Rahasia Maulid Nabi yang Jarang Diketahui
Dalam ceramahnya, UAH juga mengkritisi perayaan Maulid yang terkadang hanya berfokus pada aspek seremonial.
“Memuliakan Nabi tidak boleh parsial. Kita harus menghormati dan mengikuti seluruh ajaran beliau, bukan hanya merayakan kelahirannya,” imbuh UAH.
Di akhir ceramah, UAH mengajak umat Islam untuk menjadikan peringatan Maulid sebagai momen introspeksi dan perbaikan diri.
“Mari kita jadikan Maulid sebagai momentum untuk meningkatkan amal saleh dan mengurangi perbuatan tercela,” ajaknya. Ia juga berdoa agar umat Islam dapat mempertahankan persatuan dan kelak dipertemukan dengan Rasulullah di akhirat.
Pesan UAH ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Banyak netizen yang mengapresiasi pendekatan UAH yang menekankan pada esensi peringatan Maulid, bukan hanya aspek formalitasnya. Ceramah ini juga menjadi bahan diskusi di berbagai forum keagamaan, menandakan relevansi pesan yang disampaikan dengan kebutuhan spiritual umat saat ini. (yan)
Baca juga :
- Piala Dunia FIFA 2026: Korea Selatan Imbangi Meksiko 0-0 Babak Pertama
- Thomas Tuchel: Pemain Timnas Inggris Perlihatkan Karakter Tim Sebenarnya di Babak Kedua, Inggris 4-2 Kroasia
- Tasmi Al-Qur’an Rumah Tahfidz Al-Qur’an Opung (RTO), Dalam Munaqosyah Semester Santriwan dan Santriwati
- INFO LOKER DKI Jakarta 2026: Program Padat Karya dengan Gaji Setara UMP Rp5,7 Juta per Bulan
- MTs dan SMP Islam Al Huda Rawasapi: Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


