Angka Kemiskinan di Israel Semakin Meroket

Dengarkan Artikel Ini

Di antara populasi lansia yang menerima bantuan, 81,6 persen hidup dalam kemiskinan, dan 50,5 persen mengalami kemiskinan ekstrem. Yang meresahkan adalah 35,5 persen mengalami kerawanan pangan yang serius, dan 64 persen sudah berhenti membeli obat-obatan atau mencari perawatan medis karena kendala keuangan.

Laporan ini menggarisbawahi memburuknya kesulitan ekonomi pasca perang di Gaza. Meskipun terjadi peningkatan jumlah keluarga yang membutuhkan dukungan sebesar 58,1 persen, semua badan amal melaporkan tidak menerima bantuan pemerintah sejak pecahnya perang. Kurang dari sepertiga asosiasi menerima bantuan dari pemerintah daerah, hal ini menunjukkan adanya situasi yang memerlukan perhatian segera.

Kondisi kemiskinan yang melonjak ini diperkirakan bisa makin parah kedepannya. Selain anggaran negara yang dialihkan untuk perang, pasukan Houthi di Yaman juga tengah mencegat kapal-kapal kargo melintasi Laut Merah ke Israel. Hal ini bisa membuat harga-harga barang di Israel melonjak hingga 300 persen karena kapal-kapal harus memutar jauh dan mengeluarkan biaya lebih melalui benua Afrika.

Sementara sepinya kunjungan ke Bandara Ben Gurion di Tel Aviv memaksa 600 karyawannya dipecat. Hal ini juga akan memukul industri pariwisata Israel.

Sebaliknya, serangan Israel ke Gaza juga memperparah kemiskinan di wilayah terkepung itu. Sebelumnya, blokade Israel sejak 2016 terhadap wilayah berpopulasi 2,5 juta jiwa itu telah membuat Gaza jadi salah satu wilayah termiskin di dunia.

Penjajahan brutal Israel membuat sukar bagi warga Gaza dan juga Tepi Barat untuk mengangkat derajat hidup mereka. Sejak 2017 itu, angka kemiskinan di Gaza sekitar 45 persen populasi. Jumlahnya kini, merujuk Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia Barat (ESCWA), bisa mencapai 96 persen. (sur)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca