Pelaksanaan Haji Sudah Selesai, 3 Jamaah Haji Indonesia Hilang

Dengarkan Artikel Ini

“Sejak perjalanan dari Mina ke Jamarat, Bapak Niron masih berkumpul dengan rombongan, akan tetapi setelah pulang ke Mina, sesampai di tenda, Bapak Niron tidak terlihat bersama rombongan lagi, tertinggal dari rombongan,” kata Ketua Kloter 65 Embarkasi Surabaya Hartono Sunayar Kemi, Sabtu (08/07/2023).

Karena tak kunjung pulang ke tenda sampai sore hari, sang istri pun melapor kepada Hartono selaku Ketua Kloter. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Seksi Layanan Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi di Mina.

Hartono mengaku, sejak itu pula proses pencarian terus pihaknya lakukan dengan berkoordinasi ke Sektor 7, PPIH Embarkasi SUB, bahkan ke PPIH Daerah Kerja Makkah. Namun, ikhtiar itu belum membuahkan hasil, hingga pada 5 Juli sore ada laporan bahwa tas paspor, kalung identitas, dan baju Niron ditemukan.

“Walhasil barang dan identitas itu benar adanya milik Bapak Niron, akan tetapi Bapak Niron-nya sampai saat ini, tanggal 8 Juli 2023, belum diketemukan,” ujar Hartono.

Kepala Bidang Perlindungan Jamaah Haji (Kabid Linjam) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Harun Al Rasyid mengaku ia bersama tim terus melakukan pencarian kepada tiga jamaah yang hilang. NU Online berkesempatan dua hari ikut melakukan pencarian ke sudut-sudut toilet dan tenda di Arafah, bahkan hingga ke atas Jabal Rahmah.

Tak hanya itu, petugas Linjam juga menyisir seluruh rumah sakit di Makkah dengan memeriksa nama-nama pasien, juga masuk ke kamar-kamar jenazah untuk mencocokkan data, baik pada jenazah yang ma’lum (jelas identitasnya) maupun yang majhul (belum teridentifikasi).

Sebetulnya laporan jamaah hilang bukan hanya tiga orang. Hanya saja, jamaah-jamaah lain itu berhasil ditemukan, baik dalam keadaan sehat maupun sedang rawat inap di rumah sakit atau bahkan sudah ada di kamar jenazah.

PPIH Arab Saudi akan berkoordinasi dengan pihak forensik di Makkah dan kepolisian Arab Saudi untuk bisa membantu melakukan pencarian. Kasus semacam ini juga bukan kali pertama.

“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, memang pasca-Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) hal-hal seperti ini kerap terjadi. Namun berdasarkan pengalaman, di akhir-akhir mereka diketemukan,” ujar Harun.

Harun memastikan ikhtiar pencarian tidak akan berhenti, bahkan ketika seluruh jamaah haji sudah pulang ke Tanah Air. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kepolisian Arab Saudi dan KJRI sebagai perwakilan Indonesia di Arab Saudi. (dul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *