Dr Zouhair Punya Pengalaman di Zona Konflik Seluruh Dunia
Teks tersebut mendesak para dokter asing untuk meninggalkan Gaza karena militer Israel akan segera memulai operasi di Rafah timur.
Beberapa jam kemudian, Zouhair dan rekan-rekannya dari PalMed Europe dan Rahma International dijemput oleh organisasi mereka dan dibawa ke tempat aman di Kairo.
“Ada empat dokter di Rumah Sakit Eropa, empat di Rumah Sakit Kuwait dan dua lainnya. Kami menunggu sementara mereka memberikan nama kami kepada pihak berwenang Mesir dan Israel, dan akhirnya, kami mendapat kabar untuk pergi,” tambahnya.
Saat mereka berangkat, selebaran dari militer Israel yang berisi perintah evakuasi jatuh dari langit bersama dengan rudal dari pesawat tempur Israel.
“Orang-orang panik saat mereka menuju ke utara dari Rafah menuju Khan Younis atau ke barat menuju laut,” kenang Zouhair. (zul)
Baca juga :
- Persija Sementara Unggul 1-0 Atas Persib dalam Super Big Match
- Lowongan Kerja Product Representative di DepoProyek.id untuk Penempatan Bekasi Raya dan DKI Jakarta
- SPEK Dukung Penguatan Tata Kelola YPK dan Masa Depan IKOPIN University
- Turnamen Sepak Bola U-16 ‘H Jalal Cup 2026’ Digelar di Jatimulya-Kabupaten Bekasi
- Gempa Bumi M5.2 Kembali Mengguncang Pulau Flores dan Sekitarnya
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


