Meski Dianggap Partai Dhuafa, Partai Buruh Siap Menang

Dengarkan Artikel Ini

Sementara itu, salah satu tokoh muda sekaligus Pengasuh Pesantren Rock n’ Roll Yogyakarta, Gus Firman mengungkapkan dirinya sangat bangga menjadi keluarga besar Partai Buruh karena selama ini belum pernah ada suatu partai yang memakai sistem kebersamaan seperti keluarga sendiri.

“Jujur saya bangga sekali menjadi keluarga besar Partai Buruh meski bukan berasal dari organisasi Buruh, tapi minimal kita memiliki kesamaan satu visi dan misi yakni melakukan perubahan untuk negeri tercinta ini,” ujar Gus Firman.

Pria yang memiliki hobi travelling dengan menggunakan motor ini menambahkan didalam Partai Buruh ditanamkan rasa saling toleransi, mengasihi dan saling tolong menolong, sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang utuh.

“Saya melihatnya ketika proses pendaftaran caleg. Banyak dari mereka yang bingung untuk biaya tes kesehatan, ini dan itu sehingga akhirnya diadakan piring terbang atau patungan untuk membantu sesama anggota. Ini berbanding terbalik dengan partai lain yang seakan jor-joran atau pamer kekayaan,” sambungnya.

Gus Firman yang juga ikut sebagai Caleg Kota Surabaya ini menilai, seluruh masyarakat yang memiliki cita-cita ingin nya suatu perubahan di negeri ini harus berterima kasih kepada teman-teman Buruh, karena berkat Buruh, para pegawai, pekerja pabrik, pekerja gudang, akhirnya bisa memiliki kenaikan upah kerja.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca