Sertifikasi Halal Wajib 2024, Label No Pork No Lard Tidak Cukup

Jakarta — 1miliarsantri.net : Menjelang tenggat sertifikasi halal Oktober 2024, LPPOM MUI memperingatkan bahwa label “No Pork No Lard” di restoran mal tidak cukup memenuhi standar kehalalan. Lembaga ini menekankan pentingnya sertifikat halal resmi bagi seluruh pelaku usaha kuliner. “Penggunaan label No Pork No Lard saja tidak bisa dijadikan jaminan bahwa produk tersebut telah memiliki sertifikat halal resmi,” terang Direktur Utama LPPOM MUI Muti Arintawati di Jakarta, dikutip Ahad (6/10/2024). Muti menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Jaminan Produk Halal, seluruh pelaku usaha makanan dan minuman wajib memiliki sertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2024. “Sertifikasi halal bukan hanya tentang bahan baku seperti daging. Ini mencakup seluruh ekosistem, mulai dari distribusi, penyimpanan, pengolahan, hingga alat-alat penunjang produksi,” lanjutnya. Meski label “No Pork No Lard” telah lama digunakan, Muti menegaskan bahwa standar kehalalan kini lebih komprehensif. Setelah tenggat waktu Oktober 2024, restoran tanpa sertifikasi akan mendapat teguran, sementara UMKM diberi kelonggaran hingga dua tahun.

Read More

Rektor Unair Dukung Pembentukan ISNU Cabang Khusus Airlangga

Surabaya — 1miliarsantri.net : Rencana pembentukan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Khusus Airlangga mendapat dukungan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak CA “Cukup pakai nama ISNU Airlangga, saya kira sudah banyak yang tahu dimana ISNU Airlangga itu,” katanya dalam pertemuan dengan Ketua PW ISNU Jatim Prof Dr H Mas’ud Said MSi di Rektorat Unair, Sabtu (5/10/2024). Pertemuan yang berlangsung 1 jam lebih itu juga dihadiri pengurus ISNU Jatim yang berasal dari Unair, seperti Dr dr Machin Sp.S(K), Fatin Fadhilah Hasib SE MSi, dan sebagainya. “Untuk pengurus jangan terlalu banyak, yang penting ada perwakilan masing-masing fakultas, tapi jangan sampai benturan dengan PCNU Surabaya, karena beberapa orang Unair juga masuk PCNU,” lanjut Rektor. Prof Nasih yang juga bersedia didaulat menjadi Penasehat ISNU Cabang Khusus Airlangga itu pun mendukung program ISNU Airlangga, bahkan ia berharap jangan sampai ISNU Airlangga dibentuk tanpa kegiatan/program. “Minimal ada kegiatan, jangan sampai ada ISNU tanpa isi, soal tempat bisa dikoordinasikan. Kalau mau menerbitkan jurnal, bisa manfaatkan Penerbitan Unair dengan ganti ongkos kertas saja,” tandasnya. Dalam kesempatan itu, Ketua PW ISNU Jatim Prof Dr H Mas’ud Said MSi menyampaikan terima kasih atas dukungan Rektor Unair, nantinya teman-teman ISNU dari Unair akan segera melengkapi struktur kepengurusan.

Read More

Riset dan Inovasi, Kunci Indonesia Menuju Puncak Ekonomi Syariah Global

Jakarta — 1miliarsantri.net : Dalam upaya meningkatkan daya saing ekonomi syariah, Indonesia perlu memperkuat sektor riset dan inovasi. Hal ini menjadi salah satu poin kunci yang mengemuka dalam diskusi “Academic View 2025: Masa Depan BUMN dan Keuangan Syariah di Era Pemerintahan Baru” yang berlangsung Kamis, 3 Oktober 2024. Arif Satria, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), menyoroti pentingnya membangun ekosistem inovasi yang kuat. Mengambil contoh dari Singapura, ia menjelaskan, “Singapura di-support R&D yang kuat. NUS (National University of Singapore) memiliki satu ekosistem inovasi yang sangat dahsyat.” Keunggulan Singapura dalam hal ini tercermin dari peringkat tertinggi mereka di kategori “pharmaceuticals and cosmetics” di antara 10 besar daftar Global Islamic Economy Indicator (GIEI), dengan skor mencapai 79,9. Selain fokus pada riset dan inovasi, Satria juga menekankan potensi besar Indonesia dalam sektor pariwisata halal atau “muslim friendly travel”. Meskipun saat ini Indonesia hanya memiliki skor 60,7 dalam aspek ini, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari negara-negara seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Turki. “Maskapai seperti Etihad, Emirates, dan Turkish Airlines telah berhasil mengangkat reputasi mereka ke level yang luar biasa. Keberhasilan ini tak lepas dari strategi mereka menjadikan negaranya sebagai pusat transit penerbangan global,” jelas Satria. Kedua negara tersebut berhasil meraih skor tertinggi dalam aspek pariwisata ramah Muslim, masing-masing sebesar 136,2 dan 161,8. Meski Indonesia saat ini bertengger di posisi ketiga berdasarkan GIEI, di bawah Malaysia dan Arab Saudi, masih ada banyak ruang untuk peningkatan. Satria menekankan bahwa indikator travel halal sangat terkait dengan bagaimana industri pendukung, khususnya maskapai penerbangan, memberikan dukungan yang kuat.

Read More

Muhammadiyah-Aisyiyah Usul Soal Menteri Pendidikan Harus Punya Jam Terbang

Jakarta — 1miliarsantri.net : Sekretaris Umum Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA), Prof Ma’mun Murod Al-Barbasy mengusulkan agar menteri pendidikan diberikan kepada kelompok yang berpengalaman di dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikan di acara Sumbang Pemikiran Rektor PTMA Untuk Presiden Terpilih Prabowo Subianto di UMJ yang dilanjutkan dengan Rakernas Forum Rektor PTMA. Ma’mun meyakini masih ada keseriusan ini dari Presiden Prabowo Subianto terkait menteri pendidikan. Berdasarkan informasi yang didapat, meskipun jabatan menteri itu jatah dari partai tertentu, Presiden Prabowo minta yang betul-betul bagus. “Artinya (yang jadi menteri) bukan orang partai sebatas orang partai, hanya asal orang partai, kalau orang partai tapi kualifikasinya tidak memenuhi ya tidak akan diterima oleh pak Prabowo,” kata Ma’mun kepada Republika, Rabu (2/10/2024). Ma’mun mengatakan, jikalau mau proporsional, dia meminta agar kursi tersebut diberikan kepada mereka atau kelompok tertentu yang jam terbangnya di dunia pendidikan sudah jelas. Dia meminta posisi menteri tidak diberikan ke orang yang tidak punya jam terbang di dunia pendidikan. “Akhirnya ngawur seperti itu,”ujar dia. Di tempat yang sama, Ketua Umum Forum Rektor PTMA, Prof Gunawan Budiyanto mengatakan, pendidikan itu amanat undang-undang buat pemerintah. Pihak swasta sudah mengambil porsi terbesar. Untuk itu, dia meminta agar Muhammadiyah yang sudah bekerja sebelum kemerdekaan Indonesia jangan sampai disisihkan dan dimarjinalkan oleh peraturan-peraturan yang datang kemudian.

Read More

BPJPH Periksa 32 Produk Wine dan Beer Halal

Jakarta — 1miliarsantri.net : Maraknya isu seputar produk-produk dengan nama bermasalah seperti tuyul, tuak, wine, hingga beer, yang mendapatkan sertifikat halal menyedot perhatian. Dalam rilis sebelumnya, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) mengungkap, sebanyak 32 produk wine dan beer yang diambil dari Sihalal telah diperiksa Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI “Perlu kami sampaikan juga untuk produk-produk dengan nama menggunakan kedua kata tersebut yang ketetapan halalnya dari Komisi Fatwa MUI adalah produk yang telah melalui pemeriksaan dan pengujian oleh LPH, dengan jumlah terbanyak berasal dari LPH LPPOM sebanyak 32 produk. Selebihnya berasal dari lembaga yang lain,” jelas Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mamat Salamet Burhanudin. Lewat keterangan tertulis kepada media, Kamis (3/10/2024), Yunita Nurrohmani, Corporate Communication LPPOM MUI, mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penelusuran internal atas keterangan BPJPH tersebut. Dia menjelaskan, database LPPOM menunjukkan adanya 25 nama produk dengan kata kunci wine. Semuanya berupa produk kosmetik dimana penggunaan kata wine berasosiasi dengan warna (bukan sensori rasa maupun aroma). Menurut Komisi Fatwa Fatwa MUI, penggunaan kata wine yang menunjukkan jenis warna wine untuk produk non-pangan diperbolehkan. Sementara itu, produk dengan nama bir hanya diperuntukan bagi produk minuman tradisional yang bukan merupakan khamr yaitu bir pletok. Hal ini pun diperbolehkan oleh Komisi Fatwa MUI dengan pertimbangann bahwa produk tersebut adalah produk yang sudah dikenal lama di tengah masyarakat sebagai produk minuman tradisional non khamr. LPPOM juga mengaku telah melakukan penelusuran lebih lanjut terkait tiga produk dengan nama beer yang melakukan pemeriksaaan melalui LPH LPPOM. Pemeriksaan tersebut mengungkap, nama produk Beer Strudel dengan Nomor SH BPJPH ID32110000651650922 diterbitkan pada tanggal 27 Oktober 2022 dengan Pelaku Usaha Meylia Kharisma Puspita. berdasarkan Ketapan Halal MUI Provinsi Jawa Barat No. LPPOM-01201281591022. Menurut Yunita, Ketetapan Halal (KH) yang diunggah ke Sihalal menunjukkan tidak ada nama Beer Strudel, sedangkan hanya ada nama Beef Strudel. Secara paralel, dilakukan pengajuan permohonan perubahan nama dalam SH BPJPH sesuai dengan KH berlaku, yakni dari Beer Strudel diubah menjadi Beef Strudel. Beer Stroganoff yang memilik nomor sertifikasi halal BPJPH bernomor ID34220000185660321 diterbitkan pada tanggal 26 April 2021 dengan Pelaku Usaha “Salsa Catering” berdasarkan Ketetapan Halal MUI DI Yogyakarta No. 12340002010421. Produk lainnya, yakni Ginger Beer, SH BPJPH No. ID52320000072060221 diterbitkan pada tanggal 16 Maret 2021 dengan Pelaku Usaha “PT Metro Lombok Asri (Hotel Santika Mataram)” berdasarkan Ketetapan Halal MUI Provinsi NTB No. B-45/DP.P-XXVIII/III/2021.

Read More

MUI : Baca Surat Al Fatihah Diiringi Musik, Pelanggaran Syariat

Jakarta — 1miliarsantri.net : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam (SBPI), KH Jeje Zaenudin turut merespon viralnya artis pentolan Band Dewa 19, Ahmad Dhani. Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik yang tersebar di media sosial, Dhani membacakan Surat Al Fatihah diiringi nada musik. Kyai Jeje mengingatkan bahwa berseni jangan sampai melanggar norma-norma syariat. Apalagi terjerumus kepada praktik yang bisa dipersepsi dan ditengarai sebagai penodaan dan penistaan kitab suci. “Saya menduga mungkin niat awalnya baik, ingin membacakan surat Al Fatihah. Tetapi sangat disesalkan tempatnya, acara, dan tatacaranya justru bertentangan dengan kemuliaan dan kesucian Al Quran, yaitu membacakan surat Al Fatihah dengan menyesuaikan nada lagu dan diiringi musik,” ungkap Kyai Jeje dalam keterangannya, Selasa (1/10/2024). Kyai Jeje menjelaskan, dalam permasalahan ini sudah ada fatwa yang tegas dari para ulama, seperti Syekh Abdullah bin Baz dan Mufti Darul Ifta Al Mishriyah. Syekh bin Baz dan Mufti Darul Ifta mengharamkan menjadikan Al Quran sebagai lagu diiringi musik atau dilakukan dengan nada tangga musik. Oleh karena itu, Kyai Jeje meminta rekaman yang sudah dipublikasi itu ditarik. Kemudian Ahmad Dhani sepatutnya mengklarifikasi dan meminta maaf.

Read More

MUI Minta Ahmad Dhani dan Produser Tarik Lagu Lagu Yang Mengutip Ayat Alfatikhah Lengkap

Jakarta — 1miliarsantri.net : Salah satu pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) merasa sangat terkejut menyaksikan sebuah video yang memperlihat seorang penyanyi laki-laki yang menjadikan ayat-ayat yang terdapat dalam surat alfatihah yang merupakan surat pertama dari 114 surat yang terdapat dalam alqur’an menjadi syair dari lagu bernuansa rock yang dia bawakan. ” Saya merasa perlu menyampaikan hal ini karena apa yang dilakukan oleh sang penyanyi sudah tentu akan mengundang pro kontra di tengah-tengah masyarakat terutama di kalangan umat islam,” terang DR Kiai Anwar Abbas dalam rilisnya, Senin (30/9/2024). Menurut Kiai Anwar apa yang dilakukan penyanyi Ahmad Dhani itu sungguh terasa sangat tidak pantas, tidak elok dan tidak tepat. “Untuk itu saya meminta kepada sang penyanyi dan sang produser serta juga kepada pihak pemerintah agar sesegera mungkin menarik dan menghapus rekaman tersebut,” tambahnya. Ia menegaskan,” Saya tidak anti terhadap seni dan kreatifitas tapi tolong sesuatu yang dianggap luhur dan suci oleh umat islam jangan diusik tapi mari sama-sama kita hormati dan muliakan.”

Read More

Menag Yaqut dan Pejabat UEA Bahas Sinergi Pengembangan Potensi Zakat dan Wakaf

Dubai — 1miliarsantri.net : Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu Kepala Otoritas Umum Urusan Islam, Wakaf, dan Zakat Uni Emirat Arab (UEA), Omar Habtoor Al Darei di Dubai. Kedua tokoh ini membahas berbagai hal, termasuk pengembangan potensi zakat dan wakaf. Disebutkan, potensi zakat di Indonesia mencapai Rp327 triliun, namun yang terhimpun baru sekitar Rp33 triliun. Potensi wakaf di Indonesia juga sangat besar. Badan Wakaf Indonesia mencatat potensi aset wakaf di Indonesia mencapai Rp2.000 triliun. Sementara potensi wakaf uang mencapai Rp180 triliun. “Besarnya potensi zakat dan wakaf di Indonesia menjadi concern kami untuk melakukan pengembangan bagi peningkatan kesejahteraan umat. Hal ini didiskusikan bersama Otoritas Urusan Islam, Wakaf, dan Zakat UEA,” sebut Menag Yaqut di Abu Dhabi. Menag menjelaskan, UEA sudah banyak melakukan terobosan pengembangan zakat dan wakaf. Sejumlah program bahkan dikerjasamakan dengan Kementerian Agama, misalnya pengiriman imam masjid, daurah pendakwah, dan pembangunan masjid. Sejak 2019, Indonesia telah mengirim 140 imam masjid ke UEA. Program ini tidak hanya mempererat hubungan kedua negara, tetapi juga merupakan kontribusi signifikan Indonesia dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran. “Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan penceramah di UEA, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para imam untuk belajar dan bertukar pengalaman dengan banyak ulama di UEA,” ujar Menag. Selain itu, lanjutnya, Indonesia juga mengirim dai untuk mengikuti daurah keagamaan di UEA. Hingga kini sudah ada dua angkatan dengan 40 peserta sepanjang 2024.

Read More

Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Pasar Global Senilai Rp37.200 Triliun

Jakarta — 1miliarsantri.net : Industri halal tengah mengalami lonjakan pertumbuhan yang signifikan di kancah global. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kini bersiap mengambil peran krusial dalam pasar yang diprediksi bernilai 2,4 triliun dolar AS atau setara Rp37.200 triliun pada tahun 2024. Momentum ini ditangkap oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui penyelenggaraan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Acara yang berlangsung selama empat hari, 26-29 September, ini menjadi ajang strategis bagi lebih dari 500 perusahaan sektor industri halal untuk memamerkan produk unggulan mereka. Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko Cahyanto, mengungkapkan bahwa pameran ini diproyeksikan akan menarik 15.000 pengunjung dari 35 negara lebih. “Ini merupakan peluang emas untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kerja sama internasional,” ujar Eko. Halal Indo tidak hanya sekadar pameran biasa. Event ini menampilkan 202 booth yang merepresentasikan berbagai sektor industri halal, mulai dari makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, hingga fesyen Muslim. Bahkan, kawasan industri halal juga turut dipromosikan, menandakan keseriusan Indonesia dalam membangun ekosistem industri halal yang komprehensif. Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menekankan urgensi bagi Indonesia untuk mengoptimalkan potensinya sebagai pusat industri halal dunia. Dengan 236 juta penduduk Muslim, Indonesia memiliki pasar domestik yang sangat besar sekaligus menjadi ‘etalase’ bagi produk-produk halal berkualitas tinggi.

Read More

Seniman Kaligrafi, Siap-siap! LPMQ Buka Kelas Font Al-Qur’an Digital

Jakarta — 1miliarsantri.net : Di era digital yang semakin pesat, seni kaligrafi Al-Qur’an tak mau ketinggalan. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama mengambil langkah berani dengan mengadakan pelatihan pembuatan font Al-Qur’an digital untuk para seniman kaligrafi. Inisiatif ini membuka lembaran baru bagi para kaligrafer untuk mewujudkan impian mereka dalam menulis mushaf Al-Qur’an lengkap 30 juz dengan sentuhan teknologi modern. Saifuddin, seorang Pamong Budaya di Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal (BQMI), mengungkapkan bahwa menulis Al-Qur’an secara lengkap selalu menjadi ambisi tertinggi bagi para seniman kaligrafi. Namun, kendala waktu dan biaya seringkali menjadi penghalang. “Metode digital ini memberi kesempatan bagi para seniman untuk berkontribusi lebih luas dan menciptakan amal jariyah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (26/9/2024). Zamroni Ahbab, desainer font digital LPMQ, menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, LPMQ telah berhasil mengembangkan dan mengintegrasikan font Al-Qur’an ke berbagai platform aplikasi. “Quran Kemenag versi Android dan iOS, serta software Qur’an in Word telah diunduh lebih dari satu juta pengguna,” jelasnya.

Read More