Boikot McDonald’s Akibat Perang Gaza Berakibat Merosotnya Penjualan
Pada Januari, Kempczinski mengatakan bahwa perang dan “misinformasi terkait” mempunyai dampak “bermakna” terhadap bisnis di wilayah tersebut.
McDonald’s merupakan satu dari beberapa merek Barat yang terkena boikot karena dianggap pro Israel.
Pekan lalu, jaringan kafe Starbucks memangkas target tahunannya karena penjualan yang lesu di Timur Tengah.
Meski mengaku penjualannya di negara-negara Muslim merosot, namun McDonald’s membukukan hasil yang relatif kuat secara keseluruhan, dengan penjualan global tumbuh 3,4 persen, dibandingkan dengan 8,8 persen pada kuartal sebelumnya.
“Kami tetap yakin dengan ketahanan bisnis kami di tengah tantangan makro yang akan terus berlanjut pada tahun 2024,” tandas Kempczinski. (zul)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


