Angkat Kehidupan Rasulullah SAW, Kreator Muslim Buat Serial Web dengan AI
Singapura — 1miliarsantri.net : Pembuat konten dan produser dari Pakistan dan Singapura memproduksi seri web pertama dengan kecerdasan buatan (AI) tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW, berjudul “Muhammad: The Mercy for the Multiverse”.
Serial web ini merupakan kolaborasi antara Qalbox di MuslimPro, layanan streaming hiburan video-on-demand berlangganan global untuk umat Islam, dan Qur’anscape, platform online untuk pendidikan spiritual.
Deskripsi serial tersebut di MuslimPro, yang tidak menyertakan gambar visual nabi, berbunyi:
“Nikmati serial animasi yang menggambarkan kehidupan Nabi Muhammad SAW, jelajahi tonggak sejarah sebelum kenabian, tantangan pasca turunnya wahyu, dan esensi kasih sayang Muhammad.”
Tim proyek global dari Qur’anscape dan Qalbox tersebar di Singapura, AS, Inggris, dan Pakistan, sementara sebagian besar pekerjaan teknis dilakukan di Pakistan.
Penulis skenarionya adalah Fatimah Sattar yang berbasis di Lahore, sedangkan acaranya diproduksi oleh Abbas Arslan dari Pakistan, yang merupakan CEO Qur’anscape.
Serial ini disutradarai oleh Emad Khalid, salah satu pendiri agensi pembuat konten Prompt Media Lab yang berbasis di Lahore, sedangkan produser eksekutifnya adalah Junaidah Bte Said Khan, kepala Qalbox yang berbasis di Singapura.
“Proyek ini menggunakan AI untuk memperkenalkan perspektif baru tentang kisah Nabi Muhammad dan narasi Al-Qur’an lainnya, yang bertujuan untuk melampaui batasan tradisional dalam hal biaya, waktu, dan konseptualisasi,” terang Arslan kepada Arab News, dikutip Ahad (31/3/2024).
Dia mengatakan alasan tim memilih AI untuk serial ini adalah untuk mempelopori penggunaan AI Generatif dalam menceritakan kisah-kisah yang sangat bermakna.
“AI Generatif menawarkan keuntungan unik, seperti mengubah ide manusia menjadi kenyataan dengan cepat, yang sangat penting untuk melaksanakan proyek-proyek ini secara efisien dan efektif,” kata Arslan.
Kolaborasi antara Qalbox dan Qur’anscape ini merupakan yang pertama dalam genre agama.
“Dengan mengintegrasikan AI, kami mampu menghidupkan narasi abadi ini dengan cara yang segar dan penuh rasa hormat. Teknologi ini memungkinkan kami menyajikan kisah-kisah yang telah disayangi dari generasi ke generasi dengan cara yang dapat diakses dan dikaitkan dengan beragam audiens saat ini,” sambungnya.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


