Menteri Pertahanan Israel Mengundurkan Diri
“Netanyahu akan tersisa hanya dengan menteri-menteri sayap kanan jauh, dan masih harus dilihat peran apa yang akan mereka mainkan.”
Salah satu di antaranya, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, segera menuntut untuk masuk ke kabinet perang menggantikan Gantz.
Netanyahu juga menghadapi tekanan yang semakin besar dari sekutu koalisi sayap kanannya, yang mengancam akan mengundurkan diri dari pemerintahan jika dia melanjutkan kesepakatan pembebasan sandera yang digariskan Presiden AS Joe Biden bulan lalu.
Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich bersikeras agar pemerintah tidak memasuki kesepakatan apa pun dan melanjutkan perang hingga tercapai tujuan akhir menghancurkan Hamas.
Koalisi berkuasa dengan mayoritas tipis 64 dari 120 kursi di parlemen Israel dan bergantung pada suara sayap kanan.
Perang di Gaza dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober, yang mengakibatkan tewasnya 1.194 orang, sebagian besar warga sipil, menurut perhitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.
Militan juga menawan 251 sandera, 116 di antaranya masih di Gaza, termasuk 41 orang yang militer katakan telah tewas.
Serangan balasan militer Israel telah menewaskan setidaknya 37.084 orang di Gaza, juga sebagian besar warga sipil, menurut kementerian kesehatan wilayah itu. (mir)
Baca juga :
- Piala Dunia FIFA 2026: Korea Selatan Imbangi Meksiko 0-0 Babak Pertama
- Thomas Tuchel: Pemain Timnas Inggris Perlihatkan Karakter Tim Sebenarnya di Babak Kedua, Inggris 4-2 Kroasia
- Tasmi Al-Qur’an Rumah Tahfidz Al-Qur’an Opung (RTO), Dalam Munaqosyah Semester Santriwan dan Santriwati
- INFO LOKER DKI Jakarta 2026: Program Padat Karya dengan Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
- MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi: Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


