Melihat Makam Imam Bukhori
Tak ada yg berani menunjukkan di mana letak kuniran Imam Bukhori karena akan ada amcaman dari pemerintah yg anti agama saat itu. Hingga akhirnya pada malam ketiga, di tengah malam ditunjukkan oleh masyarakat tempat quburan (maqbarah) Imam Bukhori.
Soekarno sempat mengusulkan jasad Imam Bukhori dipindahkan ke Indonesia. Namun pemerintah Soviet tidak mengizinkan. Dan, Soekarno meminta agar dirawat makam Imam Bukhori, hingga akhirnya pemerintah Soviet membersihkan dan memugar makam tersebut untuk menyambut permintaan Presiden Soekarno.
Menurut cerita Aziz, Penghormatan Soekarno terhadap Imam Bukhari dilakukan dengan cara melepas sepatu dan berjalan merangkak menuju makam Imam Bukhori.
Atas jasa Presiden Soekarno, komplek makam Imam Bukhari kini dipugar dan sedang proses pembangunan sekaligus masjidnya hingga terlihat sangat megah. Sehingga, komplek makam seluas 10 hektar ini menjadi wisata bagi umat Islam di dunia setelah makam Nabi Muhammad SAW di Madinah. (mif)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


