Bocah 15 Tahun ‘Temukan’ Listrik untuk Penerangan Tenda Pengungsian Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Di tengah meluasnya kekurangan energi dan hampir semua bahan dasar yang dibutuhkan, bocah berusia 15 tahun ini menggunakan kecerdasannya dengan membuat listrik tenaga angin. Hussam Al Attar, remaja asal Gaza dijuluki “Newton dari Gaza” karena sukses menghasilkan listrik dengan peralatan sederhana untuk tenda pengungsian. Al Attar mampu membuktikan bahwa kebaikan sekecil apapun bisa sangat berarti. Ide membuat listrik dimulai saat Al Attar melihat banyak keluarga di lingkungannya yang harus meninggalkan rumah mereka imbas dari perang. “Kami melarikan diri dari utara ke Rafah. Saat itu sangat gelap di malam hari dan saya merasa kasihan pada ibu, ayah, dan saudara-saudaraku karena gelap total di sini. Jadi saya berpikir untuk membuat ini untuk meringankan penderitaan yang kami alami selama perang,” terangnya. Saat musim dingin tiba dan tidak ada listrik yang bisa diandalkan, dia melihat peluang di tengah angin kencang yang bertiup. Berbekal beberapa perlengkapan dasar seperti kabel, baterai, dan botol plastik, Al Attar beride menggunakan angin untuk menghasilkan cahaya dan kehangatan bagi mereka yang sedang berjuang. “Jadi, ketika kipas berputar, menimbulkan gesekan di dalam dinamo magnet di dalamnya. Sehingga ketika diputar akan menghasilkan arus listrik yang akan mengalir melalui kabel-kabel yang menuju ke tenda,” jelas Al Attar.

Read More

Boikot McDonald’s Akibat Perang Gaza Berakibat Merosotnya Penjualan

Gaza — 1miliarsantri.net : Restoran siap dan cepat saji McDonald’s menyalahkan perang Israel di Gaza, Palestina sebagai penyebab target penjualan tidak tercapai. Keterpurukan ini terjadi setelah pelanggan di negara-negara Muslim memboikot McDonald’s yang dinilai mendukung Israel. McDonald’s menyebut perang Israel di Gaza menjadi salah satu faktor penyebab raksasa makanan cepat saji itu gagal mencapai target penjualan kuartal pertamanya dalam hampir empat tahun. CEO McDonald’s Chris Kempczinski mengatakan bahwa perang telah memberikan dampak yang mengecewakan terhadap penjualan di negara-negara Timur Tengah juga sejumlah negara mayoritas Muslim lain, seperti Malaysia dan Indonesia. “Selama konflik ini, perang ini, masih berlangsung… kami tidak mengharapkan adanya perbaikan yang signifikan dalam hal ini. Ini adalah tragedi kemanusiaan, apa yang terjadi, dan menurut saya hal itu membebani merek seperti kami.” urai Kempczinski dalam sebuah konferensi pers, Jumat (9/2/2024). Diketahui, pertumbuhan penjualan divisi rantai makanan cepat saji untuk Timur Tengah, Tiongkok, dan India selama Oktober-Desember 2023 mencapai 0,7 persen, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,5 persen. Kemerosotan ini terjadi setelah pelanggan di negara-negara Muslim menyerukan boikot terhadap McDonald’s sebagai tanggapan terhadap waralaba Israel yang menyumbangkan ribuan makanan gratis kepada zionis. Menyusul pengumuman McDonald’s Israel, pemegang waralaba di Arab Saudi, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Yordania, Mesir, Bahrain, dan Turki menjauhkan diri dari donasi tersebut dan secara kolektif menjanjikan bantuan jutaan dolar kepada warga Palestina di Gaza. Meskipun McDonald’s yang berbasis di Chicago dikenal sebagai salah satu merek paling ikonik di AS, sebagian besar restorannya di seluruh dunia dimiliki dan dioperasikan secara lokal.

Read More

Seniman Palestina Membuat Cara Tersendiri Untuk Membuat Senyum Anak-anak

Gaza — 1miliarsantri.net : Serangan bertubi-tubi masih dilancarkan tentara teroris Israel ke sebagian besar wilayah Tepi Barat, Gaza. Secara otomatis hal tersebut membuat psikologi masyarakat, terutama anak-anak seputar Gaza, sehingga membuat beberapa seniman berusaha membuat kegembiraan. Satu diantara nya yakni Seniman patung dan ahli psikologi sosial Palestina, Yusuf Al-Hindi, berusaha membuat senyum di bibir anak-anak Jalur Gaza selama pembantaian yang dilakukan teroris Israel terus berlanjut.Caranya? Melalui kreasi boneka dari sisa-sisa tenda dan kertas yang kemudian dipentaskan untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari atmosfer pembantaian, serangan, dan kehancuran. Boneka marionet adalah patung buatan yang gerakannya bisa dikendalikan, baik dengan tangan, benang, kawat, atau tongkat. Boneka dapat menggambarkan manusia, hewan, tumbuhan, atau benda lain, dan mereka berperan dalam pertunjukan teater yang dikenal sebagai pertunjukan boneka atau seni aragoz. Al Hindi membuat boneka yang mewakili karakter anak bernama “Yusuf,” yang syahid pada Oktober 2023. Boneka ini menjadi pesan tentang penderitaan anak-anak Gaza kepada dunia. “Yusuf adalah simbol anak yang tidak bersalah dan syahid tanpa ampun oleh tentara Israel. Saat ini, saya masih dalam proses pembuatan, dan beberapa hari lagi, boneka ini akan memiliki bentuk yang jelas. Yusuf akan memiliki rambut keriting yang indah dan ciri-ciri wajah yang tegas,” tambahnya. Pada Oktober lalu, video seorang ibu Palestina mencari anaknya di rumah sakit Gaza, dengan deskripsi, “rambutnya keriting dan kulitnya putih.” Setelah pencarian yang sulit, sang ibu diberi tahu bahwa Yusuf telah gugur. Ini menjadi inspirasi bagi Al-Hindi untuk menciptakan karakter boneka ini. Al-Hindi berusaha menyampaikan beberapa pesan penting kepada dunia, termasuk fakta bahwa ribuan anak tak bersalah telah tewas dalam perang ini dan hak-hak mereka dilanggar dengan kejam melalui serangan udara, pengungsian, dan blokade. Al-Hindi, yang juga seorang pengungsi dari kamp pengungsi Shati di barat Kota Gaza, menggenggam patung boneka marionet dengan kedua tangan, membentuk tubuhnya dari bahan yang sulit didapat atau dipenuhi di pasar karena terus berlanjutnya blokade Israel di Gaza. “Saya berusaha membuat boneka ini untuk mengirimkan pesan tentang hak-hak anak-anak rakyat Palestina, terutama hak mereka untuk hidup dengan martabat,” ujarnya.

Read More

Iran Peringatkan Amerika dan Inggris Tidak Memperparah Situasi di Asia Barat

Teheran — 1miliarsantri.net : Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian, sekali lagi memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Inggris untuk tidak memperparah situasi keamanan di kawasan Asia Barat dengan melancarkan serangan ke beberapa negara di tengah konflik di Palestina. Dalam unggahan di X pada Senin (5/2/2024), Amirabdollahian menyatakan bahwa ia telah memperingatkan Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron pada pertemuan bulan lalu di Swiss bahwa krisis di Asia Barat tidak membutuhkan solusi militer. “Anda tak ingin memicu amarah (negara di) Asia Barat. Kami menganggap bahwa keamanan Irak, Suriah, Yaman, dan Palestina (Gaza dan Tepi Barat) sebagai keamanan kawasan,” tulis Amirabdollahian. Pesan tersebut dirilis menyusul puluhan serangan Amerika Serikat dan Inggris ke Yaman dalam upaya kedua negara tersebut untuk memaksa Yaman menghentikan penargetan atas kapal yang terafiliasi dengan Israel yang melintas di perairan regional. Penargetan kapal tersebut dilakukan sebagai dukungan Yaman atas Palestina dan perjuangan mereka melawan rezim Israel. Pesan tersebut juga diunggah dua hari setelah Amerika Serikat meluncurkan beberapa serangan yang menyasar Irak dan Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pos militer Amerika Serikat di Yordania bulan lalu. Melalui unggahannya di X, Amirabdollahian kembali menyuarakan kecaman keras Iran atas serangan Amerika Serikat pada Irak dan Suriah serta serangan Amerika Serikat dan Inggris di Yaman. Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan serangan Amerika Serikat (AS) dan Inggris ke 36 target di Yaman tidak akan berlalu tanpa tanggapan dan konsekuensi. Pentagon mengatakan serangan pada Sabtu (3/2/2024) malam menghantam gudang senjata, peluncur dan sistem rudal dan kapabilitas lain yang Houthi gunakan untuk k melancarkan serangan di Laut Merah. “Gedung tempat saya tinggal terguncang,” kata salah satu warga Kota Sana’a yang dikuasai Houthi, Fatima, Ahad (4/2/2024). Ia menambahkan sudah bertahun-tahun ia tidak merasakan ledakan sekeras itu di negara yang dilanda perang selama bertahun-tahun. Houthi tidak mengumumkan adanya korban jiwa. Serangan Yaman bagian dari serangan balasan Amerika Serikat atas serangan drone yang menewaskan tiga tentara Amerika Serikat di Yordania pekan lalu. Amerika Serikat menggelar gelombang serangan balasan ke 85 target yang memiliki koneksi dengan Garda Revolusi Iran dan kelompok yang didukungnya di Irak dan Suriah. Dilaporkan serangan itu menewaskan hampir 40 orang. Serangan-serangan ini dikhawatirkan berpotensi meningkatkan eskalasi konflik yang diperburuk perang Israel untuk menumpas Hamas di Gaza. Amerika Serikat dan Inggris meluncurkan serangan ke 36 target Houthi di Yaman. Serangan skala besar kedua Amerika Serikat terhadap kelompok-kelompok yang didukung Iran sebagai balasan serangan ke pasukan Amerika pekan lalu.

Read More

Tentara Teroris Israel Masih Sandera Ibu Hamil Empat Bulan

Gaza — 1miliarsantri.net : Pasukan pendudukan Israel terlihat masih menahan ibu hamil empat bulan yang bernama Basail Khaled Abu Hmeid dari Kota Yatta, bagian selatan pendudukan Tepi Barat. Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) menjelaskan bahwa Abu Hmeid (28 tahun) ditangkap tentara pendudukan Israel dan dibawa sebagai tahanan negara Zionis itu dari rumahnya sejak dua hari lalu agar sang suami menyerah. Suami Hmeid lantas ditahan setelah menyerahkan diri. PPS mengatakan meski suaminya, Bakr Nabil Abu Rajab telah menyerahkan diri kepada otoritas pendudukan Israel, tetapi mereka masih menyandera istrinya yang sedang hamil. Bakr Nabil Abu Rajab bekerja sebagai sopir ambulans di Bulan Sabit Merah. Saudaranya Musa, yang juga bekerja sebagai sopir di sana, ikut ditangkap pula. Menurut informasi pada Jumat (2/2/2024), pasukan pendudukan memindahkan Abu Hmeid ke Penjara Hasharon yang terkenal sebagai lokasi penganiayaan tahanan perempuan Palestina. PPS menambahkan bahwa pasukan pendudukan terus meningkatkan aksi penahanan terhadap warga Palestina, termasuk kaum perempuan. Menurut masyarakat, aksi tersebut merupakan kejahatan sekaligus menambah daftar kejahatan dan pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober. (zul)

Read More

Pemerintah Irak dan Suriah Sepakat Mengecam Serangan Amerika Serikat

Baghdad — 1miliarsantri.net : Pemerintah Irak dan Suriah telah mengecam serangan Amerika Serikat ke wilayah mereka pada Jumat (2/2/2024) malam. Pascaserangan itu, Baghdad dan Damaskus menginginkan agar pasukan Amerika Serikat segera hengkang dari negara mereka. Juru bicara pemerintah Irak, Bassem al-Awadi mengungkapkan, serangan Amerika Serikat pada Jumat malam menghantam wilayah Akashat dan Al-Qaim, termasuk wilayah di mana pasukan Irak ditempatkan. Serangan Amerika Serikat membunuh sedikitnya 16 orang, termasuk warga sipil, dan melukai 23 lainnya. Amerika Serikat mengklaim, mereka telah menjalin koordinasi dengan otoritas Irak sebelum meluncurkan serangan. Namun al-Awadi membantah hal tersebut. Dia mengatakan, klaim Washington yang menyebutnya berkoordinasi dengan Irak sebelum melakukan serangan adalah sebuah penipuan dan distorsi fakta. “Klaim (Amerika Serikat ) tidak berdasar yang dibuat untuk menyesatkan opini publik internasional dan menghindari tanggung jawab hukum. Serangan udara agresif ini akan mendorong situasi keamanan di Irak dan wilayah tersebut ke jurang yang dalam,” tambah al-Awadi. Dia mengutuk penggunaan wilayah Irak sebagai medan pertempuran untuk menyelesaikan masalah. Al-Awadi menyerukan agar pasukan koalisi anti-ekstremis internasional pimpinan Amerika Serikat di Irak segera keluar dari negara tersebut. “(Koalisi Amerika Serikat ) telah menyimpang dari tugas yang diberikan dan memberikan mandate serta membahayakan keamanan dan stabilitas di Irak,” ucapnya. Ada sekitar 2.500 tentara Amerika S yang dikerahkan di Irak dan sekitar 900 lainnya di Suriah sebagai bagian dari koalisi yang dibentuk pada 2014 untuk melawan ISIS. Sama seperti Irak, Suriah juga mengecam serangan militer Amerika Serikat ke wilayah negaranya pada Jumat malam lalu. Militer Suriah mengungkapkan, serangan yang diluncurkan Amerika Serikat pada Jumat menewaskan sejumlah warga sipil dan tentara. Terdapat pula korban luka. Serangan turut menimbulkan kerusakan signifikan pada properti publik dan pribadi. “Pendudukan sebagian wilayah Suriah oleh pasukan Amerika Serikat tidak dapat dilanjutkan,” kata militer Suriah, Sabtu, dikutip laman Al Arabiya. Militer Suriah menegaskan, mereka bertekad membebaskan seluruh wilayah di negara tersebut dari pendudukan dan terorisme. Amerika Serikat meluncurkan serangkaian serangan udara ke Irak dan Suriah pada Jumat. Serangan tersebut membidik fasilitas Korps Garda Revolusi Iran, Pasukan Quds, yakni divisi operasi eksternal dari Garda Revolusi Iran, serta kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran. Itu merupakan aksi pembalasan Amerika Serikat atas terbunuhnya tiga tentara mereka dalam serangan pesawat nirawak di Yordania. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengungkapkan, serangan ke Irak dan Suriah dilakukan oleh sejumlah pesawat, termasuk pembom jarak jauh yang diluncurkan dari Amerika Serikat. Secara keseluruhan, lebih dari 85 target terhantam oleh lebih dari 125 amunisi presisi.

Read More

Stroller Bayi Dilarang Masuk Area Mataf

Mekah — 1miliarsantri.net : Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melarang penggunaan stroller atau kereta bayi di area mataf lantai dasar. Mataf merupakan kawasan terbuka di tengah Masjidil Haram di mana terdapat Ka’bah dan merupakan tempat untuk melakukan thawaf. Lembaga negara tersebut menetapkan lokasi yang memperbolehkan jamaah membawa stroler ke dalam Masjidil Haram di Mekkah yaitu di lantai atas mataf, area yang sama untuk pengguna kursi roda melakukan thawaf, dan mas’a, tempat jamaah melakukan sa’i antara Safa dan Marwa. Namun, dijelaskan lebih lanjut, kereta dorong bayi tidak diperbolehkan masuk ke Masjidil Haram bila terjadi kepadatan di area mataf dan mas’a. Mataf Masjidil Haram sendiri terdiri dari beberapa area yang sedang diperluas koridornya. Media lokal melaporkan total perluasan area mencapai 12.350 m², yang sanggup menampung 107.000 orang per jam. Menurut keterangan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Tawfiq Al Rabiah, jumlah jamaah umrah memecahkan rekor 13,5 juta di tahun lalu. Masjidil Haram merupakan salah satu dari dua masjid suci umat Islam yang berada di tanah Saudi. Masjid ini menjadi tujuan utama umat Islam di dunia untuk menunaikan umrah dan ibadah haji. Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Arab Saudi telah memberikan sejumlah fasilitas bagi jamaah umrah, di antaranya memperpanjang masa berlaku visa umrah dari 30 hari menjadi 90 hari, mengizinkan pemegang visa umrah masuk melalui semua jalur baik darat, laut, maupun udara, dan berangkat dari bandara mana pun.

Read More

Komunitas Internasional Wajib Memastikan Israel Patuh Keputusan ICJ

Washington — 1miliarsantri.net : Negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB berkumpul pada Rabu (31/1/2024), untuk meninjau putusan sementara Mahkamah Internasional (ICJ) baru-baru ini tentang Israel. ICJ yang berbasis di Den Haag memerintahkan Israel pada minggu lalu untuk mengambil semua tindakan dalam kekuasaannya untuk mencegah pertumpahan darah lebih lanjut di Gaza, sejalan dengan kewajibannya di bawah Konvensi Genosida 1948. Pengadilan juga menuntut pembebasan segera semua sandera. Afrika Selatan membawa kasus genosida Israel ke ICJ pada akhir Desember 2023, dan memintanya untuk memberikan tindakan darurat untuk mengakhiri pertumpahan darah di Gaza. Setidaknya 26.900 orang Palestina telah terbunuh sejak 7 Oktober. ICJ memerintahkan Israel untuk mengambil langkah-langkah segera dan efektif untuk memungkinkan penyediaan layanan yang sangat dibutuhkan dan bantuan kemanusiaan di Gaza, tetapi gagal memerintahkan gencatan senjata. Perwakilan tetap Aljazair untuk PBB Amar Bendjama mengatakan keputusan itu menegaskan kembali bahwa waktu impunitas telah berakhir. “Kami dalam hubungan ini menegaskan kembali bahwa Israel, kekuatan pendudukan, segera mematuhi langkah-langkah yang disepakati oleh Pengadilan. Adalah kewajiban komunitas internasional untuk memastikan bahwa Israel sepenuhnya mematuhi tindakan sementara tersebut,” ungkap Bendjama mengatakan kepada pertemuan Dewan tentang situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina. Menurutnya sangat penting untuk menjamin akuntabilitas untuk melindungi generasi mendatang dari kekejaman seperti yang dilakukan hari ini di Gaza. Bendjama menekankan tindakan sementara yang diberlakukan oleh pengadilan dunia PBB harus dilaksanakan untuk melindungi rakyat Palestina dari genosida. Perwakilan permanen Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, mengatakan Inggris menyambut baik seruan ICJ untuk segera membebaskan sandera dan kebutuhan untuk mendapatkan lebih banyak bantuan ke Gaza, serta pengingat Pengadilan bahwa semua pihak dalam konflik terikat oleh hukum kemanusiaan internasional. Perwakilan permanen Guyana untuk PBB Carolyn Rodrigues-Birkett mengatakan negaranya menyatakan sangat prihatin tentang situasi kemanusiaan yang berlaku dan kematian dan kehancuran yang terus berlanjut di Gaza. “Mengikuti perkembangan dalam perang, seseorang mungkin tergerak untuk bertanya-tanya apakah ada karunia di kepala setiap anak, pria dan wanita Palestina. Banyak yang berhasil lolos dari bom dan peluru menghadapi prospek kematian yang mengerikan karena kelaparan,” paparnya. Duta Besar Cina Zhang Jun mengulangi seruannya untuk gencatan senjata di Gaza dan mengatakan bencana kemanusiaan masih meningkat. “Tindakan sementara ICJ adalah tanggapan kuat terhadap kebutuhan untuk melindungi warga sipil,” katanya, menambahkan bahwa Cina menyerukan upaya diplomatik yang lebih besar dan konferensi internasional tentang perdamaian, bersama dengan keanggotaan penuh Palestina di PBB. Rusia tetap konsistensi dan teguh mengadvokasi gencatan senjata kemanusiaan segera,” kata Duta Besar Vassily Nebenzia.

Read More

Bantuan 32 Ton Gandum dari Masyarakat Indonesia Sudah Diterima Warga Gaza

Gaza — 1miliarsantri.net : Tim Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) mengonfirmasi jika bantuan gandum sebanyak 32 ton dari masyarakat Indonesia telah berhasil didistribusikan kepada warga di Jalur Gaza. Informasi tersebut disampaikan dari mitra BSMI yang telah mendokumentasikan pendistribusian gandum kepada warga Gaza yang sedang menderita kelaparan pada musim dingin ini. Lewat keterangan tertulis, Kamis (1/2/2024), Ketua DPN BSMI M Djazuli Ambhari bersyukur bantuan gandum tersebut sudah diterima lebih cepat dari yang diperkirakan. Berdasarkan kesaksian sopir truk sebelumnya, Djazuli mengatakan, waktu tempuh truk gandum untuk sampai ke perbatasan Rafah antara lima sampai tujuh hari. Menurut dia, kontainer BSMI yang memuat gandum amanah dari masyarakat Indonesia bisa tiba lebih cepat di Rafah. Djazuli berharap bantuan gandum ini setidaknya bisa meringankan penderitaan warga Gaza yang terancam kelaparan. Bendahara Umum BSMI dr Prita Kusumaningsih Sp OG mengungkapkan, pangan merupakan salah satu kebutuhan darurat yang harus diterima warga Gaza. Berdasarkan data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), setidaknya ada 400 ribu warga Gaza yang berisiko kelaparan. Sebagian besar dari mereka bahkan sudah benar-benar lapar. Sementara itu, media di Gaza bahkan merilis jika ada 800 ribu warga di Gaza dan Gaza Utara yang sudah menghadapi ancaman kematian akibat kelaparan yang melanda jalur yang terkepung tersebut. Prita mengungkapkan, 1 kilogram gandum bisa memenuhi kebutuhan lima orang atau memenuhi kebutuhan pangan rata-rata satu keluarga setiap hari. Dia berharap, lebih banyak lagi bantuan pangan yang masuk agar warga Gaza bisa terhindar dari ancaman kelaparan. Selain pangan, Prata mengatakan, Gaza juga mengalami darurat alat medis dan obat-obatan. Menurut dia, stok alat medis dan obat rumah sakit di Gaza telah menipis. “Rumah sakit melakukan operasi dengan alat seadanya bahkan tanpa obat bius,”jelas dia.

Read More

Afrika Selatan Ajak Semua Negara Wajib Menghentikan Pendanaan Yang Memfasilitasi Aksi Militer Israel di Gaza

Johannesburg — 1miliarsantri.net : Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Naledi Pandor, dalam sidang mahkamah internasional mengatakan semua negara wajib menghentikan pendanaan dan memfasilitasi aksi militer Israel di Gaza. Mahkamah Internasional (ICJ) mengindikasi Israel kemungkinan melakukan genosida. “Menurut kami temuan (ICJ) memperjelas genosida sedang terjadi terhadap rakyat Palestina di Gaza. Hal ini tentu saja membebankan kewajiban kepada semua negara untuk menghentikan pendanaan dan memfasilitasi aksi militer Israel,” terang Pandor kepada media, Kamis (1/2/2024). Pekan lalu, ICJ yang juga dikenal Pengadilan Dunia memerintahkan Israel untuk mengambil semua langkah mencegah pasukannya melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza dalam putusan kasus yang diajukan Afrika Selatan ke ICJ. Selama puluhan tahun Afrika Selatan menjadi salah satu pendukung paling vokal tujuan Palestina. Negara itu menyamakan penderitaan rakyat Palestina dengan masyarakat kulit hitam Afrika selama masa apartheid. Israel membantah tuduhan genosida dan menolak perbandingan dengan masa apartheid. Pada Sabtu (27/1/2024), Pandor mengatakan ICJ memerintahkan Israel untuk memberikan laporan bulanan mengenai pelaksanaan perintah upaya pencegahan genosida. Menurutnya, ICJ akan menggunakan hal ini untuk memantau situasi.

Read More