Sumber Penyimpangan Al Zaytun Menurut Mantan Komandan NII KW 9
Peran ilmu filsafat dalam akidah sekte Muktazilah meminggirkan dalil-dalil dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits karena menuhankan akal. Terutama dalil-dalil yang terkait alam gaib yang tidak terjangkau akal. Mereka tidak beriman dengan syafaat Rasulullah kepada orang-orang beriman yang berbuat dosa dan perihal adanya nikmat serta azab kubur. Karena itu, tak perlu heran jika makna syafaat dalam perkara dosa di NII Al Zaytun merasionalkannya dengan tebusan uang bagi anggota jamaahnya yang bermaksiat.
Penuhanan akal dalam akidah Muktazilah mengontaminasi keimanan hingga sampai pada titik nadirnya. Dari menafsiri dalil-dalil Al-Qur’an dan Al-Hadits secara serampangan sampai mempertanyakan eksistensi Tuhan. Tak ayal jika para pendewa akal tersebut terjemus dalam ideologi Komunis, sebagaimana pengakuan Panji Gumilang yang lantang lagi viral itu.
Bahkan, lebih jauh mereka berupaya melenyapkan agama dengan berbagai makarnya karena agama dianggap sebagai sumber permusuhan dan peperangan. Tidak hanya sampai di situ, sekte Muktazilah juga berakidah Wihdatul Adyan. Yakni, keyakinan semua agama adalah satu, sama dan benar.
Hal ini tampak jelas dari bergabungnya orang non-Muslim dalam shalat di masjid Al Zaytun. Termasuk salam Yahudi, nyanyian di masjid, dan anjuran untuk para santri mengkaji perjanjian lama dan baru. Penuhanan akal oleh sekte Muktazilah dengan dasar pemikiran yang diambil dari ilmu filsafat merusak keyakinan beragama dari dasar hingga puncaknya.
Atas mereka yang menuhankan akal dari dalil-dalil Al-Qur’an dan Al-Hadits, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah mempunyai nasihat yang indah dengan berkata, “Akal bisa berfungsi jika dia memiliki kekuatan; sebagaimana penglihatan mata hanya bisa berfungsi jika ada cahaya. Apabila akal mendapati cahaya iman dan Al-Qur’an barulah akal akan seperti mata yang mendapatkan cahaya mentari. Jika bersendirian tanpa cahaya, akal tidak akan bisa melihat atau mengetahui sesuatu.”
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


