merupakan faksi politik terbesar kedua di Palestina. Jika Hamas selama ini terkenal sebagai faksi politik-bersenjata nonkooperatif di Jalur Gaza, adapun Fattah, faksi politik lunak yang berbasis di Ramallah. Sejak lama, kedua faksi besar di Palestina ini dikondisikan selalu tak bisa akur. Dalam Deklarasi Beijing, perwakilan dan negosiator Hamas saat itu, adalah Ismail Haniyeh yang punya pandangan kooperatif, dan terbuka untuk penyatuan faksi-faksi perjuangan di seluruh Palestina. Dina mengatakan Hamas di bawah kepemimpin Sinwar sekarang ini, diharapkan tetap komitmen mewarisi jalan damai Ismael Haniyeh untuk misi penyatuan faksi-faksi Palestina itu. “Kalau dikaitkan dengan Deklarasi Beijing, bukan berarti Sinwar tidak setuju meskipun bukan dia yang di sana, bukan berarti nantinya ada dualisme keputusan di Hamas. Menurut saya tidak,” tukas Dina. Hanya saja, kata Dina, penunjukkan Sinwar sebagai pemimpin baru bagi Hamas ini, merupakan situasi yang baru pasca-Deklarasi Beijing. “Yang harus diperhatikan, terpilihnya Sinwar ini, merupakan perkembangan baru di mana negosiator terdepan Hamas dalam Deklrasi Beijing itu (Ismail Haniyeh) dibunuh oleh Zionis Israel. Jadi negosiasi macam apa nantinya yang akan bisa diterapkan, ketika satu pihak dibunuh oleh pihak lain?,” beber Dina. Hamas mengabarkan penunjukkan Yahya Sinwar sebagai pemimpin baru menggantikan Ismail Haniyeh yang syahid, Rabu (31/7/2024) pekan lalu. Kantor berita Reuters mengabarkan, Sinwar resmi ditunjuk pada Selasa (6/8/2024) sebagai pemimpin faksi terbesar Gerakan Perlawanan Islam untuk Palestina di Jalur Gaza itu. “Gerakan Perlawanan Islam – Hamas, mengumumkan hasil pemilihan Yahya Sinwar sebagai Kepala Biro Politik Gerakakan Perlawanan Hamas, menggantikan Ismail Haniyeh yang telah wafat,” begitu pernyataan resmi Hamas yang dikutip dari Reuters, pada Rabu (7/8/2024) dini hari. (zul) Baca juga :

Read More

RS Ridhoka Salma Bekasi Memberikan Pelayanan Kesehatan Berbasis Sedekah

Bekasi — 1miliarsantri.net : Masyarakat di wilayah Bekasi wajib tahu bahwa di Jl Raya Imam Bonjol, Cikarang Barat, Bekasi, ada rumah sakit bagus yang sangat unik dan istimewa. Rumah Sakit yang bernama Ridhoka Salma ini, hadir sebagai pionir dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan kekuatan sedekah. Rumah Sakit yang didirikan pada akhir tahun 2011 ini telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam membantu pasien dari berbagai latar belakang yang kurang mampu. Direktur Rumah Sakit Ridhoka Salma, Roziana Ghani, mengungkapkan filosofi yang menjadi landasan operasional rumah sakit adalah ketulusan membantu orang-orang yang tidak mampu. “Kami meyakini betul dengan membantu orang-orang yang tidak mampu, maka tanpa sadar kesulitan diri kita pun akan terpecahkan. Allah akan bantu solusinya,” terang Roziana Ghani. Ia menjelaskan, salah satu kebijakan yang membedakan Ridhoka Salma dengan rumah sakit lain, karena rumah sakit ini tidak meminta jaminan di awal kepada pasien yang masuk ke unit gawat darurat. “Prioritas utama adalah keselamatan pasien, bukan status finansial mereka. Kebijakan ini menurut dia, telah membantu banyak pasien dalam situasi darurat yang tidak memiliki jaminan kesehatan atau kemampuan finansial.,” tambahnya. Dijelaskan juga, Rumah sakit Ridhoka Salma telah menjalin kemitraan dengan “Komunitas Sedekah Rombongan” sejak tahun 2014. Kemitraan ini memungkinkan rumah sakit bisa membantu lebih banyak pasien kurang mampu dengan memberikan pelayanan kesehatan tanpa mempersulit proses administrasi. Sedekah Rombongan, menurut dia, adalah sebuah komunitas yang ada di setiap wilayah dan setiap area yang juga memiliki pimpinan masing-masing. Fungsi dari pimpinan Komunitas Sedekah Rombongan adalah membantu merujuk pasian kurang mampu ke rumah sakit Ridhoka Salma. Roziana Ghani menekankan pentingnya niat tulus dalam memberikan pelayanan: “Kami yakin sedekah tidak akan membuat kita miskin. Sedekah itu justru yang akan membuat kita ini dapat solusi. Ini yang disebut the power of sedekah.” Pendekatan ini, ia akui sendiri telah membawa dampak positif bagi rumah sakitnya. Dari awalnya hanya memiliki 30 tempat tidur pada tahun 2012, rumah sakit ini berhasil meningkatkan kapasitasnya menjadi 60 tempat tidur pada tahun 2014. Pada tahun 2016, rumah sakit ini juga berhasil menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kini, rumah sakit Ridhoka Salma makin berkembang pesat dengan fasilitas yang lengkap, dan yang membuat nyaman karena rumah sakit ini memberi kesan sangat religious, bersih dan sistem pelayanan yang sangat ramah. Ridhoka Salma juga dikenal dengan program sedekah hariannya dengan menyediakan makanan gratis setiap hari. Program ini didasarkan pada keyakinan bahwa sedekah makanan adalah salah satu bentuk sedekah terbaik yang dapat memberikan keberkahan bagi rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa ketika seseorang dapat bantuan makanan, kemudian dimakan, maka, makanan tersebut menjadi sebuah energi besar yang menyebabkan seseorang menjadi sangat bersemangat. “Energi besar pada seseorang yang besar itulah yang kemudian memberi pengaruh positif terhadap rumah sakit Ridhoka Salma,” ungkapnya. Soal pengaruh positif, Roziana Ghani mengutip pengakuan jujur dari seorang dokter yang sudah bekerja selama 8 tahun di Ridhoka Salma. Menurutnya, dokter tersebut merasakan sesuatu yang berbeda karena meskipun fasilitas yang dimiliki Ridhoka Salma tidak selengkap rumah sakit lain yang sudah mapan, tetapi tidak ada satu pun pasien yang meninggal di meja operasi. Sementara, kata dokter tersebut, di rumah sakit lain, banyak didukung dengan fasilitas yang super lengkap ternyata masih banyak pasien yang meninggal di meja operasi. “Jadi kata dokter yang sudah 8 tahun bekerja di Ridhoka Salma merasa di rumah sakit ini banyak malaikatnya yang ikut menjaga, sehingga para dokter merasa nyaman dan kegiatan operasinya juga lancar dan berhasil,” ujar Ibu Ghani mengutip pengakuan dokter di rumah sakitnya yang kebetulan juga seorang non muslim. Meskipun non muslim, tetapi, dokter tersebut mengaku bisa merasakan aura positif yang terdapat di dalam rumah sakit. Hal positif lain yang juga bisa dilihat dari rumah sakit Ridhoka Salma, adalah komitmennya dalam menerapkan kebijakan pembayaran yang sangat fleksibel. Misalnya, ketika ada pasien yang tidak mampu membayar penuh, maka si pasien tersebut dapat melakukan pembayaran dengan sistem mengangsur. “Bahkan proses mengangsurnya bisa 10-12 kali. Dalam beberapa kasus, rumah sakit bahkan mengikhlaskan biaya pengobatan bagi pasien yang benar-benar tidak mampu,” sambungnya. Ia mengakui bahwa pendekatan berbasis sedekah ini juga berdampak positif pada pengembangan rumah sakit. Pemilik tanah di sekitar rumah sakit misalnya, bersedia menjual tanah mereka kepada Ridhoka Salma dengan pembayaran bertahap tanpa bunga. Padahal ada pihak lain yang bersedia membayar tanah-tanah di belakang rumah sakit tersebut dengan kontan alias cash. Tetapi, warga yang berada di belakang rumah sakit memilih memberikan tanahnya kepada pihak rumah sakit. “Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap misi rumah sakit yang kami bangun selama ini,” tukasnya. Ridhoka Salma juga menjadi salah satu dari sedikit rumah sakit di Bekasi yang memutuskan untuk beroperasi secara syariah. Meskipun hal ini membawa tantangan tambahan, namun rumah sakit ini tetap berkomitmen pada prinsip prinsip kesyariahan. Maka, dengan pendekatan uniknya, Rumah Sakit Ridhoka Salma telah membuktikan bahwa pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai kemanusiaan dan sedekah dapat membawa keberkahan dan pertumbuhan. “Rumah sakit ini menjadi contoh bagaimana sebuah institusi kesehatan dapat menggabungkan nilai-nilai kemanusiaan dengan pelayanan medis profesional, menciptakan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (yus) Baca juga :

Read More

Palestina-PBNU Minta Dunia Internasional Desak Israel Akhiri Agresi Militer

Jakarta — 1miliarsantri.net : Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun meminta agar dunia internasional mendesak Isarael untuk mengakhiri agresi militer di Palestina. Secara khusus, ia meminta agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan agresi dan invasi demi ambisinya. Al Shun mengabarkan bahwa sampai detik ini, rakyat Palestina tengah merasakan penderitaan yang sudah begitu luar biasa. “Palestina meminta perhatian dunia terhadap situasi yang sedang berlangsung,” katanya saat jumpa pers bersama Ketua Umum Pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf Menurut Al Shaun, Israel sampai saat ini tidak menunjukkan perubahan atau inisiatif untuk perdamaian. “Kami siap untuk perdamaian; Presiden Mahmud Abbas telah jelas menyatakannya sampai sekarang dan siap untuk bernegosiasi dengan Netanyahu untuk mengakhiri konflik ini dan perang ini,” tegasnya. Oleh karena itu, tambah Al Shaun, Palestina meminta agar kekuasaan internasional segera mengakhiri pendudukan dan memperhatikan hak-hak rakyat Palestina yang memiliki hak untuk hidup dengan damai. Jika mengikuti media, kata Al Shun, mengenai pengeboman dan genosida, itu akan sulit percaya apa yang terjadi. Namun, jika melihat di lapangan, itu benar-benar terjadi. “Netanyahu dari Israel tampaknya ingin menciptakan atmosfer ketegangan dan ancaman territorial,” jelasnya. Al Shun kembali menegaskan bahwa saat ini kekuatan dunia internasional sudah semakin terlihat, tetapi pemimpin politik, khususnya dari negara-negara yang setia kepada Israel seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, dan negara-negara Eropa lainnya, belum menunjukkan tindakan yang berarti. “Apa akhir dari semua ini, dan siapa yang akan menjadi pihak yang kalah? Tanah Palestina untuk perdamaian. Ini adalah ketidakadilan. Jika ada keadilan, seharusnya tidak perlu ada pendudukan. Saya yakin tidak ada yang ingin rumahnya dicuri atau diambil oleh orang lain. Itulah yang terjadi di Palestina,” jelasnya. Sementara itu Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama PBNU masih percaya dengan sistem peradilan internasional. Baginya, sistem tersebut relatif memiliki penyelesaian atas kejadian-kejadian secara global. “Kami percaya kepada sistem internasional karena sistem internasional inilah satu-satunya yang kita punya untuk memelihara stabilitas relatif dsari dinamika global saat ini,” pungkasnya. (rid) Baca juga :

Read More

Petani Tembakau Butuh Perlindungan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Tembakau adalah produk pertanian semusim yang bukan termasuk komoditas pangan, melainkan komoditas perkebunan. Produk ini dikonsumsi bukan untuk makanan tetapi sebagai sebagai bahan baku rokok dan cerutu. Tembakau merupakan komoditas perkebunan yang sangat menjanjikan. Dalam bentuk cukai rokok, tembakau menyumbang pendapatan nasional sebesar lebih dari 150 triliun rupiah per tahun. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, volume produksi tembakau Indonesia mencapai 238,8 ribu ton pada 2023. Angka ini naik 7,62% dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Sepanjang 2023, tercatat hanya ada 14 provinsi yang menghasilkan tembakau, sedangkan 24 provinsi lainnya tak memproduksi tembakau sama sekali. % buffered Jawa Timur menjadi provinsi penghasil tembakau terbesar pada 2023 dengan volume 109 ribu ton, setara 45,65% dari total produksi tembakau nasional. Jawa Timur berkontribusi 43,9 persen dari total produksi nasional. Posisi kedua ditempati oleh Nusa Tenggara Barat dengan volume produksi tembakau 60,6 ribu ton, diikuti Jawa Tengah 52,7 ribu ton, Jawa Barat 8,9 ribu ton, dan Aceh 2,2 ribu ton. Menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Dwi Purwanto, Jawa Timur menjadi provinsi penghasil tembakau terbesar mencapai 110.800 ton. Dengan luas area perkebunan tembakau mencapai 101.800 hektare. ”Kabupaten Jember merupakan daerah yang terkenal sebagai penghasil tembakau di provinsi ini, Jumlah produksi tembakau di Jember mencapai 24.285 ton pada 2021,” terang Adik Dwi Purwanto. Provinsi sentra tembakau terbesar kedua, lanjut dia, ditempati Jawa Tengah dengan produksi sebanyak 57.600 ton. Kemudian, produksi tembakau di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 53.100 ton. Produksi tembakau di Jawa Barat sebesar 7.400 ton. Sedangkan produksi tembakau di Aceh dan Sumatera Utara masing-masing sebanyak 2.100 ton dan 1.800 ton. Di Jogjakarta dan Lampung, produksi tembakau sama-sama sekitar 800 ton. Adik mengungkapkan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, produksi rokok di Indonesia mencapai 323,9 miliar batang pada 2022. Jumlah tersebut menurun 3,26 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya 334,8 miliar batang. ”Penurunan produksi rokok dalam negeri pada 2022 salah satunya disebabkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT),” ujar Adik Dwi Purwanto. Berdasar data Kemenkeu, lanjut dia, harga rokok di Indonesia Rp 23.361 per bungkus (isi 16 batang) tahun ini. Nilainya meningkat 13,8 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp 20.523 per bungkus. Indeks kemahalan rokok pun meningkat tipis menjadi 12,2 persen pada 2022. ”Produksi rokok diperkirakan semakin menurun pada tahun depan. Pasalnya, pemerintah kembali menaikkan tarif cukai rokok sebesar 10 persen pada 2023 dan 2024,” tutur Adik Dwi Purwanto. Secara rinci, dia menambahkan, rata-rata kenaikan tarif CHT untuk sigaret kretek mesin (SKM) I dan II sebesar 11,5-11,75 persen. Tarif CHT untuk golongan sigaret putih mesin (SPM) I dan II meningkat 11-12 persen. Sementara itu, sigaret kretek pangan (SKP) I, II, dan III, akan mengalami kenaikan tarif CHT sebesar 5 persen. Sementara itu, Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) meminta pemerintah membuat kebijakan industri hasil tembakau yang mempertimbangkan faktor keberlanjutan usaha serta kesejahteraan para petani. “Kebijakan pemerintah harus mengedepankan kelangsungan mata pencaharian petani tembakau. Saat ini sekitar 300 aturan yang mengimpit industri hasil tembakau, sehingga menghambat laju budi daya tanaman tembakau,” papar Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Agus Parmuji. Dari ratusan regulasi tersebut, beberapa aturan yang menekan petani tembakau yaitu Peraturan Pemerintah nomor 18/2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan wacana untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109/2012. Agus menambahkan, jutaan petani tembakau di seluruh Indonesia serta para buruh pabrik dan pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dari keberlangsungan industri hasil tembakau. Ia pun mengkhawatirkan revisi PP 109/2012 atau penggodokan aturan terkait industri hasil tembakau, baik di tingkat nasional maupun daerah, disusupi oleh kepentingan organisasi anti-tembakau. Koordinator Nasional Asosiasi Petani dan Pekerja Tembakau Nusantara (APPTN), Samukrah dikutip kamis (8/2/2024).Samukrah mengingatkan, terdapat jutaan masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor pertembakauan dan sangat menantikan komitmen serta gagasan para calon pemimpin Indonesia untuk menjaga keberlangsungan mata pencaharian mereka. Samukrah mengatakan, sektor pertembakauan di Indonesia sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja akibat munculnya berbagai aturan yang ketat. Para pekerja dan petani tembakau meminta perhatian dan komitmen pemerintah untuk menunjukkan kepedulian serta gagasan positif terhadap nasib sektor pertembakauan di Indonesia. Dia melanjutkan, banyaknya pelarangan bagi produk tembakau dapat mengancam mata pencaharian, kesejahteraan, dan keberlangsungan pekerja dan petani tembakau. Bahkan, pelarangan tersebut juga berpotensi berimbas negatif ke pihak lain, termasuk pedagang, pelaku industri kreatif, dan media. Pemerintah memang masih bersikap ambigu. Di satu sisi mau uangnya, di sisi lain membuat aturan aturan yang menyebabkan petani tembakau terus terdesak. Pemerintah sebaiknya melihat fakta di lapangan bahwa petani tembakau ini bukan sekedar menanam tembakau untuk bertahan hidup, tetapi tembakau yang ditanam ini hasilnya menghasilkan banyak hal keuntungan, tidak hanya buat petani, tetapi buat pemerintah dan juga elemen elemen ekonomi sosial yang rentetannya panjang. Kalau mau fair, seharusnya pemerintah tidak hanya keras pada petani tembakau, tetapi juga produk produk lain yang diidentifikasi mengganggu kesehatan. Persoalannya pemerintah berani tidak? Di luar tembakau saja kalau mau jujur, pemerintah menghadapi persoalan yang rumit, terutama masalah pengangguran. Banyaknya pabrik tutup, banyak perusahaan PHK karyawan, apakah pemerintah sudah menemukan jalan keluar yang bisa merecovery jutaan pengangguran ini. Ini PR besar yang memerlukan energi pemerintah untuk menecahkannya. Di bawah ini sebagai rincian volume produksi tembakau nasional pada 2023 berdasarkan provinsi: Jawa Timur: 109 ribu tonNusa Tenggara Barat: 60,6 ribu tonJawa Tengah: 52,7 ribu tonJawa Barat: 8,9 ribu tonAceh: 2,2 ribu tonSumatera Utara: 1,9 ribu tonSulawesi Selatan: 1,3 ribu tonNusa Tenggara Timur: 800 tonLampung: 400 tonDI Yogyakarta: 300 tonSumatera Barat: 200 tonJambi: 200 tonBali: 200 tonSulawesi Tengah: 100 ton (har)

Read More

Madinah Panen Kurma

Madinah — 1miliarsantri.net : Para petani kurma di Madinah telah mulai memanen hasil kebun kurma nya ketika buah palem mencapai kematangan optimal pada musim pertanian ini. Proses pemasakan pohon kurma melalui beberapa tahapan, dimulai dari penyerbukan hingga penjarangan, dimana kelebihan buah dibuang untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Kurma tersebut dikemas dengan hati-hati dalam pelepah palem untuk melindunginya dari panas matahari sebelum dipanen. Abdullah bin Abdulaziz Al-Radadi, ketua Asosiasi Koperasi Kurma Madinah, menyoroti pentingnya praktik pasca panen dalam memastikan kualitas produk akhir. Al-Radadi mengatakan penelitian terbaru menunjukkan bahwa menyimpan kurma pada suhu 4 derajat Celcius selama enam bulan dapat mengawetkan buah dan meningkatkan nilai gizinya dengan meningkatkan fenol (antiseptik dan desinfektan yang dapat melindungi terhadap berbagai mikroorganisme termasuk beberapa jamur dan virus). ; proses ini juga menjaga dan meningkatkan antioksidan dalam kurma, yang membantu melipatgandakan nilai gizinya setelah satu tahun pengawetan. Berbicara tentang kualitas unik kurma, Al-Radadi menekankan konsumsi kurma pada tahap pematangan yang berbeda: tahap “khalal”, ketika buah berubah warna menjadi kuning atau merah berdasarkan varietasnya; tahap “rutab”, saat buah melunak; dan tahap “tamr”, saat kurma sudah matang, lunak dan dapat dimakan dalam keadaan lembab atau kering. Dia mengatakan karena teriknya sinar matahari di Kerajaan, penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa kurma menghasilkan lebih banyak fenol untuk bertahan dalam kondisi yang keras. Polifenol ini menawarkan perlindungan terhadap berbagai penyakit. Ia juga menyebutkan bahwa berbagai kurma yang tersedia saat ini antara lain kurma ajwa, sukkari, dan medjool, sedangkan kurma safawi, anbarah, barni, dan shalaby akan tersedia di akhir musim. (dul) Baca juga :

Read More

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua PWNU Jatim

Surabaya — 1miliarsantri.net : KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih menjadi Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim masa khidmat 2024-2029. Ia terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) NU Jatim di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2024) lalu. Gus Kikin terpilih sebagai Ketua PWNU Jatim bersamaan dengan Hari Lahir (Harlah) ke-125 Pesantren Tebuireng pada Sabtu (3/8/2024). Pesantren Tebuireng berdiri pada 3 Agustus 1899. Harlah ke-125 Pesantren Tebuireng ini mengusung tema 125 Tahun Pesantren Tebuireng Merawat Islam Ahlussunnah wa Al-Jamaah yang Rahmatan lil ‘Alamin. Keputusan terpilihnya Gus Kikin ini ditetapkan pada Sidang Pleno V Konferwil NU Jatim dipimpin H Amin Said Husni selaku Wakil Ketua Umum PBNU. Ia didampingi oleh Gus Aizuddin Abdurrahman selaku Ketua PBNU. “Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz ditetapkan sebagai Ketua PWNU Jatim masa khidmat 2024-2029,” urai H Amin Said Husni. (har) Baca juga :

Read More

Pemkab Bekasi Adakan Lomba Kampung Bersih

Bekasi — 1miliarsantri.net : Masyarakat Bekasi menyambut baik adanya kegiatan perlombaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Salah satu lomba itu adalah penataan dan kebersihan kampung di lingkungan warga. Kegiatan yang bertema: “Kampung Bersih Kampung Berani” ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-74 dan Hari Kemerdekaan RI ke-79, tahun 2024. Salah satu wilayah perumahan yang menyambut kegiatan ini dengan antusias adalah Perumahan Tridaya Indah I, Desa Tridaya Sakti, Tambun Selatan. Di Wilayah RT.05 / RW.09, Perumahan tersebut, warga bergotong-royong membersihkan, merapikan dan menghias lingkungan RT dengan berbagai atribut indah berwarna-warni. Juga tidak ketinggalan pemasangan bendera merah-putih di setiap rumah. Terlihat kondisi lingkungan memang tertata baik dan cukup bersih. Tempat sampah difungsikan sedemikian rupa sehingga memudahkan warga untuk membuang sampah. Ketua RT. 05 / RW.09, H. Supatrem, SE mengatakan, bahwa kegiatan kerja bakti untuk pembersihan lingkungan sebenarnya sudah rutin dilakukan oleh warga, baik laki-laki maupun perempuan. “Event perlombaan kebersihan ini, tentu lebih memacu semangat untuk menata lingkungan supaya lebih sehat, indah, dan nyaman ditempati” terang H. Supatrem, SE. PJ. Bupati Bekasi, DR. H. Dani Ramdan, MT, telah mengumumkan kegiatan perlombaan ini dengan cara menyebar spanduk ke seluruh desa di wilayah Kabupaten Bekasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi makin berani. (zid) Baca juga :

Read More

Kelompok Amanah Latih Teman Tuli di Aceh Jadi Pramusaji

Banda Aceh — 1miliarsantri.net : Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) melatih penyandang disabilitas untuk menjadi pramusaji (waiter-waitress) di cafe atau restoran. Kegiatan itu digelar di Ivory Coffee, Banda Aceh pada 29 Juli sampai dengan 1 Agustus 2024. Program tersebut dibuka oleh Kepala Balai Pelatihan Vokasi Produktivitas (BPVP) Banda Aceh, Rahmad Faisal. “Kegiatan hari ini sangat luar biasa karena kita ada perbedaan sedikit. Kita melatih bagi teman-teman tuli,” ungkapnya kepada 1miliarsantri.net, Ahad (4/8/2024). Menurut Rahmad, para penyandang disabilitas memerlukan perhatian dari semua pihak. Hal itu sesuai amanat undang-undang yang menyatakan bahwa mereka juga berhak mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang layak. Sama halnya seperti warga negara lain, warga disabilitas diharapkan dapat bekerja untuk menghidupi diri dan keluarganya. Untuk itu, mereka harus memiliki kemampuan yang sama, sesuai dengan kebutuhan di perusahaan-perusahaan. “Dan, kita sendiri sangat mengapresiasi AMANAH yang mempunyai ide untuk teman-teman tuli ini biar mereka nanti ke depannya bisa lebih survive untuk kehidupannya. Jadi, mereka bisa bekerja dan memiliki keahlian di bidang tersebut,” tutur Rahmad. Lebih dari 20 peserta mengikuti pelatihan pada hari pertama yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Mereka mendapatkan pengetahuan mengenai standar operasional prosedur (SOP) dalam hal pelayanan di cafe atau restoran. Penyampaian materi dari para mentor ahli dibantu dengan penerjemah bahasa isyarat sehingga mudah ditangkap para peserta. Rangkaian kegiatan juga diselingi games yang interaktif sehingga para peserta tidak bosan. Program talent class kali ini bisa membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran. Bagi BPVP Banda Aceh, kegiatan itu menambah realisasi disabilitas yang mengikuti pelatihan kerja dengan target dua persen dari total peserta tahun ini. Rahmad mengeklaim target tersebut berhasil dilampaui berkat bantuan AMANAH. Lebih dari itu, ia mengakui materi pelatihan kali ini merupakan hal yang baru dilakukan di Banda Aceh bahkan untuk Provinsi Aceh secara keseluruhan. “Saya belum pernah menemukan teman-teman tuli yang menjadi waitres. Ini bisa menjadi suatu hal yang baik dan silakan para pengusaha cafe dan restoran bisa memberdayakan teman-teman yang sudah mendapatkan pelatihan ini,” sambungnya. Keberadaan teman tuli di bidang pelayanan ke depan bahkan dipandang sebagai potensi yang bisa digali oleh para pengusaha. Menurutnya, karyawan disabilitas bisa menjadi keunikan tersendiri bagi tempat yang mempekerjakannya. Selain itu, semakin sering terjadi interaksi antara masyarakat luas dengan teman tuli, semakin baik bagi keduanya untuk bersosialisasi. Sehingga, mereka tidak canggung untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. “Jadi, sebenarnya tidak ada perbedaan di antara kita. Tapi, bagaimana sekarang mereka itu harus mempunyai keberanian dan harus PD (percaya diri) berinteraksi langsung, mungkin di tempat umum. Tidak lagi merasa malu atau kekurangan,” pungkas Rahmad. (mik) Baca juga :

Read More

Ekonomi Sumenep Semakin Tumbuh Signfikan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di kabupaten Sumenep pada 2021 tercatat sebesar 2,16 persen. Kemudian pada 2022, pertumbuhan ekonomi Sumenep tercatat sebesar 3,11 persen. Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pertumbuhan ekonomi di wilayah ujung timur pulau Madura tersebut mengalami pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pada 2023, angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep mencapai 5,35 persen. Lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Jawa Timur maupun nasional. “Pertumbuhan ekonomi Sumenep dalam beberapa tahun terakhir memang yang tertinggi se-Madura Raya,” ungkap Fauzi kepada 1miliarsantri.net, Sabtu (3/8/2024). Salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep adalah terus meningkatnya jumlah investasi yang masuk. “Dengan kenaikan jumlah investasi ini membuka lapangan kerja baru bagi warga Sumenep,” tambahnya. Faktor lain yang menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep adalah meningkatnya kunjungan wisatawan. Pada 2021 tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep sebanyak 248.158 orang. “Kemudian di tahun 2023 meningkat menjadi 1.388.922 baik wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara. Penyumbang terbesar di tahun 2023 berasal dari event yaitu sebanyak 346.202 pengunjung,” ucapnya. Fauzi menambahkan, sektor UMKM di Sumenep juga makin bergairah, seiring dengan kenaikan investasi dan kunjungan wisatawan di wilayah tersebut. Jumlah UMKM di Kabupaten Sumenep pada 2021 tercatat sebanyak 281.467 UMKM. “Kemudian di tahun 2023 meningkat menjadi 282.712 UMKM atau bertambah sebanyak 1.245 UMKM,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More