Aksi Damai Himpunan Alumni Santri Lirboyo di Brebes Warnai Gelombang Protes Nasional terhadap Trans7

Dengarkan Artikel Ini
  1. Trans7 diminta meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat pesantren.
  2. Tayangan kontroversial itu harus ditarik dari seluruh platform media.
  3. KPI didesak menjatuhkan sanksi tegas kepada Trans7.
  4. Santri dan alumni Lirboyo diajak memboikot Trans7 hingga permintaan maaf disampaikan secara resmi.

Aksi berjalan tertib dan penuh khidmat, dengan pengamanan aparat untuk menjaga situasi tetap kondusif. KH Hirin menegaskan, aksi ini murni bentuk cinta terhadap pesantren, bukan upaya memicu konflik. “Pesantren adalah benteng moral bangsa. Jangan nodai dengan tayangan yang menyesatkan publik,” tegasnya.

Trans7 Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Menanggapi gelombang kritik dan aksi protes di berbagai daerah, pihak Trans7 akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi melalui surat yang ditujukan kepada HM. Adibussholeh, pemimpin PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat di Pondok Pesantren Lirboyo.

Dalam surat bertanggal 14 Oktober 2025, Trans7 mengakui adanya keteledoran dalam proses penayangan dan menyesalkan dampak yang terjadi.

“Kami menyadari bahwa tayangan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi keluarga besar pesantren. Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami di TRANS7 agar tidak lagi menayangkan pemberitaan yang berkaitan dengan Ulama, Kyai, dan kehidupan Pesantren, khususnya yang berkaitan dengan Pondok Pesantren Lirboyo dalam program yang tidak relevan,” tulis Trans7 dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Produksi Trans7, Andi Chairil, dan Kepala Departemen Programing, Renny Andhita.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca