Ar-Rahman dan Ar-Rahim ‘Dua Nama Allah’ Membuka Pintu Kebebasan dari Sel Penjara

Dengarkan Artikel Ini

Ia keluar dari penjara. Berdiri di bawah sinar matahari. Menangis seperti bayi yang baru lahir. Bebas… bukan hanya dari penjara, tetapi dari kegelapan dirinya sendiri.

Baca juga: 24 Pemain Timnas Indonesia Siap Bertarung Dalam FIFA Series 2026, Berikut Ranking FIFA Indonesia dan Lawan-lawannya: Ar-Rahman dan Ar-Rahim ‘Dua Nama Allah’ Membuka Pintu Kebebasan dari Sel Penjara

Namun, perjalanan belum selesai.

Tak lama setelah itu, Allah memberinya kesempatan yang tak pernah ia bayangkan. Ia berangkat ke Tanah Suci. Ketika matanya pertama kali melihat Ka’bah, tubuhnya bergetar. Air mata tak terbendung. Bibirnya bergetar mengulang:

“Ya Rahmaan… Ya Rahiim… Ya Malik… Ya Quddus…”

Ia thawaf sambil menangis. Seakan setiap putaran adalah kisah hidupnya.

“Aku tersesat… lalu Allah membimbingku.
Aku terikat… lalu Allah membebaskanku.
Aku dalam kegelapan… lalu Allah menerangi jalanku.”

Baca juga: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah, Ajak Perkuat Persatuan Bangsa: Ar-Rahman dan Ar-Rahim ‘Dua Nama Allah’ Membuka Pintu Kebebasan dari Sel Penjara

Dulu di penjara, ia dipanggil “Toby”. Ia bahkan dipukuli karena berdoa. Ia menyembunyikan sajadahnya di dalam kasur agar tidak dirampas. Namun ia berpegang pada satu ayat yang menjadi kunci kebebasannya:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka sendiri.”

Ayat itu menjadi kunci pintunya.


Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berikan Komentar Anda

Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca