Rasulullah SAW Ketika Berkurban
Makna kurban sesungguhnya telah dipraktekkan Nabi Ibrohim kholilullah kepada anaknya Ismail ‘alaihissalam, dan telah diajarkan Rasul SAW, agar umatnya semata-mata untuk mendekatkan diri (taqorrub) kepada Allah SWT, dzat yang Maha Segalanya.
Meski hidup sangat sederhana sekali, tapi Nabi Muhammad SAW mampu berkurban hingga 100 unta. Sesungguhnya, Nabi SAW seorang kaya. Dapat dihitung, menurut portal kemenag.go.id, bila satu unta untuk korban atau untuk disembelih berkisar Riyal Saudi (RS) 3.000 atau setara Rp 12 juta (1 RS = Rp 4.000) per unta, kalau berkurban 100 unta di bulan Dzulhijjah ini, Nabi Muhammad SAW telah berkurban setara Rp 3,6 miliar.
Begitulah Nabi SAW, kekayaan yang melimpah dimiliki Rasul SAW digunakan untuk berbagi kepada manusia, bukan untuk disimpan atau didepositokan, apalagi seperti kebanyakan para “Sultan” zaman Now yang kerap mengumbar dan memamerkan hartanya di publik media sosial. (yat)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


