Prof Quraish Shihab : Ibadah itu Sangat Luas Aspeknya

Dengarkan Artikel Ini

“Puasa mengingat manusia bahwa dia punya jasmani dan punya rohani. Karena itu, melalui puasa, dia mendidik jasmaninya supaya tidak memperturutkannya; dan melalui puasa, dia membina rohaninya,” jelas Prof Quraish Shihab.

Dia mengungkapkan bahwa puasa bukan hanya sekadar melakukan kegiatan jasmani, seperti tidak makan dan minum; puasa juga dilakukan untuk kebutuhan rohani.

“Ada orang yang tidak makan tidak minum, tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan puasa. Tetapi sekedar tidak makan tidak minum, dia masih tetap bohong, masih tetap ngerumpi, itu puasanya kurang,” ujarnya.

Prof Quraish menambahkan bahwa bukan hanya jasmani saja yang harus dibenahi, rohani juga perlu dibenahi ketika berpuasa.

“Jadi kalau ada yang ganggu, ingat saya lagi puasa. Kalau saya membalas gangguannya saya gagal dalam mengendalikan rohani saya dan mendidik diri saya,” tuturnya.

Dapat disimpulkan, bahwa tujuan puasa untuk malukan pengendalian jasmani dan pengendalian rohani saat berpuasa.

“Kita secara singkat berkata, bahwa puasa itu mendidik manusia agar dia bisa, memelihara jasmaninya sekaligus memelihara rohaninya. Menghiasi jasmaninya sekaligus menghiasi rohaninya, itu tujuan puasa,” pungkasnya. (yan)

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *