Memperingati Hari Santri Nasional 2025: Cerita Santri yang Selamat dari Runtuhnya Ponpes Al Khoziny
- Membentuk karakter dan akhlak mulia para santri yang diajarkan dalam lingkungkan pesantren meliputi etika, moralitas serta nilai-nilai islam.
- Pendidikan agama yang mendalam dengan fokus pada pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, seperti pemahaman Al-Qur’an, hadits, tafsir, fiqih, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.
- Wadah dalam mengembangkan kemandirian serta membentuk tanggung jawab pribadi dengan belajar mengatur waktu, membersihkan diri sendiri serta mengelola tugas-tugas harian secara mandiri.
- Membentuk kecerdasan emosional, pengelolaan emosi yang baik serta kemampuan berinteraksi dengan sesame santri dari berbagai latar belakang sosial dan budaya.
- Fokus pada pembelajaran karena minimnya gangguan eksternal seperti gadget dan media sosial.
Point-point tersebut merupakan nilai-nilai kebaikan yang akan didapatkan oleh anak-anak yang mondok di pesantren. Namun, di luar dari nilai-nilai kebaikan tersebut, terdapat sisi lain yang juga perlu diperhatikan mengenai keamanan para santri di pondok pesantren, seperti kejadian runtuhnya bangunan salah satu pondok pesantren di daerah Sidoarjo, Jawa Timur.
Insiden Pesantren Al Khoziny, Bangunan Runtuh dalam Sekejap

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


