Banyaknya Kritikan Pedas Atas Serangan yang dilakukan Israel

Dengarkan Artikel Ini

Majalah itu mencontohkan sebuah surat kepada mahasiswa dari Fakultas Yahudi Israel di Central Israel College. Mahasiswa tersebut ditegur melalui surat resmi hanya karena mengubah foto profil dengan kometar “the Ghetto Gaza akan dibebaskan.”

Surat tersebut berisi, “mengingat bahayanya, postingan Anda mengakibatkan Anda diskors sambil menunggu penyelidikan disipliner yang akan dilakukan terhadap Anda dalam beberapa hari mendatang.”

Majalah tersebut menunjukkan, Kantor Kejaksaan Agung meminta para petinggi sebuah universitas karena mahasiswa menerbitkan sebuah tulisan yang mengecam tindakan Israel di Jalur Gaza dan memuji Hamas.

Data nama-nama mahasiswa yang terlibat daam tulisan diminta pihak kepolisian untuk diselidiki pada tingkat pidana di luar hukuman disiplin dari universitas.

Namun, meningkatnya penganiayaan dalam beberapa hari terakhir tidak hanya terbatas pada institusi akademis. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadaan Darurat di Komunitas Arab melaporkan, setidaknya 30 warga Palestina di Israel telah dipecat dari pekerjaan, karena postingan media sosial yang dianggap mendukung Hamas.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca