KH Miftachul Akhyar Minta Guru Maarif NU harus Pintar dan Benar
“Agar bisa pintar dan benar, maka guru Maarif harus terus mengasah keilmuan, sekaligus banyak berdzikir, sehingga hidupnya seimbang dan selalu bahagi,” lanjutnya.
Sementara itu Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU Jatim, Gus Shodiq menyampaikan lima modal Modal atau prasyarat dalam membangun sebuah institusi pendidikan atau sekolah/madrasah agar bermanfaat. Kelima modal itu adalah modal nama Ma’arif, Modal Jejaring, Modal Sosial, Modal Technologi dan Modal Keuangan.
“Sekolah Maarif perlu optimal membangun branding, jangan hanya bisa ngomong sekolah lain lebih baik, tapi harus yakin dan percaya bahwa sekolah Ma’arif lebih baik,” tegas Wakil Rektor Unisma ini.
Dalam hal jejaring Maarif, Gus Shodiq mengajak keluarga besar Maarif dan warga NU untuk menyukseskan Gerakan Sekolah Maarif atau GSM. Menghadapi musim penerimaan peserta didik baru atau PPPDB 2024/2025, Maarif NU Jatim sudah menyiapkan patform digital untuk daftar di sekolah Maarif melalui platform e-GSM.
“Modal jejaring yang diperkuat modal.teknologi seperti e-GSM ini, saya optimis Maarif akan selalu jaya, Amin,” harapnya. (har)
Baca juga :
- Hari Anak Nasional 2026: Rumah Tahfidz Opung dan Yayasan Asa Bestari Mulia Rabbani Berkomitmen Membangun Generasi Qurani
- Selamat Hari Anak Nasional 2026
- Selamat Hari Bhayangkara: 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat
- Breaking News: Argentina Tutup Fase Grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan Kemenangan 3-1 atas Yordania di AT&T Stadium
- Piala Dunia FIFA 2026: Afrika Selatan Lolos Dampingi Meksiko Menuju Fase Gugur
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


