Kisah Isam bin Yusuf Sebagai Seorang yang Wara, Tawadlu, dan Taat Beribadah.
Mendengar penjelasan Hatim ini, Isam bin Yusuf pun tertunduk lesu dan menangis. Ia membayangkan bahwa ibadahnya selama ini masih belum seberapa dibandingkan dengan ibadah yang dikerjakan Hatim Al-Asham.
Alangkah indah dan menakjubkannya ibadah yang dilakukan oleh Hatim Al-Asham. Kita semua, tentunya menginginkan ibadah yang dikerjakan selalu bernilai ibadah dan mendapatkan ridha dari Allah SWT.
Inilah yang kita harapkan. Wudhu, shalat, puasa, zakat, haji dan seluruh ibadah yang kita kerjakan, senantiasa diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan ampunan atas segala kesalahan dan kekhilafan.
Dan wudhu, merupakan pintu masuk menuju ibadah yang terbaik, yakni shalat dan berdialog dengan Allah SWT. Sebab, wudhu merupakan bentuk kesucian lahir. Tanpa kesucian lahir, maka mustahil pula akan tercapai kesucian batin. (mif)
Baca juga :
- Ukhuwah Goals: Wujud Cinta yang Menghidupkan Hati Melalui Do’a
- Boikot FIFA Mengguncang Dunia! Spanyol dan Portugal Ancam Tinggalkan Gianni Infantino, Krisis Terbesar Jelang Piala Dunia?
- Peringatan Hari Anak Nasional 2026: Kolaborasi Yaskat dan Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI di Bantargebang
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


