Astronom Temukan Benua Tertua di Bima Sakti
Namun ada dua bintang yang menarik perhatian, yaitu HD 76932 dan HD 201891 yang sedikit lebih kecil dari matahari kita. Mereka masing-masing terletak 70 hingga 110 tahun cahaya dari kita di wilayah cakram tebal.
Planet dari dua bintang tersebut bisa membentuk benua hingga 5 miliar tahun lebih awal dari Bumi. Berdasarkan sampel dari 29 bintang dan teori tentang planet layak huni yang berlaku saat ini, Greaves menyimpulkan ada dua sistem dalam sampel tersebut yang memiliki biosfer lebih maju daripada di Bumi.
Menentukan planet yang berpotensi menarik dan layak huni, seperti yang diidentifikasi Greaves, merupakan persiapan penting bagi Observatorium Habitable Worlds (Teleskop pemburu dunia layak huni) yang sedang dibangun NASA. Teleskop itu akan digunakan para astronom mengamati planet mirip Bumi dan tanda-tanda kehidupan pada tahun 2040an.
Greaves berharap penelitian ke depan akan menganalisis lebih banyak bintang untuk menentukan mereka memiliki planet dengan lempeng tektonik atau tidak. “Lempeng tektonik bisa membantu mengungkap sistem yang lebih tua di mana kehidupan bisa ada sebelum kehidupan di Bumi,” kata Greaves. (har)
Sumber: Live Science
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


