Warga Gaza Sudah Tidak Ada Lagi Tempat Untuk Berlindung
Ia menambahkan serangan udara terbaru Israel terjadi saat ia berada di rumah sakit dan ia melihat sendiri korban luka dibawa ke sana. Connell memperlihatkan pesan notifikasi dari militer Israel yang memerintahkan warga di Gaza tengah untuk melakukan evakuasi.
Pesan itu mengatakan Angkatan Bersenjata Israel (IDF) akan segera beroperasi di pemukiman mereka dan meminta mereka mengungsi “sementara dan pindah ke tempat perlindungan sementara” di Deir al-Balah.
“IDF akan bertindak melawan Hamas di mana pun mereka beroperasi, dengan berkomitmen penuh pada hukum internasional, sambil membedakan antara teroris dengan warga sipil, dan mengambil semua langkah pencegahan untuk meminimalisir korban dari warga sipil,” kata juru bicara IDF.
Pemerintah AS berulang kali mengatakan mereka berharap Israel menurunkan skala operasi ke tahapan intensitas serangan lebih rendah dengan lebih teliti dalam menetapkan target. Namun Israel mengintensifkan serangannya.
Malam Natal menjadi malam paling mematikan bagi warga Gaza selama perang yang sudah berlangsung selama 11 pekan. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan serangan udara Israel di selatan dan tengah Gaza menewaskan lebih dari 100 warga Palestina, sehingga total korban jiwa menjadi hampir 20.700 orang.
Saat warga Palestina berduka kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk terus memerangi Hamas. (zul)
Baca juga :
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
- Peluang Emas! Pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Resmi Dibuka, Kuota 2.500 Orang
- RESPALDA Al Huda Rawasapi Bawa Pulang Dua Prestasi dari LKBB PION XV SMAN 5 Bekasi
- Update Gempa Susulan Flores M7,7: Tembus 10.232 Kejadian, Pola Mulai Menurun
- Banjarnegara Diguncang Gempa Darat M2.5, Tidak Berpotensi Taunami
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


