FESyar Jawa 2024 Bantu UMKM Naikkan Omzet

Surabaya — 1miliarsantri.net : Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2024 mencatatkan total transaksi penjualan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 5,2 miliar selama penyelenggarannya dalam 3 hari sejak Jumat (13/9/2024) hingga Ahad (15/9/2024) lalu di Masjid Al-Akbar Surabaya. Selain itu, transaksi business matching secara offline maupun online yang melibatkan 26 lembaga pembiayaan, 3 e-commerce, dan 20 potential buyer tercatat senilai Rp 23,59 miliar. Selama tiga hari penyelenggaraan FESyar Jawa, jumlah pengunjung hingga 15 September 2024 mencapai 89.555 orang. Jumlah ini mencakup pengunjung secara langsung di lokasi acara (Seminar, Talkshow, Showcase UMKM, Business Matching & Coaching, Donor Darah, Jalan Berkah, Lomba, Fashion Show), serta pengunjung (jamaah). FESyar Jawa 2024 merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-11 yang akan diselenggarakan pada 30 Oktober – 3 November 2024 di Jakarta. Turut berpartisipasi dalam FESyar Jawa 2024, unit bisnis Pondok Pesantren (PP) Sunan Drajat Lamongan Jawa Timur. Pengurus Perekonomian unit bisnis PP Sunan Drajat Zuhair mengatakan, sejak bergabung menjadi UMKM binaan Bank Indonesia (BI) pada 2020, omzet keseluruhaan Perekonomian PP Sunan Drajat mengalami peningkatan signifikan. Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2024 mencatatkan total transaksi penjualan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 5,2 miliar selama penyelenggarannya dalam 3 hari sejak Jumat (13/9/2024) hingga Ahad (15/9/2024) di Masjid Al-Akbar Surabaya. – “Selama 4 tahun menjadi binaan BI, omzet keseluruhan Perekonomian (unit bisnis) PP Sunan Drajat dalam sebulan bisa mencapai Rp 10 miliar hingga Rp 15 miliar. Sebelumnya dari sejak didirikan pada 2015 hingga sebelum 2020 omset kami sangat kecil,” terang Zuhari di sela-sela Pameran FESyar Jawa 2024. Saat ini, unit bisnis PP Sunan Drajat memiliki beberapa unit bisnis mulai dari pelayanan barang dan jasa. Salah satu yang menjadi penopang bisnis adalah Toko Serba Ada (Toserba) yang sudah memiliki 13 cabang di wilayah Jawa Timur. Zuhair menambahkan saat ini, Perekonomian PP Sunan Drajat sudah memiliki 700 karyawan. “Untuk Toserba Sunan Drajat, salah satu pusatnya di Pacitan, dan kami saat ini sudah memiliki 13 cabang dan akan terus bertambah setiap bulannya. Selain itu kami juga memiliki beberapa travel umroh resmi dan membawahi 12 UMKM yang sudah memiliki sertifikasi halal,” tutur Zuhair. Dengan adanya gelaran FESyar Jawa 2024, lanjut Zuhair, diharapkan unit bisnis dan produk dari PP Sunan Drajat bisa dikenal oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Ia juga berharap perekonomian syariah di Indonesia terus berkembang mewujudkan Indonesia sebagai pusat perekonomian syariah dunia. “Mudah-mudahan dengan adanya FESyar Jawa 2024 ini bisa menopang perekonomian para UMKM ya, dan otomatis dengan pendapatan bertambah juga yang membantu perekonomian emak-emak yang menyanting di rumah supaya dapurnya tetap mengebul,” harap Tiwi. Tiwi menambahkan, selama menjadi UMKM binaan BI, dirinya memiliki berbagai kesempatan yang sangat berharga, salah satunya adalah membuka jalannya memasarkan batik Trenggalek lebih luas. “Saat ini memang belum ekspor ya, tapi dengan sering mengikuti kegiatan pameran seperti ini membuat kami semakin dikenal, doakan agar mimpi kami tersebut dapat terwujud,” pungkasnya. (har) Baca juga :

Read More

Indonesia dan Italia Teken Perjanjian Pengakuan Produk Halal Pertama di Eropa

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menandatangani Mutual Recognition Agreement (MRA) Jaminan Produk Halal (JPH) dengan Halal Italia di Palazzo Castiglioni, Milan. Perjanjian ini menjadi landasan saling pengakuan sertifikat halal antara Kementerian Agama RI dengan Halal Italia, sekaligus yang pertama di Eropa. Penandatanganan difasilitasi oleh Associazione Italiana Commercio Estero (AICE), asosiasi pedagang terbesar di Italia. “Penandatanganan MRA ini dimaksudkan untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Italia, melalui Halal Italia sebagai salah satu Lembaga Sertifikasi Halal yang sesuai dengan standar Indonesia,” terangnya. Menag Yaqut menegaskan bahwa mulai Oktober 2024, beberapa jenis produk yang masuk dan beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikasi halal, sesuai amanat Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. “Ini juga dapat memperkuat integrasi pasar regional dan meningkatkan aksesibilitas produk halal bagi lebih banyak konsumen. Sehingga konsumen dapat memiliki kepercayaan penuh terhadap produk halal yang mereka beli dan konsumsi,” imbuhnya. Lebih lanjut, Menag Yaqut menjelaskan transformasi sertifikasi halal dari yang semula bersifat sukarela menjadi wajib, dan dari yang semula dikelola oleh organisasi masyarakat menjadi kewenangan negara. “Halal dapat dianggap sebagai konsep universal, relevan bagi semua orang, dan tidak terbatas hanya pada komunitas Muslim. Halal menandakan komitmen terhadap gaya hidup yang sehat,” ungkapnya. Sekretaris Jenderal AICE, David Doninotti, menyatakan bahwa MRA tersebut adalah peristiwa bersejarah, tidak hanya di Milan, namun juga di Eropa. Ia menggarisbawahi peran AICE dalam memperkuat hubungan komersial dengan Indonesia selama 20 tahun terakhir. CEO Halal Italia, Hamid Distefano, mengapresiasi proses yang telah dilalui menuju penandatanganan MRA. “MRA ini merupakan langkah bersejarah dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan Italia tidak hanya pada tingkat komersial tetapi dalam perspektif membangun jembatan spiritual dan persaudaraan antara komunitas Islam di Barat dan di Timur,” ungkapnya. Perjanjian ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi perdagangan produk halal antara Indonesia dan Italia, serta menjadi model bagi kerjasama serupa dengan negara-negara Eropa lainnya di masa depan. (wink) Baca juga :

Read More

Viral Polisi Pekalongan Bersholawat saat Apel Pagi

Pekalongan — 1miliarsantri.net : Sebuah video yang viral di TikTok dari akun @puji_indonesia99 memperlihatkan momen haru dan khidmat di halaman Polres Pekalongan Kota. Dalam rangka menyambut bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, jajaran kepolisian setempat mengawali apel pagi dengan lantunan sholawat yang menyentuh hati. Rekaman ini menampilkan suasana apel pagi yang berbeda dari biasanya. Komandan upacara terdengar membuka acara dengan seruan, “Di bulan awal maulid… Oke tangan diangkat semua seperti akan melakukan do’a… wa ma ala sayyidina muhammad!” Serentak, seluruh anggota Polres Pekalongan Kota mengangkat tangan, siap melantunkan sholawat untuk Nabi Muhammad SAW. Dalam video tersebut, lantunan sholawat “Yâ nabî salâm ‘alaika” memenuhi udara pagi, menciptakan atmosfer spiritual yang kental. Lirik yang berbunyi “Yâ nabî salâm ‘alaika, Yâ Rosûl salâm ‘alaika, Yâ habîb salâm ‘alaika, sholawâtullâh ‘alaika” bergema dengan indah, menggambarkan rasa cinta dan hormat kepada Nabi Muhammad SAW. “Anta syamsun anta badrun, anta nûrun fauqo nûrin, Anta iksîrun wa ghôlî, anta mishbâhush-shudûri,” lanjut para personel kepolisian dengan penuh penghayatan. Bait ini menggambarkan Nabi Muhammad sebagai cahaya di atas cahaya, penerang hati umat manusia. Kegiatan bersholawat yang terekam dalam video viral ini bukan hanya sebagai bentuk peringatan Maulid Nabi, tetapi juga sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meneladani akhlak mulia Rasulullah. Hal ini sejalan dengan hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, di mana Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya manusia yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi) Inisiatif Polres Pekalongan Kota yang terekam dalam video TikTok ini mendapat sambutan positif dari netizen. Banyak komentar positif bermunculan, salah satunya berbunyi, “Alhamdulillah, senang sekali melihat aparat keamanan kita memulai tugas dengan bersholawat. Semoga ini bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat.” Kegiatan bersholawat dalam apel pagi yang viral ini juga mencerminkan semangat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam institusi kepolisian. Seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56) Dengan memulai hari dengan bersholawat, diharapkan para anggota kepolisian dapat menjalankan tugas dengan lebih amanah dan senantiasa ingat untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah dalam melayani masyarakat. Momen berharga yang terekam dan menjadi viral di TikTok ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan dan tugas kepolisian dapat berjalan beriringan, menciptakan harmoni antara spiritualitas dan profesionalisme dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (hie) Baca juga :

Read More

Film Tak Kenal Maka Ta’aruf Siap Diputar Awal 2025

Jakarta — 1miliarsantri.net : Film yang diadaptasi dari novel best seller “Tak Kenal Maka Ta’aruf” akan tayang di bioskop Indonesia pada Januari 2025 mendatang. Sang sutradara Toma Margenz mengatakan ingin memperkenalkan cara berkenalan dan bergaul yang baik, khususnya dengan lawan jenis. “Kami ingin memperkenalkan kembali cara berkenalan dan bergaul yang baik melalui medium film, dengan fokus pada konsep ta’aruf sebagai bentuk interaksi yang sehat di kalangan remaja,” terang Toma Margenz dalam keterangan resmi, Selasa (17/9/2024). Toma menjelaskan film tersebut menggabungkan tema budaya, agama, dan romansa dalam cerita yang hangat dan menginspirasi. Film yang diproduksi oleh Yahya Titi Mangsa bersama penerbit IPB Press ini dibintangi oleh Fadi Alaydrus, Sadkia Chadwik, dan Dinda Mahira. Seperti judulnya, film ini ingin memberikan gambaran ideal pergaulan remaja yang sehat, khususnya bagaimana cara berkenalan dan bergaul dengan baik, terutama terhadap lawan jenis. Melalui film tersebut, tim produksi berharap “Tak Kenal Maka Ta’aruf” dapat menjadi tontonan sekaligus tuntunan yang baik bagi masyarakat. “Dengan cerita yang kaya makna dan karakter yang kuat, film ini diharapkan menjadi tontonan yang menginspirasi,” tutup Mim Yudiarto selaku penulis dan produser film “Tak Kenal Maka Ta’aruf”. (Iin) Baca juga :

Read More

Kualitas Madrasah harus Terus Ditingkatkan

Jakarta — 1miliarsantri.net : Pengendalian Internal Komite Madrasah, jangan hanya terfokus kepada pendanaan, tetapi lebih dari itu pada peningkatan kualitas Madrasah, agar siswa nyaman belajar dan menumbuhkan harapan. Pernyataan itu disampaikan Koordinator Staf Khusus Menteri Agama Adung Abdul Rochman, saat memberikan sambutan pada kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) “Strategi Peningkatan Pengendalian Internal Komite Madrasah (SpeedKOM)”, pada Selasa (10/09/2024) lalu. Strategi Peningkatan Pengendalian Internal Komite Madrasah merupakan Proyek Perubahan Inspektur Wilayah II, Itjen Kemenag sebagai salah satu mata latih Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk. II Angkatan XXVII yang diselenggarakan Kemenag-Lembaga Administrasi Negara. Adung sangat mendukung dan mengapresiasi proyek perubahan yang di gagas oleh Pak Ruchman Basori. “Semoga menjadi nilai tambah pada tata kelola Komite Madrasah dan meningkatkan mutu dan daya saing Madrasah”, katanya. “Madrasah itu tempat belajar anak-anak kita, agar anak-anak memiliki harapan di masa depan, maka harus dipastikan Madrasah sebagai lembaga Pendidikan yang baik, menjadi tempat belajar yang nyaman dan kondusif,” ungkap Alumni UIN Jakarta ini. Adung memandang topik pengendalian internal Komite Madrasah sangat penting dan strategis, untuk membantu Madrasah mengoptimalkan kualitas kurikulum, guru dan tendik, sarana prasarana pendidikan, sekaligus ikhtiar pendanannya. Inspektur Wilayah II Itjen Kemenag, Ruchman Basori mengatakan proyek perubahan yang diberi nama SpeedKOM ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola Komite Madrasah, agar sesuai harapan Masyarakat. Ruchman telah menetapkan tujuan jangka pendek, menengah dan jangka panjang yang disertai dengan tahapan (melstone) pencapaiannya. “Salah satu tujuan jangka pendek dari Proper ini adalah terbitnya Surat Keputusan Irjen tentang Pengendalian Internal Komite Madrasah”, kata Doktor Manajemen Kependidikan UNNES ini. Proper SpeedKOM dengan Projeck Leader Ruchman Basori dimentori oleh Irjen Kemenag RI Faisal Ali Hasyim, Coach Dr. Wahyu Suprapti, MM dan Evaluator saat Seminar Rancanagn Perubahan Prof. Dr. M. Ishom Yusqi, M.A Kapus pada Balitbang dan Diklat Kemenag. Untuk mensukseskan Proper Komite Madrasah ini, Ruchman menggandeng semua elemen pada Itjen dan menjadikannya sebagai Tim Efektif Proyek Perubahan, pegawai dan auditor tidak hanya dari Itwil II tetapi semua komponen pada Inspektorat Jenderal. Ruchman Basori optimis, Proper ini akan tercapai dengan baik, karena di dukung oleh stake holders dari mulai Inspektur Jenderal, para Irwil, Auditor hingga pegawai. (Iin) Baca juga :

Read More

Nikah Mutah di Bogor Dibongkar Media Asing

Bogor — 1miliarsantri.net : Baru-baru ini media asing, Los Angeles Times yang mengungkap praktik kawin kontrak atau nikah mutah di Puncak Bogor, Jawa Barat. Ada apa denganmu? Adakah yang ingin saya ketahui dan matahari apa yang harus saya hubungkan dengan saya? Jika Anda ingin tahu apa yang Anda inginkan dan apa yang Anda inginkan dari keluarga, orang ini akan senang dengan apa yang Anda inginkan dan inginkan, tetapi apa yang harus Anda lakukan dengannya. Inilah yang aku katakan, aku memikirkannya dan aku ingin tahu apa yang aku pikirkan tentangnya, tetapi aku ingin membaginya dengan orang lain, aku bahagia, aku di rumah, aku saling jatuh cinta. Setelah jangka waktu tersebut selesai, pernikahan dianggap batal secara otomatis tanpa perlu perceraian formal. Perspektif Ulama Mengenai Nikah Mutah: Keesokan harinya, Syiah, semoga Tuhan mengasihaninya, Syiah Ja’fariyah (Syiah Imamiyah), mungkin tidak bisa membaca apa-apa lagi. Ulama Syiah Berargumen bahwa nikah mut’ah didasarkan pada praktik yang pernah dibolehkan pada masa Rasulullah SAW. Berikut daftar ayat-ayat tertentu dalam Alquran (baca QS An-Nisa: 24) dan keanggotaannya adalah Yarat tentang kebolehan nikah mutah. Bagaimana pun, sama seperti pria yang pertama kali bersama Ali bin Abi Thalib dan sahabat Rasulullah SAW. Nikah mutah diperbolehkan untukikanikanikanikan salusi bagi seseorang yang membutuhkan hubungan sementara, tanpa harus menjalani pernikahan permanen. Sementara itu, dalam tradisi Sunni, nikah mutah tadak diperbolehkan. Banyak sunnah (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali) yang tidak ada kaitannya. Argumennya sama sekali tidak sependapat dengan jumlah hadits yang menyebutkan bahwa nikah mut’ah sempat dibolehkan pada al-Islam, namun kemudian Rasulullah SAW membatalkan kebolehan tersebut dan melarangnya secara tetap. Atas wewenang Salamah ibn al -Aka’a radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah, semoga doa dan damai Allah besertanya, berlisensi pada tahun Dari Salamah bin Al-Akwa’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah memberi kelonggaran untuk nikah mutah selama tiga hari pada tahun Awthas (tahun penaklukan kota Makkah). “Kemudian beliau melarangnya.” (HR Muslim) Dalam hadits lain juga dinyatakan:Atas wewenang Ali radhiyallahu ‘anhu, beliau bersabda: Rasulullah SAW, melarang mut’ah pada tahun Khaybar. Dari Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah SAW melarang nikah mut’ah pada waktu perang Khaibar.” (HR Bukhari dan Muslim). Apalagi nikah mutah telah dihapus kebolehannya hingga hari kiamat nanti. Semoga Allah merahmatinya, Rasulullah SAW bersabda: “Wahai manusia, ini dia yang adalah dia yang adalah dia yang adalah dia yang adalah dia. Dan, sungguh kini Allah telah mengharamkannya hingga hari terhenti. Karena itu, barang siapa yang masih ada di sesinya sebagian kaum wanita. Dan, sungguh kini Allah telah mengharamkannya hingga hari kiamat. Karena itu, barang siapa yang masih ada di sesinya sebagian kaum wanita stay at home ( hidup) nya sendiri kepada mereka barang sedikit pun Para ulama Sunni berpendapat bahwa pernikahan seharusnya bertujuan untuk membangun ikatan yang permanen dan berkelanjutan, bukan untuk kepentingan sementara. Nikah mutah dianggap sebagai tujuan sakral pernikahan yang diatur dalam Islam. Berikut kitabnya Al-Umm, Imam Syafii mengungkapkan, “Nikah mut’ah itu dilarang karena dibatasi dengan waktu baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.” Jadi, bagi kalangan Syiah, nikah mutah adalah bentuk pernikahan yang sah, sementara bagi Sunni nikah mutaah sudah diharamkan oleh Nabi Muhammad SAW. Nikah mut’ah bersifat sementara dan dibatasi oleh waktu, sedangkan dalam khanhan yang diakui oleh Sunni, pernikahan bersifat permanen dan tidak dibatasi oleh jangka waktu tertentu. Pendulum ini sangat berguna dan dapat digunakan untuk menafsirkan teknik-teknik yang digunakan oleh Sunnah, dan kemudian mereka akan menerima Islam mereka sendiri. (Iin) Baca juga :

Read More

Boracay Buka Pantai Khusus Muslim Pertama di Filipina

Filipina — 1miliarsantri.net : Boracay kini memiliki pantai yang dikhususkan untuk wisatawan Muslim, yang pertama tidak hanya di pulau ini tetapi juga di seluruh Filipina. Terletak di area teluk pantai pribadi Boracay Newcoast, Marhaba adalah area khusus untuk Muslim yang mempertimbangkan hukum Islam. Teluk ini membentang sekitar 850 meter persegi dan didesain mengikuti pantai ramah Muslim di tempat-tempat seperti Maledewa dan Thailand. Inisiatif baru ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah Malay dan Departemen Pariwisata (DOT), bermitra dengan Megaworld Hotels and Resorts. Menteri Pariwisata Christina Garcia Frasco mengatakan, Marhaba mencerminkan dedikasi kami untuk memastikan semua wisatawan, tanpa memandang keyakinan, dapat menikmati pantai Boracay yang terkenal di dunia. Ini mengikuti model negara-negara ramah Muslim lainnya, tetangga kami, dan menawarkan lingkungan yang aman, tenang, dan hormat di mana keluarga Muslim dapat sepenuhnya menikmati waktu mereka di pantai sesuai dengan keyakinan mereka. “Upaya kami dalam portofolio pariwisata Halal baru dimulai. Dengan dukungan berkelanjutan dari Anda semua, mitra kami, kami membayangkan bahwa Filipina tidak hanya akan muncul, tetapi berkembang sebagai destinasi ramah Halal dan Muslim,” ungkapnya. Marhaba diresmikan setelah Filipina mendapat pengakuan berturut-turut sebagai Destinasi Ramah Muslim yang Berkembang di antara negara-negara non-OKI dalam Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index pada tahun 2023 dan 2024. DOT mencatat bahwa pasar pariwisata Muslim adalah segmen ceruk yang sedang booming, dengan pengunjung dari negara-negara mayoritas Muslim menyumbang 10,9% dari total kedatangan wisatawan asing di Filipina tahun lalu. Untuk enam bulan pertama tahun 2024, hampir 270.000 wisatawan dari negara-negara Islam dan berpenduduk Muslim mengunjungi Filipina, atau sekitar 54% dari total kedatangan tahun 2023. Menanggapi segmen ini, DOT juga telah mengakreditasi 289 tempat dan 237 restoran di seluruh negeri sebagai ramah Muslim. “Saya juga ingin menekankan bahwa upaya kami untuk menarik pariwisata ramah Muslim di Filipina tidak hanya bersifat ekonomi karena juga berusaha untuk menyoroti dan memberi pentingnya kontribusi saudara-saudara Muslim kami di sini di Filipina,” kata Frasco. Frasco menambahkan, pengaruh Islam dalam warisan budaya lokal telah memperdalam identitas sebagai orang Filipina, dan sudah sepatutnya pihaknya menyoroti kontribusi komunitas Muslim di Filipina, serta memberi pentingnya dan menyediakan sensitivitas budaya kepada saudara-saudara Muslim di Filipina. (jay) Baca juga :

Read More

Pesantren Darul Ikhlas Cikarang Gelar Darlas Festival 2024

Bekasi — 1miliarsantri.net : Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-14, Pondok Pesantren Darul Ikhlas Cikarang Bekasi mengadakan kegiatan Darlas Festival 2024. Kegiatan yang berlangsung mulai 14 hingga 16 September 2024 ini menperlombakan pertandingan futsal, tenis meja, cerdas cermat, pidato, Tilawatil Qur’an, Adzan, mewarnai. Ketua Yayasan Ikhlas Amaliyah Cikarang, KH. Zainal Abidin, MA mengatakan kegiatan ini sebenarnya untuk menampung bakat dan minat siswa dan secara kebetulan di Pesantren Darul Ikhlas memang sudah ada ekstrakurikuler tersebut. “Di Pesantren Darul Ikhlas memang sudah ada kegiatan ekstrakurikuler futsal, tenis meja dan beberapa ekstrakurikuler lain nya karena untuk mengasah bakat para santri,” urai KH. Zainal kepada 1miliarsantri.net saat membuka Darlas Festival di Aula Pesantren Darul Ikhlas. Selain beberapa perlombaan, panitia juga menyediakan stand Bazaar yang menjual aneka makanan dan minuman untuk pengunjung dan puncak acara akan ditutup dengan Pengajian Akbar bersama Habib Sholeh bin Muhammad Al Jufri. “Pengajian bersifat terbuka untuk umum dan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang memang bertepatan dengan Milad Pesantren Darul Ikhlas,” sambung KH. Zainal. Disiinggung mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), KH. Zainal Abidin mengungkapkan Pesantren Darul Ikhlas Cikarang Bekasi saat ini sudah membuka Gelombang Pertama Pendaftaran Santri Baru Tahun Ajaran 2025 – 2026. “Gelombang Pertama dibuka hingga akhir Nopember 2024 nanti dan langsung diadakan tes Gelombang Pertama, untuk selanjutnya akan dibuka Pendaftaran Gelombang Kedua hingga masuk tahun ajaran baru,” lanjut KH. Zainal. Fasilitas yang didapat para santri cukup luar biasa, karena seluruh tenaga pengajar di Pesantren Darul Ikhlas alumni dari Universitas Al Azhar Cairo Mesir dan juga lulusan Yaman. Selain itu, alumni Pesantren Darul Ikhlas juga tersebar dibeberapa Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. “Alhamdulillah, selain di Al Azhar Mesir, Darul Musthofa Aidin Tarim Yaman, lulusan kami menyebar di beberapa Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Ada yang di Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro Semarang, Institut Teknologi Sumatera Lampung,” papar KH. Zainal. Metode Pengajaran di Pesantren Darul Ikhlas memakai sistem Al Azhar Mesir dan kebanyakan para santri diajarkan pemahaman kosa kata berbahasa Arab dan setiap santri nya diwajibkan bisa berbahasa Arab. Terkait fasilitas yang didapat, KH. Zainal Abidin menambahkan, di Pesantren Darul Ikhlas menerima khusus santri putra mulai dari SMP dan SMA dengan masa pendidikan 6 tahun. Kelas lengkap dengan multimedia berpendingin udara, makan, laundry yang sudah disediakan dan juga beberapa fasilitas lain nya. “Insya Allah para santri akan betah tinggal di Peaantren Darul Ikhlas karena kami membuat santri senyaman mungkin dan serasa tinggal dirumah tapi dengan kemandirian santri itu sendiri,” tutur KH. Zainal. Untuk para orang tua calon santri yang ingin mengetahui apa saja kegiatan di Pesantren Darul Ikhlas, bisa mengakses semua sosial media Pesantren Darul Ikhlas Cikarang Bekasi atau langsung menghubungi Call Centre Pesantren Darul Ikhlas Cikarang di nomor +62 823-1111-8595. (yus) Baca juga :

Read More

Fesyen Syar’i Indonesia Hebohkan Industri Fashion Global

Prancis — 1miliarsantri.net : Bank Indonesia (BI) bersama sejumlah mitra strategis kembali menggelar Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) di Paris, Prancis pada 7 September 2024. Acara ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempromosikan fesyen syar’i Indonesia di kancah internasional dan mendukung pengembangan ekonomi syariah di Tanah Air. Deputi Gubernur BI, Juda Agung, menyatakan bahwa penyelenggaraan IN2MF sejalan dengan visi Indonesia untuk menjadi pusat produsen halal terkemuka di dunia, sebagaimana tertuang dalam Masterplan Industri Halal Indonesia (MPIHI). “Pagelaran modest fashion IN2MF diintegrasikan dengan pameran perdagangan skala global Who’s Next pada 8-10 September 2024 di Porte de Versailles, Paris,” ungkap Juda dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (13/9/2024). BI mencatat perkembangan positif dalam ekspor komoditas modest fashion. Selama periode Januari-Juli 2024, nilai ekspor mencapai US$632,76 juta, menunjukkan peningkatan tahunan sebesar 3,38%. Angka ini menjadi indikator potensi besar industri fesyen syar’i Indonesia di pasar global. Juda Agung menekankan bahwa fesyen dengan tampilan santun bukan sekadar tren, melainkan gerakan global yang mencerminkan keanggunan, martabat, dan kebanggaan budaya yang selaras dengan nilai-nilai Indonesia. “Ke depan, BI bersama dengan mitra strategis akan terus mendukung IN2MF merambah pasar global serta memperkuat promosi wastra nusantara melalui pengembangan inovasi dan kreativitas berstandar internasional,” paparnya. Dubes Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah melalui promosi industri modest fashion Indonesia di tingkat internasional, terutama di Paris. Ia melihat peluang besar bagi Indonesia untuk memasuki pasar Prancis, mengingat industri mode negara tersebut mewakili 30% dari pangsa pasar industri global dengan total omzet mencapai 154 miliar Euro. Dalam upaya memperkuat promosi produk modest fashion Indonesia di ranah global, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dewan IKRA dan Printemps Paris. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat eksposur produk binaan IKRA yang akan dijual di pusat perbelanjaan Printemps di Paris. IN2MF Paris 2024 menampilkan karya desainer ternama Indonesia, di antaranya Itang Yunaz, Wignyo, dan Dian Pelangi. Para desainer ini memamerkan fesyen berbasis wastra atau kain tradisional dengan prinsip berkelanjutan dan santun yang siap bersaing di pasar global dari segi kualitas, inovasi, maupun tren terkini. Acara di Paris ini merupakan bagian dari rangkaian menuju puncak IN2MF yang akan diselenggarakan pada 30 Oktober-3 November 2024 di Jakarta, bersamaan dengan gelaran akbar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-11. Sebelumnya, IN2MF juga telah dilaksanakan di beberapa kota dunia seperti Kuala Lumpur, Dubai, dan Istanbul. Dengan digelarnya IN2MF di berbagai kota dunia, termasuk Paris, Indonesia berupaya untuk menjadikan event ini sebagai rujukan bagi industri modest fashion dunia. Langkah ini diharapkan dapat mendorong Indonesia menjadi pemain kunci di pasar global, sekaligus memperkuat posisinya dalam industri fesyen syar’i internasional. (yok) Baca juga :

Read More

Wapres Berharap Kampus Antisipasi Kebutuhan Ilmu Pengetahuan Masa Depan

Surabaya — 1miliarsantri.net : Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta kampus sebagai pencetak generasi unggul masa depan memproyeksikan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pendidikan yang tepat untuk lima, sepuluh, bahkan dua puluh tahun mendatang. “Perguruan tinggi, sebagai penghasil riset dan penelitian yang kreatif dan inovatif, juga perlu berkolaborasi dengan pemerintah dan swasta dalam penyusunan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga melahirkan generasi berdaya saing,” pinta Wapres saat memberikan pidato kunci pada International Conference on Applied Sciences, Education, and Technology (iConASET) di Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (11/09/2024). Pada kesempatan ini, Wapres juga menyampaikan beberapa pesan strategis kepada perguruan tinggi terkait upaya menciptakan lingkungan akademik yang berkualitas tinggi guna menghadapi tantangan dunia modern yang semakin kompleks dan dinamis. Pertama, ia menginstruksikan kampus-kampus agar mengembangkan riset dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan zaman dengan tetap menjadikan ajaran agama sebagai fondasi utama. “Inovasi yang dihasilkan [harus] dapat memenuhi tuntutan teknologi dan sosial dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral,” pesannya. Wapres Minta Kampus Antisipasi Kebutuhan Ilmu Pengetahuan Masa Depan Kedua, meminta perguruan tinggi agar membangun peluang kerja sama dengan dunia usaha dalam mengaplikasikan hasil riset, sekaligus menyiapkan lulusan dalam memasuki lapangan kerja. “Kerja sama ini dapat membuka kesempatan bagi institusi untuk mendapatkan umpan balik langsung dari industri, yang berguna dalam menyempurnakan riset dan kurikulum,” tegasnya. Ketiga, mengarahkan agar perguruan tinggi lebih kreafif dalam membangun sumber pendanaan dan pengembangan riset, sehingga penelitian, publikasi, dan inovasi yang dihasilkan semakin terjaga kontinuitasnya. “Manfaatkan keunggulan Society 5.0 untuk meningkatkan daya saing dan kualitas riset yang dihasilkan,” pintanya. Menurut Wapres, Society 5.0 saat ini menjadi isu kontemporer yang mengubah interaksi manusia sehari-hari menjadi kian terdigitalisasi. Society 5.0 menyajikan teknologi kecerdasan buatan, internet of things, dan big data, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia, melalui pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih efisien dan terintegrasi. “Konsep ini menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas hidup bangsa Indonesia,” urainya. Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengungkapkan, dirinya optimis pelaksanaan iConASET dapat berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di jenjang perguruan tinggi. “Ini penting, karena perguruan tinggi merupakan intellectual capital berharga bagi Jawa Timur. Terlebih, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah perguruan tinggi terbesar di Indonesia,” tegasnya. Hal ini, sambung Adhy, sejalan dengan pesan yang disampaikan Wapres saat menghadiri acara The 5th International Seminar and Conference on Global Issues 2021, bahwa institusi pendidikan tinggi telah mampu menjaga relevansi dan eksistensinya sebagai pencetak SDM yang unggul, berdaya saing global, dan berakhlak mulia. “Di sisi kewenangan Pemprov, saat ini di Jawa Timur terdapat 4.058 lembaga SMA, SMK, dan SLB baik negeri maupun swasta. Dengan jumlah siswa aktif 1,3 juta orang, dan potensi lulusan lebih dari 300 ribu per tahun. Potensi ini harus diupayakan agar lulusannya mendapatkan wadah yang sesuai, utamanya bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” terangnya. Rektor Unusa Achmad Jazidie melaporkan, iConASET merupakan seminar rutin dua tahunan. Penyelenggaraan tahun ini adalah yang ketiga kalinya. “Alhamdulillah, sejak kegiatan pertama hingga pelaksanaan tahun ketiga, jumlah peserta dan pematerinya terus bertambah baik dari Unusa maupun dari luar Unusa, termasuk dari luar negeri,” ungkapnya. Menurut Jazidie, seminar ini akan mengulas 131 paper yang terdiri dari 90 paper berasal dari internal Unusa dan 41 paper eskternal. Dari Unusa sendiri, fakultas terbanyak yang menyertakan paper adalah Fakultas Keperawatan dan Kebidanan yang menyumbang 38 paper, disusul Fakultas Kesehatran 25 paper, Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital 14 paper, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 10 paper, dan Fakultas Kedokteran 3 paper. “Produktivitas jumlah ini sangat ditentukan oleh seberapa lama fakultas itu hadir di Unusa. Fakultas Keperawatan dan Kebidanan memang fakultas tertua di Unusa dan menjadi cikal bakal berdirinya kampus Unusa, yang fokus pada bidang kesehatan. Oleh karena itu, di Unusa baik dosen maupun jumlah mahasiswanya sebagian besar, lebih dari 75% adalah perempuan,” paparnya. Jazidie menambahkan, tahun ini sebanyak 14 perguruan tinggi di bawah Nahdlatul Ulama (PTNU) mengirimkan delegasinya yang sebagian besar berasal dari Pulau Jawa. Ia mengharapkan seminar ini dapat menjadi ajang kolaborasi global yang memperkuat peran akademisi dalam memecahkan masalah dunia. “Pendidikan tinggi harus mampu menjembatani kebutuhan industri dan perkembangan teknologi modern. iConASET menghadirkan kesempatan untuk mengintegrasikan riset dengan solusi praktis di berbagai bidang, seperti kesehatan, energi, pendidikan, dan industri,” ujarnya. Selain Wapres, hadir Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) M. Nuh dan beberapa narasumber dari luar negeri pada seminar ini, di antaranya Prof. Dr. Nordin Bin Mamat dari Universiti Pendidikan Sultan Idrus Malaysia, Prof. Mu. Naushad Shamim Ahnad dari King Saud University Saudi Arabia, dan Prof. Dr. Erol Kam dari Istanbul Technical University Turki. (har) Baca juga :

Read More