3 Tenaga Medis Terluka dalam Pengepungan
“Rumah Sakit Kamal Adwan dipenuhi hampir 200 pasien dengan kasus trauma mengerikan. Ratusan orang juga mencari perlindungan di sana,” ungkap Tedros.
Dalam unggahan keduanya, Tedros menegaskan bahwa “sekitar 600 pasien, petugas kesehatan, dan warga sipil saat ini berlindung di rumah sakit.” Pengepungan dan serangan terhadap petugas kesehatan terjadi beberapa jam setelah misi WHO memberikan pasokan penting dan mengevakuasi pasien kritis ke Rumah Sakit Al-Shifa.
“Kami mendesak agar rumah sakit, petugas kesehatan, dan pasien dilindungi. Hentikan perang!” pungkasnya. (zul)
Baca juga :
- BREAKING NEWS: Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
- Jumat Sehat, Bersih & Berkarya, MTs dan SMP Islam Al-Huda Peringati HUT Pramuka ke-65
- MTs dan SMP Islam Al-Huda Rawasapi Ucapkan Selamat Hari Pramuka ke-65
- Santri Rumah Tahfidz Opung dan Pramuka: Menempa Karakter, Mengabdi untuk Negeri
- Selamat Hari Pramuka Nasional 2026: Memantapkan Langkah Menuju Indonesia Emas 2045
Pages: 1 2


