Prof Quraish Shihab : Ibadah itu Sangat Luas Aspeknya
“Puasa mengingat manusia bahwa dia punya jasmani dan punya rohani. Karena itu, melalui puasa, dia mendidik jasmaninya supaya tidak memperturutkannya; dan melalui puasa, dia membina rohaninya,” jelas Prof Quraish Shihab.
Dia mengungkapkan bahwa puasa bukan hanya sekadar melakukan kegiatan jasmani, seperti tidak makan dan minum; puasa juga dilakukan untuk kebutuhan rohani.
“Ada orang yang tidak makan tidak minum, tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan puasa. Tetapi sekedar tidak makan tidak minum, dia masih tetap bohong, masih tetap ngerumpi, itu puasanya kurang,” ujarnya.
Prof Quraish menambahkan bahwa bukan hanya jasmani saja yang harus dibenahi, rohani juga perlu dibenahi ketika berpuasa.
“Jadi kalau ada yang ganggu, ingat saya lagi puasa. Kalau saya membalas gangguannya saya gagal dalam mengendalikan rohani saya dan mendidik diri saya,” tuturnya.
Dapat disimpulkan, bahwa tujuan puasa untuk malukan pengendalian jasmani dan pengendalian rohani saat berpuasa.
“Kita secara singkat berkata, bahwa puasa itu mendidik manusia agar dia bisa, memelihara jasmaninya sekaligus memelihara rohaninya. Menghiasi jasmaninya sekaligus menghiasi rohaninya, itu tujuan puasa,” pungkasnya. (yan)
Baca juga :
- DPP SPEK Sampaikan Belasungkawa atas Gempa Flores–NTT M7,7
- Update Gempa Flores-NTT M7,7: Korban Tembus 51 Jiwa, Ribuan Warga Masih Mengungsi
- BREAKING NEWS: Gempa M6,4 Guncang Simalungun, Sumatera Utara, BMKG Sebut Tidak Berpotensi Tsunami
- BREAKING NEWS: Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
- Jumat Sehat, Bersih & Berkarya, MTs dan SMP Islam Al-Huda Peringati HUT Pramuka ke-65


