Mampu Menahan Amarah Merupakan Ciri Orang Kuat Iman Menurut Rasulullah SAW
“Waktu, objek, dan tujuan dari kemarahan juga haruslah tepat,” tutur Ustadz Fauzi.
Menurut Ustadz Fauzi, untuk mencapai kondisi kemarahan terkendali, diperlukan latihan dan pembiasaan. Pendekatan agama memiliki peranan penting dalam hal ini, melalui dzikir yang rajin, tilawah Al-Quran, perluasan ilmu, dan latihan mengelola hawa nafsu dengan diam.
Ketika marah memuncak, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Jika kemarahan hampir meledak, beberapa langkah sederhana dapat membantu meredakan gejolak.
“Taawudz, wudhu, dan sholat adalah langkah-langkah yang telah diajarkan oleh agama untuk membantu mengendalikan diri dalam momen-momen kritis,” pungkas Ustadz Fauzi. (win)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


