Idul Fitri Pengungkapan Kemenangan dan Kegembiraan
“Saudaraku yang dikasih sayangi Allah, setelah kita semua diyakini sukses melatih fisik dan mental selama satu bulan Ramadhan, melalui ujian kejujuran dan konsistensi, pertanyaan berikut; mampukah kita menjaga kontinyuitas ketakwaan tadi, pasca lebaran?”
Bagaimana tidak, selama Ramadhan, sejak Subuh sampai Magrib kita mampu menahan nafsu makan, minum dan hubungan suami istri, padahal itu semua halal bagi kita, di luar Ramadhan. Tentu kita lebih mampu lagi menahan nafsu dan menghindari zat maupun sumber dan proses mendapatkan makan, minum dan hubungan badan yang tidak halal (baca: haram) bagi kita, di 11 bulan berikutnya.
Ya, sejatinya takwa itu intinya kejujuran dan konsistensi sikap hidup seorang mukmin, dalam pergaulan sosial ekonomi politik dan kebudayaan.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

