Perlunya Diperhatikan Syarat dan Ketentuan Jamak Sholat Selama Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 

Dengarkan Artikel Ini

Dan syarat yang terakhir yaknu muwalat yaitu berturut-turut. Artinya antara sholat yang pertama dan kedua tidak boleh diselingi perbuatan yang lain. Jadi setelah sholat pertama langsung mengerjakan sholat yang kedua.

Adapun jamak takhir yakni mengumpulkan dua sholat namun pelaksanaannya dilakukan pada waktu sholat yang terakhir. Contoh ketika jamak takhir dhuhur dan ashar maka dilakukan di waktu sholat ashar atau melaksanakan sholat maghrib di waktu sholat isya’.

Dan syarat-syarat yang harus dipenuhi yakni niat menjamak takhir pada waktu sholat yang pertama. Maka ketika waktu sholat dhuhur tiba, seseorang harus berniat melaksanakan sholat dhuhur di waktu ashar.

Dan syarat yang kedua adalah ketika masuk waktu sholat yang kedua, ia masih dalam perjalanan. Misalnya saat jamak takhur dhuhur dan ashar, seseorang masih dalam perjalanan ketika masuk waktu sholat ashar.

Saif menjelaskan ada perbedaan pelaksanaan jamak takhir dengan taqdim. Pada jamak takhir dibolehkan melaksanakannya tidak muwalat atau tidak berurutan. Misalnya boleh melaksanakan sholat dhuhur atau ashar terlebih dahulu. Rahmat Fajar. (yan)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca