KH Miftachul Akhyar Minta Guru Maarif NU harus Pintar dan Benar
Pengasuh PP Miftachus Sunnah ini juga mengutip pesan pujangga Jawa Ronggo Warsito, amenangi jaman edan, ewuh aya ing pambudi, melu edan nora tahan, yen tan milu anglakoni, boya kaduman melik, kaliren wakasanipun. Dilalah kersa Allah. begja-begjaning kang lali luwih, begja kang eling lan waspada.
“Artinya, menghadapi jaman edan, keadaan menjadi serba sulit, turut serta edan tidak tahan, apabila tidak turut serta melakukan, tidak mendapatkan bagian akhirnya menderita kelaparan. Sudah kehendak Tuhan Allah, betapapun bahagianya orang yang lupa lebih berbahagia mereka yang sadar dan waspada,” papar Kiai Miftah.
Oleh kerena itu, seorang guru hendaknya senantiasa membuat keseimbangan antara kehidupan dunia dan juga ukhrawi.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


