As Syasi Pembuat Kunci Terkecil Yang Dikucilkan
Ketika pagi hari, Abu Bakar keluar ingin pergi mengaji, tiba-tiba tetangganya menegur, “Hei Abu Bakar, tadi malam kami tidak bisa tidur karena mendegar kamu selalu mengulang-ulang: “Hadza kitabun Ikhtasartuhu”. Akhirnya Abu Bakar ingat apa yang dia hafal karena teguran tetangganya.
Ketika bertemu dengan gurunya, Abu Bakar menceritakan kejadian itu. Lalu gurunya menasehati, “Jangan biarkan kejadian itu menghalangimu untuk menghafal dan menuntut ilmu, karena kalau kamu terus menerus menghafal dan belajar akan menjadi kebiasaan, kalau sudah jadi kebiasaan akan menjadi mudah.”
Abu bakar semakin semangat dan terus fokus dalam ilmu hingga ia menjadi Imam Fikih Syafi’i Model Khurasan yang menulis, mengumpulkan dan membukukan furu’ kitab-kitab Madzhab Imam Syafi’i.
Dalam buku-buku Madzhab Syafii Abu Bakar dikenal dengan julukan al-Qaffal as-Shagir, Si pembuat kunci yang kecil. Ia adalah ulama besar madzhab Syafi’i sekelas Abu Hamid al-Isfirayaini dari Irak.
As-Syasi pembuat kunci terkenal itu juga ternyata adalah ulama besar; Ahli Fikih, Hadist dan Bahasa Arab. Dalam turast dikenal dengan julukan: al-Qaffal al-Kabir.
Syaikh Awwamah mengomentari cerita ini, “Lihatlah pengaruh kata-kata baik dari hati yang ikhlas dan jatuh ke hati yang penuh semangat.”
Beliau juga mengomentari keahlian membuat kunci; “Lihatkan dan renungkan betapa tingginya keahlian orang muslim zaman dulu dalam bidang kerajinan tangan”. (pras)
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


