Belajar Ilmu Ikhlas Bagi Orang Awam
Kedua, Ikhlas karena Akhirat: Pada tingkatan ini, seseorang beribadah dengan harapan mendapatkan pahala di akhirat, seperti masuk surga dan terhindar dari siksa neraka.
Ketiga, Ikhlas karena Dunia: Tingkatan terendah, di mana seseorang melakukan amal baik dengan tujuan mendapatkan manfaat duniawi, seperti kelancaran rezeki atau terhindar dari kesusahan.
Dengan kata lain, tingkatan ikhlas ini menggambarkan bagaimana seseorang memfokuskan niat dan tujuannya dalam beribadah, dari yang hanya semata-mata karena Allah, hingga yang masih mengharapkan imbalan duniawi.
Surat Al-Ikhlas
Nah mungkin dari uraian diatas kita bisa mempelajarinya dari hal yang sederhana terlebih dahulu yaitu dari tingkat yang terendah, jika sudah terbiasa maka akan meningkat, namun dari sudut pandang penulis belajar ikhlas itu sangat sederhana, yaitu berpedoman pada surat Al-Ikhlas.
Kenapa Surat Al-Ikhlas? Sebab, jika kita bisa dengan ikhlas mengakui Tuhan kita dan selalu percaya serta yakin apapun yg kita lakukan Tuhan kita akan tahu dan akan memberikan balasan, kemudian kita dengan ikhlas hanya bergantung pada Allah SWT saja Yang Maha Esa, Tunggal, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak berharap pada tuhan-tuhan yang lain apalagi pada manusia.
Maka sudah pasti untuk mencapai ilmu ikhlas yg sesungguh akan mudah, sekali lagi, cukup kita terima dan pasrah pada Tuhan kita yang Esa dan tidak berharap pada siapapun, apalagi pada manusia.
Terima bahwa Tuhan kita itu satu, Tuhan kita Shomad,Tuhan kita tahu akan semua perbuatan kita dan pastinya akan membalas segala perbuatan kita baik hal yang baik maupun yang buruk. Tuhan kita tidak beranak dan di peranakkan, dan Tuhan kita tidak ada bandingannya dengan semua makhluknya.
Ikhlas Sebuah Pengakuan
Cukup dengan pengakuan kita yang menerima dengan ikhlas isi kandungan surat Al-Ikhlas dan meyakini serta mempratekannya dalam keseharian kita maka pasti akan lebih mudah dan cepat kita mencapai tingkatan ilmu ikhlas tertinggi.
Logikanya bagaimana kita akan ikhlas dalam menerima semua kehendak Allah atau berbuat dengan rasa ikhlas kalau kita sendiri tidak bisa ikhlas menerima Tuhan kita, tidak yakin dengan Tuhan kita, malah kita sibuk mencari pertolongan ke makhluk lain.
Sibuk mencari pujian depan manusia, sibuk berharap pada selain Tuhan, itulah yg membuat kita tidak bisa mencapai derajat keikhlasan, itulah dalih yg mengatakan ikhlas cuma mudah di ucapkan tapi susah di amalkan.
Kesimpulannya, untuk lebih mudah belajar ilmu ikhlas, cukup kita ikhlas menerima Tuhan kita yang semestinya, bukan cuma di mulut saja. Tapi dari hati, juga seluruh anggota tubuh harus menerimanya.**
Penulis : Oom Komariah
Foto : ilustrasi
Editor : Thamrin Humris
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


