Wajibkah Menjawab Salam Dari Tamu Ketika Kita Sedang Sholat

Dengarkan Artikel Ini

“Telah menceritakan kepada kami Abu Ma’mar, telah menceritakan kepada kami ‘Abdul Warits, telah menceritakan kepada kami Katsir bin Syinzhir dari ‘Atha’ bin Abu Rabah dari Jabir bin ‘Abdullah radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah SAW mengutusku untuk menyelesaikan keperluan beliau. Maka aku berangkat kemudian kembali setelah menuntaskan tugasku itu, lalu aku menemui Nabi SAW, Aku memberi salam kepada beliau namun beliau tidak membalas salamku. Kejadian itu menimbulkan kegusaran dalam hatiku yang hanya Allah sajalah yang lebih mengetahuinya. Kemudian aku berkata dalam hatiku, barangkali Rasulullah SAW menganggap aku terlambat menunaikan tugas dari beliau. Kemudian aku memberi salam kembali dan lagi-lagi beliau tidak membalasnya. Timbul lagi kegusaran dalam hatiku yang lebih besar dari yang pertama. Kemudian aku memberi salam lagi, lalu beliau membalasnya seraya berkata, “Sesungguhnya yang menghalangiku buat menjawab salammu adalah karena aku sedang melaksanakan salat.” Saat itu beliau sedang berada di atas hewan tunggangannya yang tidak menghadap ke arah kiblat.” (HR. Bukhari No. 1141, Fathul Bari No. 1218).

Dalam riwayat lain dikatakan, ketika sedang shalat, lalu ada yang memberi salam, maka dia hendaknya mengeraskan bacaannya dalam shalat itu, sebagai isyarat kepada orang yang memberi salam. Hal ini dimaksudkan bahwa yang bersangkutan sedang melaksanakan shalat, dan tidak diperkenankan menjawab salam atau kegiatan maupun perbuatan apapun di luar dari shalat. (yat)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca