Satu Jamaah Haji Yang Hilang Ditemukan Meninggal Dunia
Nanik Nu’naiha, teman sekamar Kamsani menceritakan, sebelum petugas maktab datang, Kamsani masih meyakini suaminya masih hidup. Setiap hari Kamsani menunggu perkembangan pencarian Niron.
Niron hilang ketika berangkat melempar jumrah ula bersama rombongan. Nanik mengatakan, saat itu dia mendampingi Kamsani berjalan beriringan dengan rombongan laki-laki. Niron berada di barisan belakang. Sementara Kamsani di bagian depan.
Namun Niron tidak kunjung tiba di tenda meski semua rombongan telah datang. Setelah lama menanti, tidak kembalinya Niron diinformasikan kepada ketua kloter dan diteruskan ke petugas.
Jamaah satu rombongan juga membantu mencari dengan menyisir jalur melempar jumrah hingga dua kali, tetapi tidak menemukan. Hingga proses tinggal di Mina selesai dan kembali ke hotel, Niron tidak kunjung ditemukan.
Sebelum Niron ditemukan, tas pinggang miliknya ditemukan terlebih dahulu. Namun lokasi dan siapa penemunya tidak jelas. Di tas pinggang itu terdapat identitas dan kartu pengenal jamaah haji. Karena itulah, Niron hilang tanpa identitas yang melekat.
Selama proses menunggu kabar pencarian suaminya di hotel, Kamsani sakit-sakitan. Petugas kesehatan memberikan pendampingan khusus, termasuk mengawasi asupan makan agar tidak kekurangan nutrisi.
“Kalau pas tidak mau makan, saya kasih tahu petugas kesehatan,” ucap Nanik. (dul)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


