MUI Menganggap Film Kiblat Tidak Pantas dan Meminta Tidak Ditayangkan
Kiai Cholil menyayangkan, bagaimana dunia perfilman seringkali menggunakan promosi sensitif dan kontroversi agar menarik perhatian dan banyak penonton. Padahal kalau sampai mneyinggung agama, harusnya tidak boleh ditonton.
“Sering kali reaksi keagamaan dimainkan oleh pebisnis untuk meraup untung materi. Yang gini tidak boleh dibiarkan harus dilawan,” pungkasnya. (Iin)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
Pages: 1 2


