Kemenag Buka Bantuan Perpustakaan Masjid 2025, Begini Syarat dan Cara Daftarnya
- Surat permohonan resmi kepada Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
- Surat rekomendasi dari Kantor Wilayah atau Kemenag Kabupaten/Kota.
- SK kepengurusan perpustakaan masjid yang ditandatangani ketua takmir.
- Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk penggunaan bantuan.
- Foto ruangan perpustakaan.
- Fotokopi buku rekening aktif atas nama perpustakaan masjid.
Meskipun terlihat banyak, semua dokumen ini penting untuk memastikan bahwa bantuan digunakan sesuai kebutuhan.
Ada Pendampingan dari Operator ELIPSKI
Bagi pengurus masjid yang masih bingung dengan prosedur daring, tak perlu khawatir. Operator ELIPSKI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota siap memberikan pendampingan. Tujuannya agar proses pendaftaran lebih mudah, cepat, dan tanpa hambatan teknis.
Kenapa Program Ini Penting?

Kalau kita pikirkan lebih dalam, bantuan semacam ini tidak hanya sekadar dana hibah. Ia bisa membawa dampak besar dalam kehidupan masyarakat. Bayangkan kalau ribuan masjid di Indonesia berhasil mengembangkan perpustakaannya:
- Anak-anak punya ruang aman untuk belajar dan membaca.
- Remaja bisa mengakses bacaan bermanfaat, bukan hanya sibuk di media sosial.
- Masyarakat umum bisa memperluas wawasan lewat literatur yang beragam.
- Masjid makin berfungsi sebagai pusat pemberdayaan dan literasi umat.
Bahkan, perpustakaan masjid bisa bertransformasi jadi ruang kolaborasi komunitas semacam co-working space Islami, di mana santri, pelajar, mahasiswa, dan jamaah bisa belajar, berdiskusi, atau mengembangkan ide-ide kreatif.
Program Bantuan Operasional Perpustakaan Masjid 2025 merupakan langkah nyata Kemenag dalam menghidupkan budaya literasi di lingkungan masjid. Melalui bantuan ini, masjid bukan hanya ramai saat shalat berjamaah, tapi juga bisa hidup dengan aktivitas intelektual dan edukasi.
Bagi pengurus masjid, jangan sia-siakan kesempatan ini. Pastikan semua syarat dan dokumen dipenuhi, lalu segera ajukan sebelum batas waktu 30 September 2025.
Karena pada akhirnya, masjid yang makmur bukan hanya yang penuh jamaah, tetapi juga yang kaya ilmu dan literasi.
Penulis: Satria S Pamungkas
Editor: Glancy Verona
Ilustrasi by AI
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


