Al Qur’an Memberikan Ciri Pemimpin yang Diridhai Allah SWT
Allah SWT mengabulkannya namun tak akan diberikan kepada anak cucunya yang zalim.
Menurut Hamka kebaikan budi pekerti, ketinggian agama dan kebaikan ibadah bukan karena keturunan. Mereka yang naik sebagai pemimpin yang mampu melewati ujian sebagaimana yang dialami Nabi Ibrahim alaihissalam.
Hamka mengatakan dari ayat tersebut dapat ditarik pelajaran bahwa menjadi pemimpin yang diridhai Allah SWT tidak mudah. Sebelum menjadi pemimpin harus mampu melawan ujian berat sebagaimana yang dialami Nabi Ibrahim.
Imam Al Mawardi dalam bukunya tentang politik Islam berjudul al-Ahkamu Sulthaniyyah. Berikut syarat dan kriteria pemimpin idaman dalam Islam.
- Taklif
Ini meliputi Islam, baligh, dan berakal. Maka, orang kafir tidak boleh dipilih menjadi pemimpin, orang-orang mukmin. Orang yang tidak berakal, baik karena masih kecil atau karena hilang akalnya, tidak boleh memegang kekuasaan dan yang semisalnya sama sekali.
Eksplorasi konten lain dari 1miliarsantri.net
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


