Israel dan Hamas Saling Saling Tuduh Gencatan Senjata
Pejabat politik senior Hamas Izzat El-Reshiq kemudian pada Senin membantah kelompoknya telah membuat syarat baru, menuduh Netanyahu mengulur-ulur waktu.
“Para mediator menyadari bahwa Hamas menunjukkan fleksibilitas dan sikap positif serta membuka jalan untuk mencapai kesepakatan dan melewati hambatan-hambatan Israel,” urai Reshiq.
Pejabat Hamas lainnya mengatakan kepada televisi Hamas Al-Aqsa bahwa Netanyahu telah mengajukan syarat baru yang “mustahil” mengenai kembalinya warga Palestina yang mengungsi ke rumah mereka, menolak untuk menarik diri dari penyeberangan Rafah dan garis perbatasan dengan Mesir, serta menolak membebaskan tahanan Palestina yang telah lama ditahan.
Washington, yang mensponsori pembicaraan tersebut, berulang kali mengatakan kesepakatan sudah dekat. Pembicaraan terbaru adalah mengenai proposal yang diungkapkan Presiden Biden pada Mei lalu.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


