UAS Geram dan meminta Pihak berwajib segera menangkap Panji Gumilang
Setelah seluruh santri dan tamu undangan berdiri, pimpinan Ponpes Al-Zaytun itu mulai mencontohkan salam tersebut, agar dinyanyikan bersama. “Havenu shalom aleichem,” kata dia sambil meminta tamu undangan mengikutinya.
UAS benar-benar merasa geram karena sudah jelas melanggar Syariat Islam dan itu tidak dibenarkan. Dihadapan para santri, UAS menyampaikan agar melihat tayangan video nya bagi yang belum melihat nya. UAS meminta pihak berwenang bisa segera menangkap Panji ini karena dikatakan antek Yahudi.
“Udah dapat videonya? Saya sudah dapat, ini orang musti ditangkap ini, antek Yahudi. Kita ini ahlussunnah wal jamaah, sudah lebih setengah abad, bahkan hampir satu abad kenapa masih saja ada orang yang tak tahu kemana memasukkan anaknya,” sambungnya
Kemudian, UAS mengimbau kepada masyarakat Muslim untuk lebih selektif dalam memilih lembaga pendidikan untuk anak. Menurutnya, tidak semua pondok pesantren yang memiliki bangunan megah, benar dalam menerapkan ajaran Islam kepada santri-santrinya.
Jangan masukkan anak karena bangunan yang megah, rupanya aliran sesat. Bisa pula, tuan syekhnya, di depan santri di dalam masjid, anak-anak diajarkan lagu-lagu Yahudi,” pungkasya. (rif)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


