Gaya Dakwah Habib Husein Ja’far Al Hadar Mengakui Terinspirasi Cak Nun dan Gus Mus

Dengarkan Artikel Ini

“Saya mungkin banyak terpengaruhi oleh penulis-penulis Sufi seperti Sayyed Hossein Nasr, Annemarie Schimmel, kemudian Karen Armstrong, baik Muslim maupun non-Muslim,” tuturnya.

Habib Husein Ja’far menilai, buku-buku tersebut telah menjadi konsumsi penting bagi kelas menengah Muslim pada era 1990-an di Indonesia, di antaranya karya-karya dari cendekiawan seperti Kuntowijoyo dan KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus.

“Saya kira ya, kalau orang hidup di era 90-an itu ada kelas menengah Muslim yang membaca buku-buku cendekiawan Muslim seperti itu, di antaranya juga kalau nama-nama di Indonesia ada Kuntowijoyo kemudian Gus Mus,” jelasnya.

Namun, ia juga menyayangkan bahwa kelas menengah Muslim saat ini cenderung lebih fokus pada aspek ekonomi dibandingkan dengan aspek keagamaan atau keislaman. Nama-nama besar yang dahulu banyak diakses oleh masyarakat kini mulai jarang terdengar, sehingga kelas menengah Muslim menjadi kosong dalam hal konsumsi intelektual keagamaan.

“Itu nama-nama yang kayaknya dulu diakses oleh mayoritas Muslim di Indonesia yang kemudian entah kenapa, nama-nama itu kemudian sekarang tidak ada lagi, sehingga kelas menengah Muslim itu menjadi kosong. Kelas menengah itu sekarang lebih ke bersifat ekonomi itu ketimbang keagamaan apalagi keislaman gitu,” pungkasnya. (har)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca