Beberapa Negara Berani Memutuskan Hubungan Dengan Israel
Sebelumnya, Presiden Chile Gabriel Boric menyebut Hamas dalam sebuah pernyataan terpisah di X, sebelumnya Twitter, di mana ia mengatakan “warga sipil tak berdosa” adalah “korban utama serangan Israel.”
Chile “tidak ragu mengutuk serangan dan penculikan yang dilakukan oleh Hamas,” tulis Boric. “Kemanusiaan tidak dapat mempertahankan dirinya melalui ikatan yang tidak manusiawi,” ujarnya.
Presiden Kolombia Gustavo Petro telah bersikap lebih tegas dengan membagikan banyak pesan di media sosial yang mengutuk tindakan Israel.
“Ini disebut genosida; mereka melakukannya untuk menyingkirkan orang-orang Palestina dari Gaza dan mengambil alihnya,” tulis Petro di X. “Kepala negara yang melakukan genosida ini adalah penjahat terhadap kemanusiaan.”
Sebelumnya, Israel telah mengutuk keputusan Bolivia pada hari Selasa untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, dan menyebutnya sebagai “menyerah pada rezim Ayatollah di Iran.” Meskipun Sunni, Hamas telah tumbuh semakin dekat dengan negara adidaya Syiah, Iran.
Bolivia juga sebelumnya pernah memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 2009 dan melanjutkannya kembali pada tahun 2020. (zul/AP)
Baca juga :
- Piala Dunia FIFA 2026: Korea Selatan Imbangi Meksiko 0-0 Babak Pertama
- Thomas Tuchel: Pemain Timnas Inggris Perlihatkan Karakter Tim Sebenarnya di Babak Kedua, Inggris 4-2 Kroasia
- Tasmi Al-Qur’an Rumah Tahfidz Al-Qur’an Opung (RTO), Dalam Munaqosyah Semester Santriwan dan Santriwati
- INFO LOKER DKI Jakarta 2026: Program Padat Karya dengan Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
- MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi: Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


