Setidaknya Setiap 10 Menit Terdapat 1 Anak Terbunuh di Gaza
Fidan mengatakan penyebab utama ketidakstabilan di Timur Tengah adalah pendudukan Israel atas wilayah Palestina dan dukungan Barat untuk Israel.
“Perkembangan apa pun yang dapat mengalihkan perhatian kita dari fakta ini harus diabaikan. Prioritas kami harus mengakhiri pendudukan Israel di Palestina dan solusi dua negara,” ungkapnya.
Fidan mengatakan, dia dan Shoukry membahas upaya untuk memberikan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Secara terpisah, Shoukry mengatakan Mesir akan menjadi tuan rumah delegasi Turki untuk mempersiapkan kunjungan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi ke Turki di masa mendatang. Para menteri bertemu ketika badan pertahanan sipil Gaza mengatakan serangan Israel menewaskan sembilan anggota keluarga Palestina, termasuk enam anak-anak, di kota selatan Rafah.
Lima anak berusia satu hingga tujuh tahun dan seorang gadis berusia 16 tahun termasuk di antara yang meninggal, bersama dengan dua wanita dan seorang pria, menurut Rumah Sakit Al-Najjar kota.
“Sembilan martir, termasuk enam anak, ditarik keluar dari puing-puing setelah angkatan udara Israel menyerang rumah keluarga Radwan di Tal Al-Sultan di Rafah,” kata juru bicara badan Pertahanan Sipil Gaza, Mahmud Bassal dalam sebuah pernyataan. (zul)
Baca juga :
- Update Gempa Susulan Flores M7,7: Tembus 10.232 Kejadian, Pola Mulai Menurun
- Banjarnegara Diguncang Gempa Darat M2.5, Tidak Berpotensi Taunami
- Update BMKG: Gempa Bumi Susulan Paska Gempa Flores M7.7, Hingga 26-08-2026
- Relawan Kemanusiaan Gempa Flores-NTT ‘Ahmad Zaki Ali’ Wafat Saat Salurkan Bantuan
- Penyintas Gempa Flores: Jangan Saling Mencakar dalam Situasi Saat Ini
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


