Warga Gaza Berseru “AllahuAkbar” Saat Drone dan Roket Iran Menyerang Israel
Iran melakukan serangan ke Israel untuk membalas kantor diplomatik mereka di Suriah pada 1 April lalu. Serangan ini menewaskan komandan Garda Revolusi. Hamas yang terlibat perang dengan Israel sejak 7 Oktober lalu, mendukung serangan Iran.
Hamas menyebut serangan ini hak alamiah dan pantas dilakukan Iran untuk membalas tindakan Israel. The Palestinian Popular Resistance Committee, kelompok bersenjata yang bersama Hamas melawan Israel di Gaza, menyatakan keterlibatan Iran bisa memacu semangat.
Ia pun menyatakan, ’’Bagi Israel, serangan ini merupakan paku terakhir bagi peti mati mereka. ’’Meski demikian, tak semua mendukung serangan Iran ini, yang menyatakan serangan tersebut merupakan upaya Iran menjaga kedaulatan mereka.
‘’Tirai diturunkan untuk menyelamatkan muka… Warga Palestina satu-satunya yang harus membayar harganya dengan darah dan tubuh mereka,’’ kata Munir al-Gaghoub, salah satu petinggi faksi Fatah yang mendukung pemerintahan Presiden Mahmud Abbas di Facebook-nya.
Beberapa orang di media sosial meyakini serangan ini sudah disetujui AS agar tak menimbulkan korban. Mereka menunjuk pada sampainya rudal dan drone ke Israel selama beberapa jam. Ini memberi waktu luas bagi Israel untuk menembak jatuh rudal dan drone itu. (zul)
Baca juga :
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
- Peluang Emas! Pendaftaran Beasiswa Santri BAZNAS 2026 Resmi Dibuka, Kuota 2.500 Orang
- RESPALDA Al Huda Rawasapi Bawa Pulang Dua Prestasi dari LKBB PION XV SMAN 5 Bekasi
- Update Gempa Susulan Flores M7,7: Tembus 10.232 Kejadian, Pola Mulai Menurun
- Banjarnegara Diguncang Gempa Darat M2.5, Tidak Berpotensi Taunami
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


