Kisah Isam bin Yusuf Sebagai Seorang yang Wara, Tawadlu, dan Taat Beribadah.
Mendengar penjelasan Hatim ini, Isam bin Yusuf pun tertunduk lesu dan menangis. Ia membayangkan bahwa ibadahnya selama ini masih belum seberapa dibandingkan dengan ibadah yang dikerjakan Hatim Al-Asham.
Alangkah indah dan menakjubkannya ibadah yang dilakukan oleh Hatim Al-Asham. Kita semua, tentunya menginginkan ibadah yang dikerjakan selalu bernilai ibadah dan mendapatkan ridha dari Allah SWT.
Inilah yang kita harapkan. Wudhu, shalat, puasa, zakat, haji dan seluruh ibadah yang kita kerjakan, senantiasa diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan ampunan atas segala kesalahan dan kekhilafan.
Dan wudhu, merupakan pintu masuk menuju ibadah yang terbaik, yakni shalat dan berdialog dengan Allah SWT. Sebab, wudhu merupakan bentuk kesucian lahir. Tanpa kesucian lahir, maka mustahil pula akan tercapai kesucian batin. (mif)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


