Negara-negara Berperan Sebagai Mediator Palestina – Israel
“Kami tentu saja membela warga Palestina. Kita cium kening dan tangan para pejuang dan pemuda pemberani Palestina. Tetapi mereka yang mengatakan orang-orang non-Palestina berada di balik tindakan ini, mereka tidak mengenal orang-orang Palestina dengan baik. Mereka telah meremehkan bangsa Palestina. Itu adalah kesalahan mereka,” ujar Khamenei.
Qatar
Negara Teluk ini terkenal dengan upaya mediasinya dalam konflik Palestina-Israel. Qatar juga memberikan bantuan berkelanjutannya kepada Gaza, yang telah dikepung Israel selama 16 tahun.
“Prioritas kami adalah mengakhiri pertumpahan darah, membebaskan para tahanan dan memastikan konflik dapat diatasi tanpa adanya dampak regional,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari kepada Reuters.
Rusia
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan, pembentukan negara Palestina adalah solusi paling dapat diandalkan untuk perdamaian di Israel. Menurut Lavrov, pertempuran tidak akan menjamin keamanan.
Turki
Presiden Recep Tayyip Erdogan meminta pejuang Hamas dan angkatan bersenjata Israel untuk menghentikan kekerasan. Turki menawarkan diri untuk menjadi mediator. Jika perundingan perdamaian ingin dimulai, Zweiri yakin Turki dan Qatar akan berperan aktif.
“Saya berasumsi demikian karena mereka berdua mempunyai komunikasi dengan Hamas dan Israel, dan kita harus melihat siapa yang mampu berbicara dengan kedua belah pihak,” kata Zweiri.
Badan-badan PBB
Sebagai bagian dari upaya mediasi sebelumnya, beberapa minggu sebelum serangan pada Sabtu (7/10/2023), PBB terlibat dalam diplomasi untuk mencoba mencegah konfrontasi bersenjata baru antara Israel dan Hamas. Utusan perdamaian Timur Tengah PBB Tor Wennesland bertemu dengan para pejabat Hamas di Gaza.
“PBB sedang berbicara dan bekerja dengan semua pihak untuk meningkatkan kehidupan masyarakat di Gaza, khususnya mereka yang paling rentan” ujar Wennesland.
Amerika Serikat
Sekutu terdekat Israel ini telah menjanjikan dukungan yang kokoh dan tak tergoyahkan”k kepada Israel. Amerika Serikat akan mengirimkan amunisi serta memindahkan kapal dan pesawat militernya lebih dekat ke Israel.
Koresponden senior Aljazirah, John Hendren, yang melaporkan dari Washington, DC, mengatakan, pembicaraan mengenai diplomasi dan solusi dua negara masih tertunda untuk saat ini. Washington menginginkan negara Palestina di masa depan. Namun Amerika Serikat gagal meyakinkan Israel, yang menerima bantuan militer tahunan senilai 3 miliar dolar AS.
“Mereka (AS) pada dasarnya mengizinkan Israel melakukan apa yang mereka inginkan di Gaza,” kata Zweiri. (yan)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


