Penjelasan Terkait Suara Wanita Termasuk Aurat atau Tidak

Dengarkan Artikel Ini

Karena itu, para wanita sah-sah saja berbicara secara langsung dengan lawan jenis sejauh tidak membawa dampak negatif.

Namun Ustadzah Aini mengingatkan agar seorang wanita tidak membuat-buat bunyi suara saat bicara atau mendesah-desahkannya.

“Hal ini untuk menghindari fitnah dan mudharat atau efek negatif lainnya,” tambahnya.

Ummul Mukminin Aisyah RA, dalam meriwayatkan hadits tidak menuliskannya dalam bentuk tulisan, tetapi menyampaikannya langsung secara lisan kepada para Sahabat Rasulullah SAW. Beliau adalah seorang wanita ahli syariah yang sangat sering meriwayatkan hadits.

“Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pun meluangkan satu hari khusus untuk mengajarkan secara langsung ilmu-ilmu agama Islam kepada para wanita muslimah saat itu, tanpa perantara istri-istri beliau. Beliau SAW secara langsung berdialog secara lisan dengan para wanita yang ingin belajar kepada beliau SAW,” tutup Ustadzah Aini. (Iin)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca