Berikut 20 Sifat Mustahil Bagi Allah Yang Wajib Kita Ketahui Sebagai Musli

Dengarkan Artikel Ini

Jahlun berlawanan dari ilmu yang dimana artinya maha mengetahui. Maka dari itu mustahil bagi Allah jika memiliki sifat Jahlun sebab ialah pencipta makhluk, hingga yang terdapat pada langit dan bumi.

Hal itu semakin diperkuat dari firman Allah di surah Al Hujurat ayat 18

إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَٱللَّهُ بَصِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Latin: Innallāha ya’lamu gaibas-samāwāti wal-arḍ, wallāhu baṣīrum bimā ta’malụn

Artinya: Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

  1. Ta’addud
    Ta’addud merupakan salah satu sifat mustahil bagi Allah yang berlawanan dengan sifat wajib Allah Esa atau satu. Ta’addud yang artinya berbilang tidak mencerminkan dengan Allah yang bersifat tunggal.

Akan itulah Allah tidak memerlukan pertolongan dari siapapun dan apapun. Dalam surah Al-Ikhlas Allah berfirman.

وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلرَّحْمَٰنُ ٱلرَّحِيمُ

Latin: Wa ilāhukum ilāhuw wāḥid, lā ilāha illā huwar-raḥmānur-raḥīm

Artinya: Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

  1. Muhtajun Lighairi
    Sifat mustahil ini berarti memerlukan yang lain, atau butuh kepada selain-Nya. Sifat mustahil ini berlawanan dari sifat wajib Allah Qiyamuhu bi nafsihi (mandiri).

Allah dialah yang maha sempurna dan tidaklah memerlukan bantuan siapapun. Hal itu bisa kita lihat pada firman Allah di surah Ankabut ayat 6.

وَمَن جَٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجَٰهِدُ لِنَفْسِهِۦٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَنِىٌّ عَنِ ٱلْعَٰلَمِينَ

Arab-Latin: Wa man jāhada fa innamā yujāhidu linafsih, innallāha laganiyyun ‘anil-‘ālamīn

Artinya: Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

  1. Mautun
    Sifat mustahil ini berarti mati, mustahil bagi Allah bersifat mautun. Sebab, Allah itu bersifat hayat atau hidup yang merupakan sifat wajib Allah.

Allah berfirman dalam surah Al-Furqan ayat 58

وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱلْحَىِّ ٱلَّذِى لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِۦ ۚ وَكَفَىٰ بِهِۦ بِذُنُوبِ عِبَادِهِۦ خَبِيرًا

Latin: Wa tawakkal ‘alal-ḥayyillażī lā yamụtu wa sabbiḥ biḥamdih, wa kafā bihī biżunụbi ‘ibādihī khabīrā

Artinya: Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.

  1. Summun
    Arti dari sifat mustahil bagi Allah berikut nya ini adalah tuli. Kita ketahui bahwa Allah lah yang maha mendengar segala sesuatu yang ada di Al semesta.

Tidak ada yang luput dari pendengarannya sebab itulah sifat ini berlawanan dari sifat wajib Allah yaitu Sama’. Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 127.

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَٰهِۦمُ ٱلْقَوَاعِدَ مِنَ ٱلْبَيْتِ وَإِسْمَٰعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

Latin: Wa iż yarfa’u ibrāhīmul-qawā’ida minal-baiti wa ismā’īl, rabbanā taqabbal minnā, innaka antas-samī’ul-‘alīm

Artinya: Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

  1. Umyun
    Berikutnya ada sifat mustahil bernama Umyun. Sifat ini yang berarti buta dan berlawanan dari sifat Allah yang maha melihat atau bashar.

Tidak ada yang luput dari pandangan dan penglihatan Allah di alam semesta ini. Sebab itulah mustahil bagi Allah disebut dengan Umyun. Allah
berfirman pada surah

إِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَٱللَّهُ بَصِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Latin: Innallāha ya’lamu gaibas-samāwāti wal-arḍ, wallāhu baṣīrum bimā ta’malụn

Artinya: Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

  1. Bukmun
    Sifat mustahil ini berarti bisu, hal tersebut sangatlah mustahil bagi sifat Allah. Jika Allah bisu, tidak mungkin Allah menurunkan wahyu kepada para nabi.
  2. Kaunuhu Jahilan
    Sifat mustahil bagi Allah ini berarti Dzat yang bodoh, hal itu berlawanan dari sifat wahib bagi Allah yang bernama kaunuhu aliman (Dzat yang Maha Mengetahui).
  3. Kaunuhu A’ma
    Allah adalah Dzat yang maha melihat atau kaunuhu bashiran sedangkan Kaunuhu A’ma adalah sifat mustahil bagi Allah yang berarti buta.
  4. Kaunuhu Asham
    Sifat mustahil ini bermakna Dzat yang tuli, hal itu sangat berkebalikan dari sifat kaunuhu sami’an (Dzat yang Maha Mendengar).
  5. Kaunuhu Abkam
    Allah adalah Dzat yang maha berfirman, sifat mustahil Kaunuhu Abkam yang artinya Dzat bisu berlawanan dari sifat wajib bagi Allah atau kaunuhu mutakalliman.
  6. Kaunuhu Ajizan
    Sifat mustahil ini berarti Dzat yang lemah, dan kebalikan dari kaunuhu qadiran (Dzat yang Maha Kuasa).
  7. Kaunuhu Karihan
    Sifat ini artiny Dzat yang terpaksa, kebalikan dari sifat kaunuhu muridan (Dzat yang Maha Berkehendak).
  8. Kaunuhu Mayyitan
    Terakhir, sifat mustahil Allah bernama Kaunuhu Mayyitan yang artinya Dzat yang mati, kebalikan dari sifat kaunuhu hayyan (Dzat yang Maha Hidup).

Itulah 20 sifat yang mustahil bagi Allah, hal tersebut haruslah kita pahami dan wajib kita ketahui sebagai seorang muslim yang bertakwa kepada Allah. Hal itu juga berguna agar kita lebih mengenal Allah. (yat)

Baca juga :


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca